Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Bukan Perempuan Mainanmu

Aku Bukan Perempuan Mainanmu

Diikuti rekan kerja yang lain. "Emang enak kan? And the point is free. Siapa yang kagak doyan gratisan. Munafik lo semua." Dengan jahilnya aku menggeser kursi Mas Fajar saat hendak ia duduki. Gedebuk... Semua tertawa melihat Mas Fajar menahan kesakitan dengan mengusap pantatnya. "Audrey!!! Mau gue sumpahin lo berjodoh sama Pak Asmen?"
10133.9K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as majas sindiran sarkasme
Read
+Library
Niat Jahat Majikanku

Niat Jahat Majikanku

Jadi, aku pun tak berani bergerak sembarangan. “Nggak nyaman? Aku punya cara yang lebih ampuh untuk meredakan emosi, yaitu dengan melampiaskannya langsung.” “Eva, bantu aku sekali, anggap saja ini sebagai percobaan. Aku bakal memberimu enam juta, bagaimana?” Pak Jeff mengangkat kepalanya, sudut bibirnya masih tertinggal sisa dari sumber nutrisi, tampak menggoda sekaligus penuh hasrat.
4.4K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as majas sindiran sarkasme
Read
+Library
Putri dari Desa

Putri dari Desa

Laras tidak bisa menghindari mendengar percakapan mereka yang penuh sindiran. “Laras, kamu sepertinya semakin sering keluar rumah akhir-akhir ini,” Maya mulai, sambil meneguk kopi dengan sinis. “Mungkin kamu butuh lebih banyak udara segar, ya?” Siska menambahkan, “Atau mungkin kamu sedang mencari cara baru untuk mengisi waktu yang kosong.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as majas sindiran sarkasme
Read
+Library
Kau Rebut Suamiku, KuNikahi Mantan Suamimu

Kau Rebut Suamiku, KuNikahi Mantan Suamimu

sentak Aris emosi. Mendapatkan sentakan dadi Aris, Sarah menarik nafasnya panjang, kemudian membuangnya dengan kasar. Ia memutar posisi duduknya, menjadi menghadap ke arah Aris. Kemudian, ia menatap pria itu dengan tajam sembari menyeringai. "Kamu ini lucu ya, sudah melakukan kesalahan besar, tapi bersikap seolah-olah tidak punya salah!" sindirnya.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as majas sindiran sarkasme
Read
+Library
WANITA YANG KAU HINAKAN

WANITA YANG KAU HINAKAN

jawabku jujur. “Kamu kira kami orang enggak punya adab, Ta? Main ribut di tempat orang!” ucap Mbak Susi ketus. “Kecuali kalau ada yang mulai, baru deh kita ladeni,” sahut Mbak Ning. “Ya, betul itu. Hari gini sindiran harus langsung dibayar tunai alias kontan, jangan mau diinjak-injak!” kata Mbak Nur. Duh, mereka ini apa enggak sadar. Kalau mereka pun sebenarnya seperti itu.
7.369.5K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as majas sindiran sarkasme
Read
+Library
Simpanan!

Simpanan!

"Apa kamu sakit, Mas. Oh ... atau jangan-jangan kamu habis jatuh ya, lalu kepalamu terpentok dinding?" sindirku. Terdengar sangat sarkas. "Mas serius Intan. Mas tahu ... Mas salah padamu, dan sekarang aku ingin memperbaikinya!" ucapnya begitu tegas. Namun membuatku ingin tertawa. Aku tertawa terbahak-bahak. Bagai suara kunti yang terkikik di waktu menjelang magrib. Membuat merinding.
1032.2K viewsCompletedAdded to Library 900 Times as majas sindiran sarkasme
Read
+Library
MERAYU CEO JAGOAN

MERAYU CEO JAGOAN

Dia dengan bangga tersenyum mengejek ke arah semua orang yang ada di sana tanpa terkecuali seorang pun. “Tentu saja, ini hanya spekulasi dariku saja. Belum tentu akan benar-benar terjadi, tapi sebaiknya kalian berhati-hati, kan? Dihukum karena lalai dalam tugas sudah sangat berat apalagi hukuman karena merebut aset milik Tuan Muda. Hehe, hasil akhirnya pasti berkali-kali lipat jauh lebih mengerikan!” sahut Sariska Lianor tidak habis akal.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as majas sindiran sarkasme
Read
+Library
Sehangat Dekapan Mantan

Sehangat Dekapan Mantan

“Kamu… ngapain di sini?” Jagara tertawa pendek—bukan tawa bahagia, tapi tawa sinis yang muncul ketika seseorang sedang menahan emosi. “Kenapa?” ia mengangkat alis. “Saya nggak boleh ikut obrolan seru kalian?” Nada “kalian” menusuk lebih tajam daripada ombak paling keras.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as majas sindiran sarkasme
Read
+Library
Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

Siska memajukan wajahnya, mendaratkan kecupan lembut di sudut rahang Bram, lalu berbisik dengan suara yang teramat manja dan serak basah. "Kamu luar biasa hebat hari ini, Mas..." bisik Siska halus, matanya mengerling menggoda seraya menyapu kepuasan di wajah Bram. "Tenagamu benar-benar gila. Aku sampai lemas tak berdaya dibuatmu. Pria sejati dan perkasa seperti kamu ini memang tidak ada tandingannya."
101.8K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as majas sindiran sarkasme
Read
+Library
Pelayan Cantik Sang Presdir

Pelayan Cantik Sang Presdir

tanyanya spontan. "Tentu saja tahu. Kalau tidak, seseorang akan mengatakan bahwa aku tahunya cuma main dan nyakitin perempuan saja." Kalimat sarkasme yang Max lontarkan membuat Serena seketika bungkam. Tapi lain hal dengan Calvin. Pria itu menahan mati-matian agar tawanya tidak menyembur keluar.
1024.5K viewsCompletedAdded to Library 784 Times as majas sindiran sarkasme
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status