RADINKA
pendapat Chika bertubi-tubi sembari memberikan ekspresi yang menurut Dinka sedikit berlebihan, karena mencoba seperti peramal saja.
Dinka menghela nafas sejenak, "kata lo malem panjang buat kita ngerumpi, tapi lo ngomong banyak banget. Satu-satu kek," seru Dinka menjeda ucapannya sebelum melanjutkan ucapannya.
"Tunggu," ucap DInka sambil turun dari ranjangnya, "tunggu gue mau turun dulu bentar."
Setelah Chika mengangguk tanda mengiyakan walaupun ada tanda tanya besar di kepalanya, karena baru saja mereka bercakap-cakap sudah ditinggal kembali.
Hot Chapters