Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Arrogant Lawyer

My Arrogant Lawyer

“Ckckck, aku baru tahu kalau kamu punya bakat bohong.” Belum ada lima menit roda empat milik Raj menjauh dari rumah orang tuanya, pria itu sudah melempar sindiran kepada Mai. Lantas, yang disindir tidak berkomentar atau menoleh sama sekali. Mai hanya menurunkan sandaran jok, lalu menutup matanya dengan satu tangan.
9.9600.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.0K kali sebagai contoh majas sindiran
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Sherin Putri
aku ko bingung sama cerita my arrogant lawyer dan cerita si cahaya itu.. nama tokohnya sama tp ko beda situasi ya ka..AQ ketinggalan jauh nih cerita KK. kan setau AQ sinar n Pras nikah sinar cuma nikah sama bintang aja dan ga ada dr bintang tp di cerita cahaya sinar nikah 3x
Baca Semua Ulasan
WANITA YANG KAU HINAKAN

WANITA YANG KAU HINAKAN

jawabku jujur. “Kamu kira kami orang enggak punya adab, Ta? Main ribut di tempat orang!” ucap Mbak Susi ketus. “Kecuali kalau ada yang mulai, baru deh kita ladeni,” sahut Mbak Ning. “Ya, betul itu. Hari gini sindiran harus langsung dibayar tunai alias kontan, jangan mau diinjak-injak!” kata Mbak Nur. Duh, mereka ini apa enggak sadar. Kalau mereka pun sebenarnya seperti itu.
7.369.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai contoh majas sindiran
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
jawabku dengan wajah masam. “Nggak papa tapi wajahnya masam kayak ketek.” sindir Mas Wira. “Maaf deh soal tadi. Cie salah tingkah, ya?” Aku menoleh dengan tatapan garang ke arah Mas Wira. “Nggak.” elakku. Mas Wira menyambar tanganku, lalu menggenggamnya sambil tersenyum. Aku menatap Mas Wira pasrah. “Mau makan di rumah makan jejamuran nggak?”
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai contoh majas sindiran
Baca
+Pustaka
Mabuk Janda

Mabuk Janda

ujarku “Iya Mas ibu juga, uhhh.” “Bu, sejujurnya saya kangen nakalin ibu lagi. Saya kangen jilatin liang ibu. Saya kangen hisap puting ibu. Saya kangen cupangin ibu lagi.” “Ahhh, Mas jangan ngomong kaya gitu. Nanti liang ibu makin gatel Mas, uhhhh ibu juga kangen dinakalin Mas.”
9.9209.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai contoh majas sindiran
Baca
+Pustaka
Suami Dalam Kontrak Pernikahan

Suami Dalam Kontrak Pernikahan

sindir pria duduk di seberang Maya. “Iya, Dita sahabat aku. Kemana pun dia pergi aku selalu ikut,” jawab Maya dengan senyum lebar dan kekehan ringan. Pria di depannya hanya bisa manggut-manggut walaupun senyumnya tampak kaku. Sedangkan Dita hanya bisa menahan malu terhadap sahabatnya ini yang tidak dapat menangkap sindiran dari teman kencannya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai contoh majas sindiran
Baca
+Pustaka
Niat Jahat Majikanku

Niat Jahat Majikanku

Jadi, aku pun tak berani bergerak sembarangan. “Nggak nyaman? Aku punya cara yang lebih ampuh untuk meredakan emosi, yaitu dengan melampiaskannya langsung.” “Eva, bantu aku sekali, anggap saja ini sebagai percobaan. Aku bakal memberimu enam juta, bagaimana?” Pak Jeff mengangkat kepalanya, sudut bibirnya masih tertinggal sisa dari sumber nutrisi, tampak menggoda sekaligus penuh hasrat.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai contoh majas sindiran
Baca
+Pustaka
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

rayu Mayang manis. "Ada keperluan apa? Bukannya kamu semalam sudah libur seharian? Pulang-pulang bawa oleh-oleh kepala benjol lagi. Apa kamu kepengen mematahkan kaki hari ini?" Sindiran sarkas Bu Mitha membuat Mayang nyengir. Bu Mitha memang ajaib dalam merangkai kata. "Tidak dong, Bu. Kalau kaki saya patah, nanti yang merawat Ibu siapa? Yang ada kita jadi duo pincang dong." Mayang mencoba mengalihkan sindiran Bu Mitha dengan canda.
1031.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai contoh majas sindiran
Baca
+Pustaka
Rahim yang Tergadai

Rahim yang Tergadai

tanyanya dengan nada setengah meremehkan, tangan bersedekap di dada. Galen yang semula tampak bangga langsung memasang ekspresi tersinggung. Senyumnya menghilang, digantikan oleh seringai kesal. "Jangan hina tulisan gue yang jelek dong, Mai? Masa seorang pendidik gitu?" sindirnya, ikut menyilangkan tangan di dada. Maiza mengabaikannya. Jemarinya mengetuk bagian paling atas dokumen, tepat di mana kalimat absurd itu tertulis dengan tinta tebal.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai contoh majas sindiran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status