Dosa Dalam Pelukan Brondong
Adnan Bagaskara masuk, mengenakan batik biru tua, rambutnya disisir rapi ke belakang, namun wajahnya—garis-garis tegas di dahinya dan rahang yang terkunci—menunjukkan bahwa ia tak menyambut baik tamu siang ini.
“Bu Dian,” ucapnya datar, tanpa menawarkan jabat tangan. “Saya dengar dari Windy Anda ingin bicara. Tapi to the point saja, saya tak punya banyak waktu untuk basa-basi.”
Dian mengangguk pelan, matanya tetap tenang. “Tentu, Pak Adnan. Saya juga tak biasa berputar-putar terlalu lama.” Ia meletakkan tasnya di pangkuan, jemarinya saling menggenggam anggun. “Saya datang sebagai ibu dari Dirga Bimantara, suami sah dari Sheana.”
Hot Chapters