Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
La Bruja perdida del Alfa

La Bruja perdida del Alfa

Claire Wilkins
Morgan lleva una vida tranquila como la herborista de su pueblo, pero la verdad es que tiene un secreto. Es una bruja. Un día, un cambiaformas llamado Shane afirma que Morgan es su compañera destinada e insiste en que ella venga con él. Ella se niega, pero Shane accidentalmente la expone como una criatura sobrenatural a su pueblo, y ahora ella debe comenzar su vida de nuevo en su manada. Cuando la línea entre el odio y el amor comienza a difuminarse, un cazador de monstruos los rastrea, y un anciano de la manada de Shane comienza a presionar para que Morgan sea exiliada. Pronto, su amor no es lo único que puede que no sobreviva por mucho tiempo… *** "¿Está bien esto, Morgan?". Su piel se siente como terciopelo bajo mi mano áspera. "Sí." Me inclino hacia abajo y presiono mis labios suavemente contra su garganta. Tan pronto como mis dientes afilados perforan su piel, ella arroja hacia atrás su cabeza y gime en éxtasis. Escuchar sus gemidos hace que mis pantalones se ajusten con necesidad. Quiero hacerle tantas cosas diferentes. «La Bruja perdida del Alfa» es una obra de Claire Wilkins, una autora de eGlobal Creative Publishing.
2.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tabú: Ataduras y Pecados - Fetiches

Tabú: Ataduras y Pecados - Fetiches

Contenido adulto. Explícito. Provocador. Entre el placer y el peligro, no hay reglas, solo límites por poner a prueba. En este segundo volumen de la serie Tabú, el deseo adopta nuevas formas y el cuerpo se convierte en territorio de entrega, dominación y secretos inconfesables. Cada relato se sumerge en un universo distinto: lujuria a media luz, sumisiones consentidas, fantasías que arden en la piel y juegos que desafían la moral, el poder y el placer. Hombres y mujeres se despojan no solo de la ropa, sino también de las máscaras. Ataduras, vendas, órdenes susurradas y gemidos prohibidos: nada aquí es inocente. En “Tabú: Ataduras & Pecados - Fetiches”, el fetiche es rey y el pecado, una invitación. Prepárate para perder el aliento, cruzar fronteras y descubrir el lado más crudo e irresistible del deseo humano. Tabú: Ataduras y Pecados - Fetiches no es solo una lectura. Es una rendición.
Romance
964 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Aku meninggal di hari aku memenangkan Penghargaan Doktor Medis Global. Tiga jam setelah kematianku, orang tua, kakak laki-laki, dan tunanganku baru saja pulang dari pesta ulang tahun ke-16 adik perempuanku. Ketika adikku mengunggah foto keluarga kami saat merayakan ulang tahunnya di media sosial, aku sedang terbaring di ruang bawah tanah yang tertutup rapat dan berlumuran darah. Aku mencoba menggunakan lidahku untuk menggeser layar ponsel dan meminta bantuan. Di antara kontak darurat, hanya tunanganku yang menjawab panggilanku. Artinya orang tua dan kakakku telah memblokir nomorku. Begitu telepon diangkat, tunanganku hanya mengucapkan satu kalimat, “Karin, pesta ulang tahun Lina yang ke-16 itu sangat penting. Jangan pakai alasan nggak masuk akal untuk cari perhatian kami dan bersikap manja lagi!” Dia menutup telepon dan memutus harapan terakhirku untuk bertahan hidup. Jantungku berhenti berdetak karena nada sibuk telepon. Ini adalah ke-100 kalinya mereka memilih adikku, ke-100 kalinya mereka mengabaikanku, mengecewakanku, dan ini juga yang terakhir. Aku terbaring di dalam genangan darahku sendiri, merasakan napasku perlahan berhenti. Mereka mengira aku kabur dari rumah lagi sebagai alasan untuk melampiaskan ketidakpuasanku. Mereka pikir bahwa selama mereka memberiku pelajaran, aku akan kembali dengan patuh seperti 99 kali sebelumnya. Sayangnya, itu tidak akan terjadi kali ini. Karena aku tidak pernah meninggalkan rumah, aku terus terbaring di ruang bawah tanah rumahku.
Baca
Tambahkan
Menggoda Ayah Mantan Kekasihku

