Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Terlarang Sang Detektif

Hasrat Terlarang Sang Detektif

Selembar kertas yang melambai-lambai di atas trotoar. Greg memungutnya. Lembar itu sedikit basah dan robek di ujungnya, dan bernoda kopi. Namun, tulisan di atasnya masih bisa dibaca. The Silent Slasher Oleh: Violet Crow Tulisan itu dicetak tebal dan ditempatkan di tengah halaman. Sebuah judul naskah fiksi bernuansa pembunuhan. Mirip tulisan yang sempat Greg baca sekilas tadi.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai contoh kalimat fiksi singkat
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Luthfiyya
Wow!! Ceritanya baguss bangeet. bnyak teka-tekinya yg beneran bikin mikir bareng. Ceritanya lumayan berat, tp ini nih yg jdi bikin penasaran. Alurnya juga ga pasaran, jdi pertama baca langsung ketagihan ......
muiz
Racikan ceritany gud, pembaca tuh diajak ikut tertarik dua arah. Antara profesionalitas vs perasaan. Kebawa mas Greg ngejar kebenaran atau terlena urusan hati wkwk. Dialognya bagus, ada dinginnya profesional tapi ada hangatnya cinta yang dipaksa tertahan. bikin baper tapi gak norak🫶...
Baca Semua Ulasan
Bapak Kos Kesayangan

Bapak Kos Kesayangan

STEP 1: EVALUASI INTERNAL] [EVALUASI BAB SEBELUMNYA]: Bab 37 dan 38 diakhiri dengan ketegangan mafia bersenjata pistol yang mengancam Siska. Pada awal Bab 40 ini, penyelesaian ancaman pistol tersebut dieksekusi secara kilat dalam hitungan detik menggunakan refleks kecepatan naga milik Arga agar alur bisa segera beralih ke outline utama: perjalanan pulang di mana Siska menjadi bucin kuadrat akibat mantannya dipecundangi. Paragraf tetap dipotong pendek (1-2 kalimat), porsi dialog interaktif dijaga ketat di atas 45%, bebas kata haram "Ia", dan dikemas dalam gaya bahasa digital yang kasual serta sopan dengan target panjang bab 1000–1200 kata.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai contoh kalimat fiksi singkat
Baca
+Pustaka
Cinta Gita

Cinta Gita

Yang kemudian saya kembangkan kedalam kisah Fiksi untuk Bab selanjutnya sampai Bab penutup. Akhir kata, mohon dimaafkan atas segala kekurangan, maupun kalimat yang kurang berkenan selama membaca kisah ini. Semoga cerita yang sangat ringan dan minim konflik ini bisa menjadi teman hangat untuk mengisi waktu senggang kalian. ​Salam, Cinta Gita. Sampai bertemu lagi di kisah cinta manis berikutnya! ​Penuh cinta,
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai contoh kalimat fiksi singkat
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Matanya menatap layar ponsel yang menyala redup di samping meja, lalu berpindah ke tumpukan buku catatan dan kertas-kertas yang belum ia sentuh sejak lama. Di antara tumpukan itu, ada satu cetakan lusuh dengan judul miring di bagian atas: “Samin: Sebuah Fiksi yang Terlambat Ditulis.” Nama pengirimnya tertera di email lama: Pandu Rahmaditya—seorang penulis lepas sekaligus teman diskusi yang dulu sering mengajaknya berdebat soal sejarah, fiksi, dan batas tipis di antaranya.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 300 kali sebagai contoh kalimat fiksi singkat
Baca
+Pustaka
OH DUDA

OH DUDA

"Wah, kamu penulis? Aku nggak nyangka sekarang kamu penulis. Aku tahu betul dulu kamu nggak begitu tertarik sama dunia literasi." "Bukan penulis juga, sih ... aku cuma iseng aja." "Justru yang bilang iseng biasanya berakhir serius. Oh ya, nulis apa?" "Fiksi," jawab Sakina singkat. "Wah, keren! Ada berapa buku yang kamu bikin?" "Satu aja belum, Mas. Dibilangin cuma iseng aja. Aku nulis di salah satu platform gitu, nggak aku jadikan novel. Lagian belum tamat juga."
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai contoh kalimat fiksi singkat
Baca
+Pustaka
Perjanjian dengan sang Miliarder Tampan

Perjanjian dengan sang Miliarder Tampan

Dia memikirkan dua kalimat pendek : Dua bidadari kecil...dan batu karang aja... Ketika Bastian sampai pada pemahaman tentang makna dua kalimat pendek itu seketika darahnya terkuras habis dari wajahnya, pucat pasi! 'bahasa Indonesia? Apakah ini seperti yang dipikirkannya? Ya Tuhan tolong aku...' Dengan tangan gemetar Bastian menjawab email tersebut dan di tempat magic word itu Bastian mengetik ulang dan menambahi kalimat yang ada menjadi :
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai contoh kalimat fiksi singkat
Baca
+Pustaka
Sang Pendekar

Sang Pendekar

Senopati Randu Aji berkata, “Tidak ada bedanya kau dengan sebuah sumpit, aku memakai panah. Sedang yang aku kejar berlari kencang sekali, yang kau kejar tidak.” “Kau rasa menyumpit kelinci atau burung lebih mudah dari memanah seekor rusa yang punya kecepatan dalam berlari?" "Aku rasa seperti itu, sesuai dugaanku." Tertawa lagi sang Senopati.
9.9166.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai contoh kalimat fiksi singkat
Tampilkan Ulasan (150)
Baca
+Pustaka
CahyaGumilar79
Buat kakak2 Reader hari ini aku baru up dua bab dan nanti sore satu bab lagi yah. Jangan lupa saweran Gemnya biar penulis semangat dalam berkarya dan juga para reader pun sehat selalu.... doa dan dukungan sangat aku harapkan. Dukung terus cerita ini hingga berada di puncak Rank Salam Pendekar_Lover
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
CINTA DIAMBANG KEMATIAN

CINTA DIAMBANG KEMATIAN

Baginya, berbicara dengan orang asing tentang beban pikirannya terasa aneh, terutama tentang hal-hal yang bahkan sulit dia pahami sendiri. Citra berdiri dan menatap Rama sejenak sebelum berkata, "Aku harap kamu menemukan apa yang kamu cari, Rama. Kadang, jawaban yang kita cari ada di tempat yang tak terduga." Setelah itu, Citra melangkah pergi, meninggalkan Rama sendirian di bangku taman rumah sakit. Rama memperhatikan kepergiannya dengan pandangan kosong, lalu kembali merenung.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai contoh kalimat fiksi singkat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status