Hayu
“Kenapa mukamu bermuram durja, bukannya kamu senang, sebentar lagi bertemu dengan Dina.”
“Saya habis melihat penampakan, Pak.”
Kening Candra berkerut, alisnya bertautan, dia menatap Hayu. “Jangan bercanda, sejak kapan restoran ini ada penampakan di siang hari.” Candra dibuat penasaran dengan kata-kata Hayu.
“Lah, saya serius Pak, mana mungkin saya bercanda, Bapak mau lihat penampakannya? Mau saya tunjukkan?”
Hot Chapters