Istri Yang Tersisihkan
Okta melepaskan pelukan Laksmi, "bukan aku ... tapi Aisyah. Mungkin akan bersamaku juga, tapi kita tidak akan berdua."
"Kenapa?" tanya Laksmi, "kita sudah sering jalan berdua sebelum ada dia ..." tatapannya sinis ke arah Aisyah.
Mendengar itu Okta mengapit pinggang Aisyah dengan posesif,nmembuat wanita itu hanya tersenyum. "Dia kan istriku. Dulu aku belum mempunyai istri dan bebas, sekarang aku sudah mempunyai belahan hati, jadi jika kemana-mana harus bersamanya, untuk menjaga perasaannya," jelas Okta.