Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

aku kesiangan jam menunujukkan pukul 06:10, ya kelebatan bayangan itu kelebatan adikku yang sudah siap berangkat sekolah, memakai seragam yang sedikit lusuh dan dia sibuk dengan merapikan pakainnya, sedangkan aku segera membereskan semua pekerjaan sekolahku yang belum terselesaikan dan segera menuju kamar mandi, kamar mandi dirumahku berada tepat dibelakang rumahku, bangunan belanda kata orang-orang didesaku, ya berbentuk sumur, dimana aku harus menimba terlebih dahulu untuk mendapatkan air untuk kugunakan mandi, sial pikirku, aku bisa terlamabat sekolah hari ini. Aku mandi dengan sedikit menghemat air, karena matahari yang menyengat tubuhku semakin panas, pertanda bahwa aku harus segera per
3.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 62 Beses bilang foto lagi neduh hujan
Read
+Library
Menari Bersama Hujan

Menari Bersama Hujan

Sebuah foto lama, diunggah beberapa minggu lalu—gambar jendela kafe yang memperlihatkan pemandangan hujan di luar. Hatinya berdebar. Itu… mirip dengan tempat ia melihat gadis itu. Rain menatap foto itu lama, mencoba meyakinkan dirinya bahwa ini hanya kebetulan. Tapi semakin ia memperhatikannya, semakin ia merasa bahwa ini adalah petunjuk yang tidak bisa ia abaikan. Tangannya melayang di atas layar. Haruskah ia mencoba menghubungi orang ini? Bagaimana jika ia salah?
717 viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang foto lagi neduh hujan
Read
+Library
Malam yang panas

Malam yang panas

Hujan turun sejak sore. Jakarta yang biasanya gaduh mendadak terasa lebih tenang, seolah turut menyaksikan pertarungan diam-diam antara dua hati yang belum selesai. Nadia duduk di depan kaca besar apartemennya, mengenakan kaus longgar dan celana pendek tipis. Rambutnya masih basah, baru saja mandi setelah seharian bekerja di galeri. Matanya menatap ke luar, ke arah lampu-lampu jalan yang memantul di aspal basah. Tapi pikirannya… entah ke mana.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 126 Beses bilang foto lagi neduh hujan
Read
+Library
Mantanku, Kakak Iparku

Mantanku, Kakak Iparku

Cewek itu mengusap wajahnya yang basah oleh air hujan. “Lo yang sabar, ya!” “Stok sabar gue luber-luber kayak hujan ini, kok! Tenang aja!” Deo berdiri dari duduknya dan menengadahkan wajahnya ke langit. Tetesan-tetesan besar air hujan menampar kulitnya dengan keras, seakan sedang membangunkannya untuk menerima kenyataan pahit itu. “Neduh, yuk?!” ajak si cewek. “Hujannya deres banget, gue kedinginan!”
4.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 151 Beses bilang foto lagi neduh hujan
Read
+Library
Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

lirihku sendu saat kami sudah mengkondisikan keadaan. Bang Sattar ikut menoleh. "Udah nggak papa, hujan ini 'kan rahmat," jawabnya santai. "Tapi Aini 'kan belum sempat foto-foto ...." Dia menyentuh jemari tanganku. "Nanti Abang pesan lagi, mau?" "Benaran, Bang? Tapi Aini nggak mau diletak di sini lagi, takut hujan?"
8.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 216 Beses bilang foto lagi neduh hujan
Read
+Library
Dead&Queen

Dead&Queen

--- Pixel&Paper dua tahun lalu Malam itu, hujan turun dengan deras di Jakarta, menciptakan suara gemericak yang memenuhi ruang sunyi apartemen Alma. Ia duduk di tepi jendela, secangkir teh tarik yang sudah dingin terabaikan di sampingnya. Matanya menatap foto lama di layar ponsel—sebuah potret yang diambil dua tahun lalu, di acara tahunan perusahaan.
1.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 47 Beses bilang foto lagi neduh hujan
Read
+Library
Merah Hitam Cinta #book1

Merah Hitam Cinta #book1

Haters gonna hate bukan? Kanaya memandang tetesan hujan yang berlomba-lomba membasahi bumi. Akibat curahan hujan yang mengalir deras tanpa ampun, sebagian orang yang terjebak di bawahnya, kocar kacir menyelamatkan diri. Sebagian pemotor terlihat sibuk mencari tempat berteduh agar tidak kebasahan. Sementara sebagian lainnya yang memakai jas hujan, tetap melanjutkan perjalanannya di tengah hujan deras. Beberapa pejalan kaki, buru-buru mengeluarkan payung warna warni untuk melindungi dari dari derasnya hujan. Sementara yang tidak memiliki payung, memutuskan berteduh sembari menunggu hujan mereda.
9.9126.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.3K Beses bilang foto lagi neduh hujan
Ipakita ang mga Review (37)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Basahin ang Lahat ng Review
Dinodai adiknya, dinikahi kakaknya

Dinodai adiknya, dinikahi kakaknya

Bab — Retakan yang Tak Terhindarkan Sore itu, hujan turun perlahan, seperti benang-benang halus yang melayang di udara, menari di antara hembusan angin yang lembut namun dingin. Langit memantulkan warna kelabu pucat, seperti kanvas yang dipulas cat air tipis, memberi nuansa sendu pada halaman rumah Bagas dan Naila. Aroma tanah basah yang terangkat dari taman bercampur dengan wangi dedaunan yang terguyur air, menebar kesan tenang namun sarat isyarat akan badai yang mungkin datang—bukan badai di langit, melainkan di hati dua manusia yang tinggal di rumah itu.
9.313.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 417 Beses bilang foto lagi neduh hujan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status