Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Quem Sorriu No Fim Foi Quem Você Feriu

Quem Sorriu No Fim Foi Quem Você Feriu

A viúva do melhor amigo do meu marido postou nas redes sociais uma foto do ultrassom da gravidez. [Obrigada pelo seu esperma que me permitiu ter meu próprio bebê.] Quando vi o nome do meu marido, Gustavo, preenchendo o campo "pai" no exame, comentei apenas com um ponto de interrogação. Gustavo me ligou na mesma hora, gritando furioso comigo: — Ela é uma viúva que vive sozinha e só quer ter uma criança para fazer companhia, você não tem nem um pingo de compaixão? Além disso, Valentino era meu amigo, e agora que morreu tenho a obrigação de cuidar da mulher dele. Isso se chama lealdade, entende? Semanas depois, a viúva do amigo dele exibiu fotos de um apartamento luxuoso em Leblon. [Ainda bem que você está comigo, me fazendo sentir de novo o verdadeiro aconchego de um lar.] Na foto, Gustavo aparecia ocupado na cozinha, e naquele momento soube que aquele casamento precisava chegar ao fim.
Baca
Tambahkan
Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Suci masih menatap Nilam lurus. “Semua gadis yang diinginkannya akan sulit lepas. Mereka pasti menghilang. Kamu bisa jadi korban selanjutnya,” ceracau gadis itu dengan bibir bergetar. “Aku? Korban siapa? Apa maksudmu, Ci? Aku nggak paham.” Nilam terus bertanya bersamaan dengan jantungnya mulai berdebar. “Ki Arya ....” Suci bergumam, setengah berbisik. Sorot matanya berkilat aneh.
Rumah Tangga
1026.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
SEKAR (Gadis yang Dinodai Kakak Ipar)

SEKAR (Gadis yang Dinodai Kakak Ipar)

“Bu, percaya Sekar, Bu ... Sekar nggak sadar-“ Plak!! Tamparan keras Ibu layangkan ke pipi, membuat pandanganku mengabur. "Siapa yang bisa percaya omonganmu, Sekar!' Pipiku panas dan perih. Namun, lebih sakit sayatan luka di hati ini. Gimana lagi aku bilang kalau aku nggak salah, Bu …? Aku korban ...!
Romansa
1020.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Bukan Pemeran Utama

Bukan Pemeran Utama

Mentari NA
Namaku adalah Nabhila Pramuditia. Itu kata Mas Alvis padaku saat bangun dari koma. Tapi, kata semua orang, namaku adalah Nadhila Meeaz--saudara kembar dari Nadhila Pramuditia. Ingatanku abu-abu, tapi cinta Mas Alvis sangat besar padaku. Lalu, juga ada anak di antara kami. Mana yang harus kupercayai? Apakah aku pemeran utama di hidup pria itu ataukah hanyalah tokoh pengganti saja?
Romansa
1.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Suamiku dan Selingkuhannya

Suamiku dan Selingkuhannya

Tiga hari setelah satu bulanan anakku, suamiku, Raka, mengatakan bahwa dia harus melakukan perjalanan dinas. Dia meninggalkanku, membuatku menjaga anak kami sendirian. Tiga hari kemudian, aku baru sampai rumah sakit dan melihat teman masa kecil suamiku yang bernama Indah mengunggah foto keluarga. Dia juga menambahkan tulisan di bawah foto yang dia unggah. "Foto liburan bahagia kami bertiga sekeluarga." Aku terkejut saat melihat Raka tersenyum lebar dalam foto itu, jadi aku menuliskan komentar tanda tanya. Dalam hitungan detik, Raka menelepon dengan nada menuduh. "Dia ibu tunggal, aku merasa kasihan karena nggak ada laki-laki yang menjaganya. Aku cuma nemenin dia foto saja, kenapa reaksimu berlebihan sekali?" Malamnya, Indah kembali memamerkan foto kalung emas. "Setelah mengambil foto keluarga, dia maksa ngasih aku kalung emas." Aku tahu bahwa Raka membeli ini agar Indah tidak marah. Namun, kali ini aku berniat meninggalkannya.
Baca
Tambahkan
Ela Pediu o Divórcio com o Bebê nos Braços — e Ele Surta!

Ela Pediu o Divórcio com o Bebê nos Braços — e Ele Surta!

