Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perangkap Cinta Putra Mahkota

Perangkap Cinta Putra Mahkota

*** Dua Minggu Kemudian Drago baru saja menyelesaikan lukisannya yang hendak dia pamerkan di sebuah ekshibisi seni di Amman dan tidak menutup kemungkinan akan ke London dan Brussels jika memang mendapatkan sponsor. Drago mau maju pameran dengan catatan tidak memakai nama Ariel. Dia ingin berusaha sendiri seperti sebelum dia menikah dengan Ariel. Drago dan Bahar sudah mengajukan beberapa proposal ke para sponsor yang biasanya berkaitan dengan banyak artis baik pelukis, pemahat maupun kontemporer.
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai doodle art keren
Baca
+Pustaka
Mas Dosen, I Love You

Mas Dosen, I Love You

Rani mengambil kertas itu dan menatap gambar yang isinya dinosaurus besar dengan tulisan besar di atasnya: “Dinosaurus Selalu Sayang Bu Rani.” Rani cuma bisa ketawa sambil memandang Pak Ardi, yang juga kelihatan berusaha nahan senyum. “Pak, anak Bapak tuh kreatif banget, ya.” “Hadi itu suka menggambar. Tapi baru kali ini dia bikin sesuatu buat orang lain,” jawab Pak Ardi sambil tersenyum tipis. “Ya udah, saya pulang dulu, ya, Pak.” Rani pamit sambil melambaikan tangan ke Hadi, yang masih sibuk menggambar di lantai.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai doodle art keren
Baca
+Pustaka
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Cat minyak, kuas berbagai ukuran, palet, hingga botol terpentin baru. Kael melepas hoodie hitamnya lalu menaruhnya di meja dan duduk di kursi melukis yang sudah disiapkan. Tatapannya dingin, nada suaranya datar ketika bertanya, “Saat ini hanya ada kita berdua di sini, Nona Lancaster. Sekarang katakan apa maumu? Aku tahu, kau sama sekali tidak tertarik dengan lukisanku.”
1082.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai doodle art keren
Baca
+Pustaka
Bayangan Deril: Penguasa Dunia yang Terlihat Miskin

Bayangan Deril: Penguasa Dunia yang Terlihat Miskin

Deril tersenyum, “Sebenarnya, aku telah belajar dan berlatih keduanya dengan cukup serius. Aku yakin ada beberapa teknik yang bisa membantu kamu.” “Wah, itu luar biasa!” seru Nathan. “Aku ingin semua orang tahu tentang karya-karyaku. Bagaimana kalau kita buat poster dan sebar informasi di desa?” “Itu ide yang brilian!” balas Deril. “Kita bisa menyertakan foto-foto karya terbaikmu. Aku bisa membuat desain latar belakang yang menarik untuk poster itu.” “Setuju! Aku punya beberapa foto guci yang sudah selesai. Aku akan mengirimkannya padamu,” kata Nathan antusias. “Kamu bisa desain poster itu, kan? Dengan sentuhan seni dari lukisanmu?”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai doodle art keren
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Wah, sama dong. Sebetulnya aku menggambar untuk terapi saja. Tapi malah keasikan jadi hobi.” “Bagus! Gambar, lukisan Mister keren,” puji Salwa tanpa memandangnya. Ia asik memberi contoh gambar untuk keponakannya. Sebuah gambar binatang. “Itu gambar bebek? Lihatlah, Aunty Salwa menggambar bebek yang lucu!” seru Daniel antusias memuji tante mereka. Seketika raut wajah Salwa memberengut. Ia mengangkat kertas sketsa dan mengacung-acungkan jarinya di sana.
10147.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai doodle art keren
Baca
+Pustaka
Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Dia melihat Ziyad ke luar mencari Surya. Kevan berdiri memperhatikan hasil karya tangannya. "Hemm, udah lama aku nggak gambar kayak gini, not bad-lah!" Kevan menilai hasil gambarnya sendiri. Dia mengingat Ciara. "Cuma orang yang paham seni, bisa mengartikan grafitti ini." Kemudian, Kevan mengaktifkan laptop, lalu membuka laporan saham tembakau miliknya. Dia duduk di sofa panjang sambil bersandar.
9.8129.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai doodle art keren
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Master KidOO
Bab. 127-128. Citra Mr KidOO rusak sudah. Mr KidOO harusnya berdiri sendiri, baik hati, ramah, independen, dan tidak suka menjilat. Tapi, yaa sudahlah, Novel karya adikku. Dia yang mengatur semuanya. Sebagai Kakak yang baik hanya satu kalimat untuknya. “Lanjutkan. Novelnya bagus.”
Zoya Dmitrovka
Halo, Zoyaliciouz! Alhamdulillah, buku Bodyguard tamat hari ini. Thank you so much buat semua pembaca, Bang Nano, Kak Nismairmadiana, Kak KidOO, Bang Ovan, Bang Regazza, Bang Quden and semuanya. Zoya nggak bisa sebut satu-satu (≧⁠▽⁠≦) Kalian luar biasa dan kalianlah motivasi aku menulis.
Baca Semua Ulasan
Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

