I am The Real King
ucap Evangeline akhirnya, “dia akan datang bukan sebagai binatang buas… tapi sebagai pewaris.”
Kata itu membuat beberapa penyihir terdiam.
Pewaris.
Bukan penyerang. Bukan monster.
Melainkan sesuatu yang memiliki hak.
“Perintahkan para orakel,” lanjut Evangeline. “Aku ingin semua naskah tentang Demonia, Red Gloire, dan ramalan lama dibuka kembali. Tidak ada satu baris pun yang boleh terlewat.”
Khaleesi mengangguk pelan, namun kegelisahan jelas terpancar dari wajahnya. “Dan jika barier tidak cukup?”