Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dinodai Kakak Sebelum SAH

Dinodai Kakak Sebelum SAH

Entah mengapa bukan lagi perasaan bahagia ataupun kerinduan yang membuncah, melainkan rasa benci dan ingin marah pada manusia satu ini. 'Astagfirullah ... 'Bismillah! Dia nggak akan mengenali dan berbuat macam-macam padamu selama ada Ustadz Fahd di antara kita.' Lelaki berpeci coklat itu menoleh ke arah datangku dan tersenyum. Aku hanya mengatupkan tangan di depan dada dan menunduk tanpa menatap Aldo sama sekali, melirik pun tidak. "Ukhti tidak mengenali saudara lelaki Ukhti, ini?" tanya Ustadz berusia dua puluh delapan tahun itu setelah aku duduk agak jauh dari kedua lelaki di seberang meja.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai foto ustadz ganteng
Baca
+Pustaka
Wanita Pilihan Suamiku

Wanita Pilihan Suamiku

sambutku sambil berpaling pada pria yang memakai koko warna putih, bersarung warna navy, dengan peci hitam di kepalanya. Ustadz Maulana masuk ke ruangan. Wajahnya yang teduh dan menenangkan meskipun tidak cukup tampan, langsung menyapa dan duduk di ruang tamu lalu menyalamiku sekalian. Dimas melirik ke arahku, seperti ragu-ragu atau malu untuk bertanya. Aku mengangkat bahu dengan cuek. "Lah kalau mau ngobrol, ya ngobrol aja. Sekalian gue nyimak, kali aja gue dapet ilmu agama untuk menjadikan hidup gue lebih baik, apalagi bentar lagi gue nikah bareng Marina."
29.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai foto ustadz ganteng
Baca
+Pustaka
Pengabdian Terakhir Seorang Istri

Pengabdian Terakhir Seorang Istri

Wanita yang mengenakan gamis berwarna hitam senada dengan kerudungnya itu, kini membenarkan peci serta koko sang adik agar tampak rapi dan juga gagah. “Nanti, biasakan mengucap hamdalah seperti yang pak ustaz ajarkan. Ingat ‘kan?” Irena mencubit hidung Roy. Baginya sang adik tetaplah adik mungil yang manja. “Eh, iya! Bismillah, siap. Maaf tho Mbak, namanya juga masih belajar. Ayo kita foto bareng Mbak. Buat dikirim ke Musda, biar dia tahu calon imamnya ini tampan sekali, hehehe!”
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai foto ustadz ganteng
Baca
+Pustaka
Runtuhnya Sebuah Kesetiaan

Runtuhnya Sebuah Kesetiaan

ujar Pak Aditya, suaranya tenang namun tegas. Esti menurut, tangannya menggenggam erat tas kecil yang ia bawa. “Kami ingin mendengar langsung dari kamu,” Bu Rini membuka pembicaraan, “tentang foto yang beredar di kalangan guru.” Esti menelan ludah. Ia tahu ini akan datang. Foto itu, satu jepretan diam-diam di lorong supermarket, memperlihatkannya berdiri cukup dekat dengan Alfan, mantan kekasihnya semasa kuliah. Sudut pengambilan fotonya begitu pas, sehingga menciptakan ilusi kedekatan yang lebih dari sekadar pertemuan kebetulan.
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai foto ustadz ganteng
Baca
+Pustaka
POLIGRAF

POLIGRAF

“Saya tidak paham. Kenapa ayah jadi dibawa-bawa?” Telunjuk Profesor Gani menuding ke arah sebuah foto berukuran raksasa yang terpajang di dinding ruang tamu, namun masih kelihatan dari ruang keluarga. Foto pernikahan Profesor Gani dan istrinya 25 tahun yang lalu. Dalam foto itu, kedua pengantin yang berbahagia mengapit seorang pria tua berpakaian rapih berwajah cemberut, seolah pernikahan itu adalah kejadian paling tidak menyenangkan yang pernah terjadi di hidupnya. Itulah ayah mertua Profesor Gani.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai foto ustadz ganteng
Baca
+Pustaka
Aku, istri kedua

Aku, istri kedua

Aku duduk di atas kasur sambil tangan kiriku mengscrol beranda di akun sosmedku, sedangkan tangan kananku mengambil donat untuk ku makan. Mataku membulat sempurna ketika foto ku saat di Masjid Agung Demak tertampang di postingan seseorang, bahkan ia menjajarkan foto tersebut dengan foto profil yang ku isi dengan foto pernikahan. Aku baca caption-nya dan komenannya, penuh dengan hujatan. Banyak di antaranya mengolok-ngolok Mas Zul. Ustad modus, lelaki poligami, Ustad penipu dan sejenisnya. Kata-kata yang menyayat hati. Unggahan itu di share hingga ribuan kali dan membuat viral.
1019.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 483 kali sebagai foto ustadz ganteng
Baca
+Pustaka
Suami yang Kuperjuangkan

Suami yang Kuperjuangkan

ucap Ani khawatir. "Yang paling penting Tante suka atau tidak sama Pak Ustadz?" desak Adit. "Itu dulu, masalah yang lain kita pikirkan nanti, Pak Ustadz ganteng lho Tan,” ledek Adit.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai foto ustadz ganteng
Baca
+Pustaka
Tak Sengaja Kutalak Istriku

Tak Sengaja Kutalak Istriku

ucap Ibu terhenyak dengan nada sedikit lebih tinggi. "Tapi ini seorang ustadz, Buk. Pasti baik karena beliau rekomendasi dari teman kantorku," sanggahku meyakinkan. "Ustadz?! Ustadz seperti apa yang kau maksud itu?!" "Beliau tidak menggunakan jampi-jampi atau bacaan-bacaan yang keluar dari kaidah islam. Tapi, ayat Al-Quran. Iya, Beliau menggunakan itu untuk membantu orang,"
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai foto ustadz ganteng
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

sambutnya ramah sambil mempersilahkan keluarga Rio masuk ke dalam rumah. “Alhamdulillah Pak Ustad, pangestunipun berkat doa panjenengan (kamu),” kata Suhadi. "Bukankah dia Ustad yang mengisi kajian beberapa hari lalu?" tanya Rio dalam hati. Rio memandang sekeliling ruang tamu, semua tertata apik. Tampak foto keluarga yang terpajang di buffet kecil, semuanya bercadar kecuali ustad Furqon dan anak kecil laki-laki mungkin anaknya.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 575 kali sebagai foto ustadz ganteng
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Bapak duduk di ruang tengah, bersama mas Yusuf, untuk berbincang dengan keluarga Ustadz. "Bismillahirrahmanirrahim," ucap Pak Ustadz. "Begini Bapak Karin, saya dan Istri datang kemari, berniat melamar anak Bapak! Untuk anak kami, Alif Al Ghazali." Ustadz berkata dengan ramah, aku yang tadinya berniat keluar untuk bergabung duduk pun terkejut, ditambah wajah mas Yusuf yang mendadak pucat.
1099.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai foto ustadz ganteng
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status