“Kenapa nggak di ruang kerja aja, Mas?” “Butuh udara segar,” jawab Arvendra santai. Dia sudah menapaki anak tangga sebelum gadis itu sempat menolak. Beberapa menit kemudian, pria itu kembali turun membawa tablet drawing pad berwarna hitam dengan pena digital di ujung jarinya. Arvendra duduk di karpet seberang Anindya, menyalakan perangkatnya, lalu mulai menggambar dengan tenang.
1040.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai doodle art keren
Baca
+Pustaka
Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

“Bagaimana jika kita membawa konsep ini lebih jauh?” Mr. Daniel mengangkat alis, tertarik. “Maksud Anda?” Elena mengambil tablet dari dalam tasnya, ujung jarinya menyentuh desain panel interaktif yang sebelumnya mereka diskusikan. “Bagaimana jika lukisan-lukisan ini diubah menjadi sebuah seni digital? Perusahaan kami bisa menciptakan formula wewangian yang identik dengan aroma yang terinspirasi dari setiap lukisan karya Mr. Rain. Dengan begitu, para konsumen brand parfum kami bisa menikmati seni sekaligus aroma yang membuat mereka merasa relaksasi seperti di dalam gambar yang mereka inginkan tersebut. Mereka akan memilih gambar yang sesuai dengan keinginan, dan saat mereka mengeklik gambar t
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai doodle art keren
Baca
+Pustaka
Matchmaking

Matchmaking

Ia mulai menggambar secara daring di ponselnya. Tidak membawa kanvas atau kuas tidak membuat Fairel kesulitan. Ia juga ingin belajar melukis lewat ponselnya. Karena siapa tahu, nanti ia bisa menjual lukisannya itu lewat online dengan hasil p*f yang bisa diunduh lewat drive. Gero yang sudah selesai dengan urusannya, mengambil alih tempat duduk di samping Fairel. "Coba lo data siapa aja yang mau tampil," timpal Gero tiba-tiba yang langsung mendapat delikan tajam.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai doodle art keren
Baca
+Pustaka
Sukses setelah ditalak Tiga

Sukses setelah ditalak Tiga

Dukung terus karya saya, ya ... terima kasih ❤ ________ [Mbak, Kei, lagi apa?] Pesan pertama masuk yang dikirim Renan, Keira membaca saja tanpa mau membalas. Ia letakkan ponsel lalu kembali sibuk membuat desain banner dan spanduk terbaru. Keira harus membuat konsep usahanya yang baru, ia bahkan menyediakan papan tulis kecil, spidol dan penghapusnya juga.
1028.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 743 kali sebagai doodle art keren
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status