Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
REINKARNASI

REINKARNASI

Kemudian ia mengatakan sesuatu dalam bahasa Korea. "Itu akan membantu Mr Buana dari gangguan arwah jahat. Dan juga akan membantu menguak tabir." Buana membungkukkan tubuhnya, "Kamsahamida," ujarnya. Biksu Sunim mengangguk dan tersenyum kemudian beranjak pergi. "Ada apa, Mas?" tanya Gendis yang kebingungan. Buana menjelaskan kepada Gendis apa yang dikatakan Biksu Sunim kepadanya.
9.947.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang jawaban untuk kamsahamnida
Ipakita ang mga Review (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Basahin ang Lahat ng Review
Terjebak Kenangan Kakak si Mantan

Terjebak Kenangan Kakak si Mantan

celoteh Kaisar seolah menjawab tatapan penuh tanya dari Mama Mayang, Papa Bagas dan juga Erlan. "Maaf, atas kelancangan anak Kama, Ma, Pa. Begitu ketemu Sakhi, dia langsung lengket dan minta panggil Mimma," jelas Kama pada keluarga Nugraha. "Trus, maksudnya Mommy barunya itu gimana, ya?" Penuh rasa penasaran Mama Mayang menuntut jawaban.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 73 Beses bilang jawaban untuk kamsahamnida
Read
+Library
Dekapan Hangat Papa Rivalku

Dekapan Hangat Papa Rivalku

sapanya lembut sambil mendekat, mengusap dada Kama dengan gerakan lembut. Kama? hanya melirik lalu berjalan menuju sofa, yang diikuti si centil. “Capek ya baru pulang.” Pertanyaan yang menurut Kama tidak penting, maka tidak akan dia jawab. Mikha duduk di pangkuan Kama. Bermanja pada Kama adalah aturan tertulis di kontrak, tapi jangan ada rengekan yang membuat sugar Daddy pusing saja. Tangan terampil mulai membuka dasi yang melilit leher pria itu. Om Kama hanya mengangguk pelan ketika Mikha bertanya, "Om mau mandi?" tanpa sepatah kata pun keluar dari bibirnya.
466 viewsOngoingIdinagdag sa Library 12 Beses bilang jawaban untuk kamsahamnida
Read
+Library
Kama Sutra

Kama Sutra

jawab Kama meyakinkan. Jhois menatap wajah Kama yang terlihat sedikit memendam rasa bingung. “Kau ada masalah?” tanya Jhois dengan menautkan kedua alisnya. Kama menggeleng. “Tentu saja tidak.” Jhois mengangguk. “Tentu saja tidak, mana mungkin kau punya masalah di hari ulang tahun kedua putra putrimu,” jawabnya sambil terkekeh.
10118.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.3K Beses bilang jawaban untuk kamsahamnida
Ipakita ang mga Review (61)
Read
+Library
Lasma Wati
akhirnya ending juga ... makasi kk novelnya bagus banget , smoga kama tenang disana dan sutra dan anak anaknya ikhlas. kama pergi hadir lagi kama junior .......... sukses karya ,sukses juga bikin aku kebawa suasaba saat baca...
Jw Hasya
Terima masih untuk pembaca KamaSutra, berkat kalian saya bisa menuntaskan sampai akhir cerita. Setiap cerita ada kenangan manis, pun luka. Seperti Sutra dan Kama, mereka saling merasakan kehilangan. Mohon maaf kalau nggak sesuai ekspektasi. Tunggu karya saya selanjutnya. Saya sayang kalian semua.
Basahin ang Lahat ng Review
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

"Kama, Kama. Memangnya sudah tampak samamu, semua kehancuran yang kau bilang itu? Hahahaha … Macam kau saja yang mengatur hidup ini, Kama. Bahkan dirimu sendiri pun kau tak tahu. Nah, hahahaha … Kalau kau bilang bisa-bisa lebih hancur dari Seika kan, berarti kau menerka-nerka. Meramal. Hahahaha … Memangnya sejak kapan kau jadi peramal, Kama?" "Menurut Abang, apa yang harus Kama lakukan, Bang?" dalam kepasrahan yang tiba-tiba tercipta dalam dirinya, Kama bertanya. Menggeleng-gelengkan kepala, menggaruk kepala yang sama sekali tak gatal. Jangankan kutu, sebutir ketombe pun tak ada di sana. "Kama betul-betul bingung, Bang.
105.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 204 Beses bilang jawaban untuk kamsahamnida
Read
+Library
LEGENDA KAMESWARA

