Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Asmaraloka

Asmaraloka

gumam Bella sambil memandangi dokumen tersebut dengan mata lebar. Ia melanjutkan pencariannya dan menemukan email-email antara Cakra dan Arman. Dalam salah satu email tersebut, Arman menanyakan apakah rencana mereka berjalan lancar, sementara Cakra membalas dengan yakin bahwa semuanya sesuai rencana.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
Arimbi

Arimbi

kata Ratih dengan santai, lalu membuka ponselnya dan menunjukkan dua gaun mewah bewarna merah keemasan. Ketika Ratih mengulurkan ke arahnya, Sultan pun segera mengambilnya, lantas membanting ponsel itu hingga terbagi menjadi dua. Ratih sempat kaget, tetapi tidak berlangsung lama karena kedatangan Arimbi mengubah suasana menjadi lebih memanas. Kesempatan itu Ratih ambil sebaik mungkin, dia berlari mendekati Sultan, lalu menciumnya di depan Arimbi. "Kalian ..." Napas Arimbi bagaikan tersekat, sakit bukan kepalang.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
Pacar Pura-Pura

Pacar Pura-Pura

ucap Kakak galak dengan senyum santai “Berapa ?” tanya kakak galak pada Rama “Sua puluh ribu” jawab Rama dengan santai dan setelah itu dia mengeluarkan uang lima puluh ribu dari dalam dompetnya dan memberikannya pada Rama “Nih, kembalinya kasih abangnya aja” ucap Kakak galak dengan pelan “Nih bang uangnya, katanya kembalinya ambil aja buat abangnya” ucap Rama dan abang tukang gorengan itu memberikan gorengan yang sudah di bungkus tadi pada Rama
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

Setibanya di Kasatriyan Araraman, Hasta langsung menghadap Ra Kembar pemimpin Kesatuan Araraman yang juga pamannya sendiri. "Rahayu Paman Kembar!"Hasta memberi salam. Ra Kembar yang sedang mengawasi anak buahnya berlatih perang menoleh. "Hasta kenapa kamu sudah pulang? Bukankah kamu masih harus memata-matai orang-orang Sadeng itu?"tanya Ra Kembar.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
Rasaku Ditelanjangi

Rasaku Ditelanjangi

Ketika pintu mobil akhirnya terbuka, Arga muncul sambil menyembunyikan sesuatu di belakang punggung. "Apa itu?" tanyaku curiga, sambil mengernyitkan dahi. Arga maju pelan dan… "Untuk wanita paling keras kepala dan paling manis yang aku temui di bulan Desember ini." Ia menyodorkan sebuket bunga kecil berisi campuran baby’s breath dan mawar merah muda. Mataku membesar. "Ya ampun, kamu beliin bunga? Di tempat kayak gini?"
5.51.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
SUKRAMANGALA

SUKRAMANGALA

pujinya tanpa melebih-lebihkan. Natasha tersenyum lega karena pria di hadapannya menyukai masakan kesukaannya. Ia mulai menyantap makanannya sembari sesekali berbincang dengan Natasha. Natasha mengeringkan rambutnya dengan pengering rambut model lama yang berada di kamar mandi. Awalnya ia sedikit bingung karena di Venus jika ingin mengeringkan rambut. ia hanya harus berdiri saja di kamar mandi dan meminta kepada robot rumah untuk menyalakan pengering yang berada di langit-langit kamar mandi. Jadi seluruh tubuhnya akan langsung kering, tetapi di sini ia harus memegang alat pengering itu dan memakan waktu yang lebih lama, tangannya juga merasa pegal.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
Turun Ranjang

Turun Ranjang

"Astaga, aku kalah dengan seorang wanita, luntur sudah sebutan atlet internasional aku di hadapannya." "Haha, kamu lucu kalau lagi begitu Jose, jangan disesali, nanti ujungnya menangis, kita makan yang enak-enak di luar sana, jangan khawatir diri kamu bangkrut, aku akan hemat, paling lima porsi," katanya tetap dengan nada bercanda. "Hey, itu sudah termasuk membuat kantong ku bolong buat dua hari, kenapa aku bisa kenal wanita rakus, huhu."
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
Karma Terbalut Cinta

Karma Terbalut Cinta

Lima bulan di perutku rasa cintaku pada janin ini belum jua tumbuh, aku harus bertahan hanya demi nama keluarga Sanjaya. “Buuumil … mau asinan Bogor gak?” tiba-tiba kepala Kartika menyembul dari balik pintu sambil tersenyum lebar. “Heeey … Tika … masuk sini, kenapa baru datang sekarang siih? Aku bosan tau di sini!” seruku gembira melihat kedatangan sahabatku. Kartika melangkah masuk dengan kotak makanan yang ku tebak adalah asinan Bogor yang biasa ku pesan .
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

Bau parfum bos kampretnya, Ezekiel. Matanya menangkap sebuah dompet kulit coklat tergeletak di samping kasur. "Dompet siapa?" tanyanya seraya meraih benda itu. Dia membuka dompet dan melihat beberapa lembar uang seratus ribuan. Tapi, saat melihat kartu identitas yang terselip diantara kartu ATM yang jumlahnya ada beberapa, matanya membulat.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
Sang Kekasih Berambut Merah

Sang Kekasih Berambut Merah

"Tidak sampai kamu membiarkan aku mengeluarkan gumpalan itu!" Tentu saja, dia bukan tandingan raksasanya. Sarkon berdiri tegak dan menunggu. Beberapa detik kemudian, aroma mentega hangat menyeruak ke udara di sekitar mereka. Aroma itu mengerumuni hidungnya dan memaksa matanya untuk terbuka. Kepalanya menoleh cepat dari balik punggung kolosal raksasanya yang tampan dan menyaksikan cakram krem ​​​​pucat mendesis menjadi warna keemasan di panci.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status