Kama Sutra
Rambutnya berantakan, bibir tenganga, matanya basah oleh kenikmatan yang meluap.
Kemudian, sosok Kama terlihat jelas. Otot-ototnya menegang di bawah kulit yang berkilau oleh keringat, wajahnya terpahat tajam, rahang yang mengeras, dan yang terpenting—sepasang mata hitam yang menenggelamkan Sutra hingga pada titik kenikmatan tiada tara.
“T-Tuan, pelan, Tuan. Aaah!”
Bab Populer