Silsilah Naga Emas
Dengan suara serak, ia membuka buku catatan kecil yang telah ia tulis selama perjalanan, dan berkata:
“Setiap tetes keringat, setiap luka yang kita derita, adalah pengingat bahwa kita telah menempuh jalan yang penuh pengorbanan. Gulungan itu—artefak yang seharusnya menjadi kunci untuk mengembalikan harapan bagi desaku—telah dicuri. Kita tidak hanya kehilangan benda berharga, tapi juga sepotong harapan yang harus segera kita pulihkan. Kita harus mencari tahu siapa yang berani mencuri artefak itu, ke mana mereka membawanya, dan apa motif di balik tindakan keji itu.”