Hasrat Yang Tertunda
“Akhirnya kami saling mengerti bahwa kami harus mencintai pasangan masing-masing. Jadi kami menghabiskan waktu bersama hanya untuk berhubungan menyalurkan hasrat kami, terutama aku, yang tidak pernah kau sentuh bertahun-tahun. Dengan itu aku bangkit kembali, dan penyakitku sembuh dengan sendirinya. Dan sekarang,… aku menginginkan hubungan dengan suamiku sendiri, bukankah itu hal yang normal?”
“Aku tidak bisa melakukannya denganmu Mel, kau sudah terlalu membuatku kecewa, sangat-sangat kecewa dan marah!” ucap Vardyn menahan kemarahan, mengatupkan keras rahangnya.
“Kau sangat seksi jika marah seperti itu Vardyn” kali ini Melinda mendekati Vardyn dan menyentuh pipinya.
Tetapi tangan kokoh Vardyn
Bab Populer