Menggoda Ayah Mantan Kekasihku

Dikhianati kekasih depan umum, Naraya merasa kehilangan segalanya, harga diri, kepercayaan, dan hatinya. Pria yang dicintainya selama dua tahun, Kenzie, justru berselingkuh dengan sahabatnya sendiri Alicia. Lebih kejamnya lagi, mereka berciuman tepat di depan mata Naraya, sambil menertawakan dan merendahkannya, dengan alasan Naraya tak bisa memenuhi kebutuhan gairah Kenzie. Sebuah fakta mengejutkan terungkap, Kenzie ternyata anak dari Ares Mahardika, CEO tempat Naraya bekerja sekarang. Seorang duda tampan, dingin, karismatik dan terkenal sebagai playboy berbahaya. Dan Naraya melihat itu sebagai kesempatan membuat Kenzie menyesal dengan cara paling kejam dan berisiko, yaitu Naraya akan menggoda ayah Kenzie. Dengan penampilan baru yang lebih berani dan menggoda, Naraya mulai memainkan perannya. Bahkan memakai strategi "salah kirim" foto tanpa busana pada Ares. Raya berhasil menjerat Ares dalam jaringannya. Dari sanalah segalanya dimulai, hubungan bergairah, tanpa ikatan, tanpa janji. Ares memberinya segalanya, apartemen mewah, mobil, kemewahan yang tak pernah ia bayangkan. Namun di balik hubungan yang seharusnya hanya tentang tubuh, Ares juga memberi sesuatu yang lain, perhatian dan kehangatan. Membuat Naraya menjatuhkan hati pada pria yang tak bisa menjanjikan hubungan. Kenzie sendiri kembali dan bertekad merebut Naraya dari pelukan ayahnya. Apakah Ares benar mencintainya atau Naraya hanya alat pelampiasan di ranjang? Apakah Kenzie akan membongkar rahasia ayahnya demi merebut kembali Naraya?
Romansa
1059.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Pengkhianatan Terbesar Suamiku

Pengkhianatan Terbesar Suamiku

Di tahun ketiga pernikahanku dengan Jovan, tiba-tiba adik angkatnya, Jenny, mengirimkan sebuah video kepadaku. Aku membukanya dan melihat Jovan mengikat adik angkatnya di kepala ranjang menggunakan dasi yang baru saja kuberikan padanya. Sementara adik angkatnya terbaring telanjang di bawahnya, tanpa henti memanggilnya sebagai suami. Setelah itu mereka berpelukan erat. Jenny melingkarkan lengannya di leher Jovan dan merengek, “Kakak, aku nggak suka cincin yang kamu berikan padaku itu. Ambil saja dan berikan pada Kakak Ipar, anggap saja itu hadiah ulang tahun dariku.” Keesokan harinya, aku duduk di restoran mewah. Menatap kursi kosong di seberangku dengan pikiran melayang. Tiba-tiba, wakilnya mendorong kue besar ke arahku. “Pak Jovan ada urusan mendadak, jadi dia meminta saya mengantarkan hadiah ulang tahun ini untuk Nyonya.” Kotak itu berisi cincin, persis seperti cincin yang tidak diinginkan adik angkatnya. Lalu, sebuah foto baru dikirimkan ke ponselku. Jovan sedang menemani adik angkatnya berobat di rumah sakit. Aku tidak menangis atau membuat keributan. Aku dengan tenang menandatangani perjanjian perceraian. Lalu meminta seseorang menyiapkan sebuah pesta pernikahan. “Nyonya, siapa nama pengantin pria dan pengantin wanita yang harus ditulis?” “Jovan Gunawan dan Jenny Gunawan.” Tujuh hari kemudian, aku akan membiarkan seluruh dunia melihat betapa liarnya Ketua Mafia yang selalu serius itu, bermain-main secara pribadi dengan adik angkatnya.
Cerita Pendek · Mafia
38.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Umarm mich