Casada há cinco anos, Luísa jamais imaginou que o próprio marido teria coragem de pedir que ela o "compartilhasse" com outra mulher. — Ela é muito importante para mim. Quero que você aceite a existência dela. — Disse ele. E ainda completou. — Contanto que você concorde, será para sempre a Sra. Monteiro. Ninguém jamais vai abalar a sua posição. Ela o conheceu quando estava no auge da desgraça. Rodrigo se casou com ela, a mimou, a encheu de cuidados. Luísa sempre acreditou que ninguém poderia amá-la mais do que ele. Mas agora descobria que tudo não passava de uma grande piada. Rodrigo nunca pensou que a mulher que ele havia cuidado com tanto carinho teria a ousadia de pedir o divórcio. Ele não a impediu, cedeu à teimosia dela, certo de que, ao não conseguir viver sem ele, ela voltaria para implorar seu retorno. Mas Luísa, apesar de ter um nome delicado, tinha um gênio forte. Preferiu se chocar contra a vida até sangrar, do que olhar para trás. — Você não consegue ceder, nem uma vez? — Perguntou ele. Mais tarde, Luísa cedeu. E foi justamente nessa vez que desapareceu por completo do mundo dele. Depois disso, Rodrigo, que nunca havia sentido medo antes, descobriu o que era estar aterrorizado. Mais adiante, Luísa apareceu diante dele de braços dados com outro homem. — Luísa, como você pode ser tão cruel? — Com os olhos vermelhos, Rodrigo disse, a encurralando contra a porta, tomado pela loucura da saudade.
Romance
8.230.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Segredos Entre Meu Noivo e Minha Amiga

Segredos Entre Meu Noivo e Minha Amiga

Minha melhor amiga, Maya, veio de Miami para passar a semana da minha despedida de solteira. Meus últimos dias de liberdade. Ela insistiu numa noite só de garotas para comemorar, pedindo todos os meus pratos favoritos por entrega. Ela me pediu para segurar o celular dela e esperar. Então o telefone acendeu. Uma mensagem de algum cara. Uma foto sem camisa. Texto: Preciso de você hoje à noite. Outra foto chegou em seguida. Brinquedos sexuais. Equipamentos de bondage, como saídos de um filme. Meu rosto queimava. Meu coração martelava contra as costelas. Eu tinha acabado de tropeçar na vida secreta dela. Mas a imagem seguinte fez meu sangue gelar. Um close no peito do homem. Uma cicatriz irregular que eu conhecia melhor do que o meu próprio reflexo. Pertencia ao meu noivo, Luciano Carbone.
Cerita Pendek · Máfia
1.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kematian Berujung Perceraian

Kematian Berujung Perceraian

Aku memohon kepada Rizald Pratama sebanyak 99 kali dan akhirnya dia setuju untuk mengajak putri kami berkemah di pegunungan pada hari ulang tahun putri kami. Pada saat aku menemukan putriku di kaki gunung keesokan harinya, dia sudah meninggal, tangannya memegang erat sebuah foto keluarga. Aku berdiri di depan tubuh kaku putriku, hatiku tersayat pedih. Tiba-tiba, aku melihat Rizald memperbarui status di media sosialnya. Dia menuliskan, "Kamu dan anakku adalah harta berharga dalam hidupku." Dalam foto tersebut, dia dan teman masa kecilnya menggandeng seorang gadis kecil, tengah melihat matahari terbenam di kejauhan. Di sudut kiri bawah foto, terlihat sebuah tangan kecil yang merupakan tangan putriku. Foto yang menyakitkan ini diambil oleh putriku.
Baca
Tambahkan
Sahabatku, Penggoda Tunanganku

Sahabatku, Penggoda Tunanganku

Sahabat terbaikku, Maya, terbang dari Miama untuk menemaniku di minggu pesta lajangku. Hari-hari terakhir kebebasanku. Dia bersikeras merayakannya dengan acara malam khusus wanita di rumah, memesan semua makanan pesan antar favoritku. Dia memintaku memegang ponselnya dan menunggu. Tiba-tiba, layar ponselnya menyala. Sebuah pesan dari seorang pria. Foto tanpa baju. Aku pun membaca pesan itu. [ Aku butuh kamu malam ini. ] Kemudian, pesan itu disusul foto lain lagi. Foto mainan seks dan perlengkapan bondage seperti yang di film. Wajahku terasa panas. Jantungku berdegup kencang. Tanpa disengaja, aku baru saja masuk ke kehidupan rahasianya. Namun, gambar berikutnya membuatku diam terpaku. Foto close-up dada pria itu. Sebuah bekas luka bergerigi yang kukenal lebih baik daripada diriku sendiri. Itu milik tunanganku, Lucian Caraka.
Cerita Pendek · Mafia
4.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Calon tunanganku yang direbut adik angkatku

Calon tunanganku yang direbut adik angkatku

Hari ketika aku mengambil foto pernikahan, putri angkat di keluargaku melepas tudung pengantinku dan berkata dengan suara yang keras: "Adik, bukankah kamu putri angkat keluargaku, kenapa kamu kesini?" "Hari ini adalah hari yang aku mengambil foto pernikahan dengan Felix, sikapmu yang seperti ini bukankah akan mempermalukan Grup Setiawan?" Jika ini sebelumnya, aku pasti sudah kabur sambil menangis. Tapi kebetulan, aku sudah hidup kembali. Aku menampar wajah Maudy: "Apa hakmu untuk berbicara denganku? Siapa kamu, berani-beraninya mengambil foto pernikahan dengan Felix?" "Menurutmu apakah kamu mampu memikul tanggung jawab atas nama Grup Setiawan!"
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
910111213
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status