Kiss Me More, Baby!
Namun, mungkin inilah cara Tuhan untuk menyelamatkannya dari orang yang salah.
"Kenapa kamu peduli sama aku, Fan? Padahal kita baru aja ketemu." Suara Luna tiba-tiba jadi serak, seolah-olah hendak menangis karena terharu oleh sikap Fanno.
"Dulu, aku juga dikhianati sama pasanganku sendiri. Dan, itu gak enak sama sekali, Lun. Beruntung pada saat itu, kami berdua belum ke jenjang yang lebih serius." Fanno mengambil jeda di antara ucapannya, lalu melanjutkan lagi beberapa kalimat. "Dan, kasus kamu ini, aku ngerti, itu sakit banget. Apalagi kalian sudah mau ijab kabul."
Sikat na Kabanata