LEGENDA KAMESWARA

Kameswara tersipu-sipu. "Tidak apa, nanti juga akan tahu," "Apa yang mereka ucapkan, Paman?" "Ayat-ayat dari kitab Al-Qur'an dan juga kalimat toyibah atau asma ulhusna," "Seperti apa kitab Al-Qur'an itu?"Kameswara tertarik kalau mendengar kata kitab. "Ini!" Ahmad Jailani mengambil kitab yang tersimpan di sebuah rak kecil di ruangan itu. Kameswara menerima dan langsung membukanya dengan terbalik. Dia terkejut.
1018.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 468 Beses bilang jawaban untuk kamsahamnida
Read
+Library
PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

Meronta-ronta Nek Kamsiah karena cengkraman tangan-tangan kekar di bagian lengannya. “Semoga kalian dipisahkan dengan anak dan cucu kalian seperti apo yang sudah kalian perbuat malam ni,” jerit Nek Kamsiah sembari meronta dan menghentak-hentakkan kakinya mencoba sekuat tenaga lepas dari dua laki-laki itu. “dan kau, Nasir, Manusia berhati iblis! Aku akan membalas semua ni!” lanjutnya dengan mata yang menyala dan rambut putih panjang acak-acakan.
108.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 204 Beses bilang jawaban untuk kamsahamnida
Read
+Library
HYANG YUDA

HYANG YUDA

“Sebelum mengirim Nagendra ke Amaraloka semalam, saya mengiterogasi Nagendra dan menayakan padanya bagaimana dia bisa mengetahui tentang tanah suci itu. . .” “Lalu, jawaban apa yang Hyang Yuda terima?” tanya Hyang Amarabhawana. “Nagendra mengetahui tanah itu dari seorang Mara, bukan sekedar Mara biasa tapi Nagendra menyebutnya dengan Mahamara. Apakah Hyang Amarabhawana mengetahui siapa Mahamara yang dimaksud oleh Nagendra?” Hyang Amarabhawana terdiam dan berpikir sejenak sebelum mengajukan pertanyaan kepada Hyang Yuda, “Hyang Yuda yakin itu yang dikatakan oleh Nagendra?”
104.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 152 Beses bilang jawaban untuk kamsahamnida
Read
+Library
Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Beni menatap teman sekampusnya itu, mencoba menahan rasa sedih dan marah yang bergolak. “Reza,” ucap Beni perlahan, mencoba menjaga suaranya tetap tenang. “Aku perlu tahu. Bagaimana caramu memesan... silver nature itu?” Reza menatap lantai, tangannya saling menggenggam erat. “Awalnya lewat pesan teks ke nomor tertentu. Mereka punya sistem kode. Kita kirim kata ‘BUNDA’ ke nomor itu, lalu dapat balikan instruksi lebih lanjut.”
104.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 166 Beses bilang jawaban untuk kamsahamnida
Read
+Library
Salah Kamar

Salah Kamar

Drrrrrrrrt Drrrrrrrt Drrrrrrrt Belum sempat Kenzie menuntaskan ucapannya tiba-tiba saja ponselnya berbunyi. "Mama?" Kenzie langsung berdiri memberikan isyarat kepada Natha untuk tidak bersuara. Ya elah, nggak lo suruh diem pun gue juga bakalan diem kali. Natha terus mengamati semua gerak gerik yang dilakukan oleh Kenzie saat menerima panggilan dari Mamanya. "Halo Ma?" Terlihat Kenzie sedikit gugup saat menjawab telfon dari Mamanya. "..." entah apa yang dikatakan oleh Mamanya, namun terlihat mata Kenzie saat ini melotot seakan-akan biji matanya akan terlepas dari tempatnya.
1010.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 242 Beses bilang jawaban untuk kamsahamnida
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status