Umarm mich

Zusammenfassung von wild Dieser Roman erzählt von sexuellen und romantischen Abenteuern. Es spielt keine Rolle, ob Sie ein Mann oder eine Frau sind, Sie müssen sich eines Tages in dieser Situation befunden haben oder jemand, den Sie kennen. Er beginnt, meine intimen Lippen mit Geschicklichkeit zu streicheln. - Und da, Ich beuge mich ein wenig vor, um seine Hose zu sehen, und sehe einen großen Chef vor mir, verdammt, er ist riesig. - Ich weiß es nicht, Doktor. - Was meinst du damit, dass du es nicht weißt? - Ja, Doktor, ich gebe mich ein wenig zu erkennen, tue so, als würde ich fallen, er fängt mich kaum auf, unsere Gesichter sind ein paar Zentimeter voneinander entfernt. Meine Hand landet auf seinem Penis, natürlich versehentlich, ich drücke kräftig auf das Glied. - Aber meine Dame, Ich küsse ihn leidenschaftlich und unterdrücke gleichzeitig seine Beschwerden. Als er es merkt, steckt sein Penis nicht mehr in seiner Hose und er öffnet seine Augen vor Überraschungen. Ich gebe ihm Kondome - Probieren Sie es aus, vielleicht klappt es ja. - Ich kann das nicht tun. Ich küsse ihn noch einmal und stehe vom Untersuchungstisch auf, um seinen Schwanz in meinen Mund zu nehmen. - Haaaaa Ich lutsche ihn ununterbrochen, er zittert in meinen Händen, als er kurz vor dem Abspritzen steht, halte ich inne und ziehe ihm das Kondom an, stelle mich auf alle Viere vor ihn und reibe mich an ihm, ich höre ihn sagen: - Und dann Scheiße, Und plötzlich stößt er in mich hinein Ich schreie, ich glaube, jemand hat mich an der Rezeption gehört. Er fickt mich so, wie ich es wollte, ich komme mehrmals hintereinander, bevor er auch kommt. Als er sich aus mir herauszieht, atmen wir alle schnell auf, man muss sagen, das
LGBTQ+
343 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Minha Fuga Foi Sua Queda

Minha Fuga Foi Sua Queda

Meu nome era Isabella Wright. No meu quinto ano de casamento com o Don de uma poderosa família da máfia, eu descobri que o amuleto que ele havia me dado era responsável por me causar dores de cabeça sempre que eu o usava. Eu descobri um pequeno sachê no interior do amuleto e decidi levá-lo ao Hospital Cursley. Após examiná-lo, o médico disse que nele havia um veneno de ação lenta, que além de causar mal ao corpo da vítima, a longo prazo causava infertilidade. Eu comecei a chorar e exclamei: — Isso não é possível! Foi Vincenzo Cursley quem me deu isso! Ele era meu marido e dono desse hospital! Com uma expressão confusa, o médico me olhou e disse: — Minha senhora, talvez você devesse dar uma passada na psiquiatria. Eu conhecia muito bem o Sr. Cursley e sua esposa, eles eram um casal muito próximo e nesse momento estavam na ala VIP, tomando conta do bebê que ela acabara de ter. Então, o doutor me mostrou uma foto em seu telefone. Vincenzo estava com seu terno preto habitual, aquele com o emblema da família Cursley bordado. Ele segurava um bebê nos braços e ao lado dele havia uma mulher... Uma mulher que eu conhecia muito bem: Claudia Henderson, aquela que Vincenzo dizia ser sua irmã adotiva.
Cerita Pendek · Máfia
1.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Dibunuh untuk Dicintai

Dibunuh untuk Dicintai

Ayahku bertanya siapa yang akan kupilih untuk menjadi suamiku. Setelah terlahir kembali, aku tidak memilih Ronaldo lagi. Sebaliknya, aku memilih kakak kandungnya, Evan Vittori. Ayahku terlihat bingung. Bagaimanapun juga, seluruh Chicako tahu bahwa Ronaldo dan aku adalah teman sejak kecil dan aku telah mengejarnya selama sepuluh tahun. Sebagai putri Keluarga Luchese, dari dulu, namaku telah terukir di samping namanya dalam daftar perjodohan keluarga. Semua orang yakin bahwa pernikahan kami adalah takdir yang tidak bisa dihindari. Aku tersenyum getir dan mengingat kehidupan lampauku. Aku menikahi Ronaldo sesuai keinginanku. Namun, setelah menikah, dia tidak pernah menyentuhku. Aku mengira dia menderita penyakit yang tidak bisa diungkapkannya dan berusaha sekuat tenaga untuk menutupinya. Sampai ulang tahun pernikahan kami yang ke-6, aku tidak sengaja membuka brankas di ruang kerjanya. Di dalam sana, tersimpan deretan rapi foto-fotonya bersama seorang wanita. Wanita itu adalah putri angkat yang kupaksa ayahku adopsi. Mereka bahkan punya anak haram berusia dua tahun. Di dalam foto keluarga itu, mereka bertiga terlihat sangat bahagia. Pada saat itu juga, aku baru menyadari bahwa dia tidak sakit, melainkan tidak pernah menganggapku sebagai istrinya. Untuk menyingkirkanku, dia dan adik angkatku bekerja sama untuk membunuhku. Jadi, di kehidupan ini, aku memilih untuk merestui mereka. Namun, ketika aku mengenakan gaun pengantin dan berjalan memasuki gereja dengan merangkul tangan Evan, Ronaldo yang bersenjata berlari menghampiriku seperti orang gila. "Madeline!" Suaranya terdengar sangat serak. "Kamu berani menikahinya?"
Cerita Pendek · Mafia
7.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
UNACCEPTED

UNACCEPTED

adelsbl
"Lo tau gak, sih, tata krama masuk ruangan?” tanya Regar ketus. Nessa sangat tidak sopan. Masuk ruangan tanpa permisi. Regar menyesal tidak mengunci pintu. Alih – alih menjawab, Nessa malah menyalakan posnelnya dan membuka aplikasi kamera. Ia mengatur kameranya menjadi kamera depan lalu mengajak Regar berfoto bersama. "Apaan, sih!” seru Regar tidak suka dengan tindakan Nessa. "Satu, dua, tigaaa,” Nessa langsung menjepret kamera ponselnya lalu melihat hasilnya. Tampak ekspresi Regar yang sedang marah. Sangat kontras dengan Nessa yang tersenyum manis. "Hahaha lucu, deh. Upload, ah,” Nessa membuka akun Instagramnya kemudian memposting fotonya dan Regar di instastory. Tak lupa ia me-mention akun Instagram Regar. Regar adalah cowok terkenal di sekolah dan luar sekolah sehingga memiliki banyak pengikut. Nessa berharap jika Regar me-repost instastory-nya maka akan banyak pengikut Regar yang mengikuti akunnya juga, “jangan lupa repost, ya,” Regar yang melihat hal itu menjadi semakin kesal, “Nessa hapus!” pinta Regar to the point. "Gapapa lah, Gar, sekali – kali. Kita, kan, belom pernah foto berdua,” jawab Nessa santai sambil memandangi fotonya bersama Regar. Regar membuang napas kasar. Ia menatap kedua temannya yang hanya diam. "Kalo Regar gak mau, sini sama Miko aja, beb,” sahut Miko. "Gak mau. Maunya sama Regar,” Regar memalingkan wajahnya malas, “murahan,” jawab Regar spontan dengan nada meremehkan. Cowok itu sedang menahan amarahnya saat ini. Ia berusaha untuk tidak membentak Nessa walaupun ia tahu kata – katanya barusan sangat tajam.
Young Adult
1.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
A 300ª Dívida que Escrevi

A 300ª Dívida que Escrevi

Dos dez aos dezoito anos, meus pais me obrigaram a escrever duzentas e noventa e nove dívidas. Cada centavo que eu pedia a eles era considerado um empréstimo — algo que eu teria que pagar quando me tornasse adulta. Até que sofri um acidente de carro... Na hora de pagar a cirurgia, ainda me faltavam três mil no cartão. Sem saída, fui implorar ajuda aos meus pais. Mas eles apenas sorriram friamente: — Júlia Monforte, você já tem dezoito anos. Não temos mais obrigação nenhuma com você. Escreva uma nova dívida! Com lágrimas nos olhos, escrevi minha tricentésima dívida. Após a cirurgia, abri o Instagram e me deparei com uma publicação da minha irmã adotiva. Na foto, ela estava em um cruzeiro internacional, celebrando seu aniversário de dezoito anos como uma princesa, cercada de gente a bajulando. O presente dos meus pais para ela? Um apartamento de alto padrão no centro de São Paulo... e a chave de um Maserati. Até meu amigo de infância... olhava para ela com olhos cheios de amor. Ela agradecia: "Obrigada às pessoas que eu mais amo, por me darem o melhor que eu poderia ter." E eu, segurando aquela dívida toda amassada nas mãos, simplesmente sorri. Depois que eu quitar essa dívida... uma coisa é certa — não preciso mais de uma família assim.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2021222324
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status