Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KUTAMPAR KESOMBONGAN KELUARGAMU DENGAN UANGKU

KUTAMPAR KESOMBONGAN KELUARGAMU DENGAN UANGKU

Di dalam kamar kuberi Shaka mainan agar ia anteng tak menggangguku untuk melanjutkan cerita. Kubuka aplikasi menulis dan melihat cerita populer bulan ini. Di sana masih bertengger nama dan ceritaku menjadi cerita yanh paling laris. Alhamdulillah untuk rejeki yang Allah kasih ke aku lewat menulis ini. Berbagai ide sudah ada dalam otakku sampai akhirnya aku bisa menulis tiga part untuk hari ini.
1053.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai membuat cerita tentang rumahku
Baca
+Pustaka
JANGAN AJARI AKU KATA SABAR!

JANGAN AJARI AKU KATA SABAR!

Hukuman, yang tak akan pernah dia lupakan seumur hidup. Setelah menempuh tiga jam perjalanan, kami akhirnya tiba di rumah itu. Rumah kecil dengan ayunan dari kayu, yang menghadap langsung ke bibir pantai. Aku menghabiskan banyak uang untuk mewujudkan rumah impianku ini, menyembunyikannya dari Mas Ivan, karena sesungguhnya, hati kecilku tak mau percaya semudah itu dia berubah. "Yeaayy, sampai!"
1027.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 601 kali sebagai membuat cerita tentang rumahku
Baca
+Pustaka
Lelaki Pemalu dan Calon Dokter

Lelaki Pemalu dan Calon Dokter

Itu impiannya sejak lama. Terbayang sebuah rumah di kampung sana, rumah masa kecil yang ingin ia ambil alih kembali. Ia sedang memikirkan cara bagaimana untuk bisa melakukan itu. Karena pasti akan butuh perjuangan. Suatu hal yang mustahil kan rumah yang sudah dijual kepada orang lain bisa diambil kembali jika orang tersebut tak berniat menjualnya? 'Bismillah, semoga Allah bantu,' bisiknya dalam hati.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai membuat cerita tentang rumahku
Baca
+Pustaka
AWAN - THE NEXT SANJAYA

AWAN - THE NEXT SANJAYA

Apa ibunya sudah tidak ada artinya lagi dalam hati ayahnya? "Nak, apalah artinya sebuah rumah? Kita bisa membeli rumah lain yang tidak kalah besar dari rumah ini. Ayah janji, kamu bisa memiliki kamarmu sendiri nanti. Sebuah kamar yang cukup besar dan dapat bersebelahan dengan kamar adikmu, Clara." Bujuk Cipta tanpa menghiraukan alasan keberatan Awan. "Pa, sebesar apapun rumahnya, tidak ada artinya bagiku. Karena hanya rumah ini yang memiliki kenangan dengan ibu."
9.7146.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai membuat cerita tentang rumahku
Baca
+Pustaka
Pernikahan Penuh Luka

Pernikahan Penuh Luka

Kami juga belum. Masih ada perbedaan kecil. Masih ada hari melelahkan. Masih ada ego yang kadang muncul tanpa permisi. Tapi setiap malam, sebelum tidur, kami memilih hal yang sama: Tinggal. Bukan karena tidak ada pilihan lain. Tapi karena kami tahu, rumah bukan tempat yang langsung jadi. Rumah adalah sesuatu yang dibangun. Pelan-pelan. Dengan sabar. Dengan kata-kata yang jujur. Dengan pelukan setelah hari yang berat.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai membuat cerita tentang rumahku
Baca
+Pustaka
Kau Campakkan Aku, Kutemukan Penggantimu

Kau Campakkan Aku, Kutemukan Penggantimu

Sepertinya bercerita di rumahnya adalah pilihan yang paling baik aku bisa lebih santai dalam bercerita. Selama ini aku selalu memendam semuanya sendirian tidak pernah ada satu orang pun yang menjadi tempatku bercerita apalagi berhubungan dengan perpisahanku dengan mas Galih. Setelah menempuh jarak yang cukup jauh akhirnya kami sampai juga di rumah Kaira. Rumah berlantai 2 dengan gaya minimalis modern itu adalah rumah milik Khaira yang dibangun bersama dengan suaminya.
9.272.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai membuat cerita tentang rumahku
Baca
+Pustaka
Suamiku Lebih Memilih Pelakor

Suamiku Lebih Memilih Pelakor

Aku kembali melanjutkan cerita yang ku buat untuk segera aku upload di beberapa platform karena ini merupakan salah satu usahaku untuk bisa menghidupi serta memberikan yang terbaik untuk kedua buah hatiku. Drama rumah tangga yang aku usung untuk cerita yang sedang aku buat saat ini. Beberapa bulan ini aku berhasil membuat dua cerita sekaligus dengan judul yang berbeda namun dengan satu gendre yang sama yakni tentang kisah drama rumah tangga sehari-hari. Meskipun ini merupakan cerita fiksi tetapi terjadi secara tidak langsung dalam kehidupan nyata.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 427 kali sebagai membuat cerita tentang rumahku
Baca
+Pustaka
TETANGGA SOK KAYA

TETANGGA SOK KAYA

Follow dan subscribe dulu ya ceritanya... Btw Mak... Yang masih berkenan lanjut session tiga ya yuck lanjut! Yang udah gak berkenan baca boleh skip aja 🥰🥰🥰 Happy reading! Ini hari pertamaku tinggal di rumah Kang Wawan. Ternyata rumahnya tidak seburuk penampilannya. Sepertinya istrinya Kang Wawan memiliki gaji cukup besar sehingga bisa membuat rumah yang lumayan. Rumah ini cukup besar untuk seukuran rumah di perkampungan.
10150.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai membuat cerita tentang rumahku
Baca
+Pustaka
The Memories (BAHASA)

The Memories (BAHASA)

"Kalian ini. Seharusnya memang kalau sudah menikah harus keluar dari rumah, nggak kumpul mertua. Bangun rumah tangga kalian sendiri, belajar mandiri. Kaya Mas Mu ini, beli rumah. Tapi kalo belum kebeli, karena toh memang beli rumah nggak segampang itu, Mama nggak keberatan kalian tinggal di sini. Malah drama. Ayo dimakan! Nanti dingin! Azra, abisin udangnya, udah nggak ada kulitnya itu, tinggal makan aja." "Siap, Mama!" "Oiya, ngomong - ngomong soal rumah. Mama sampe mau lupa. Ini kunci rumah kamu, udah selesai di set dan di bersihin. Tinggal masukin furniturenya." "Makasih, Ma." ***
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 485 kali sebagai membuat cerita tentang rumahku
Baca
+Pustaka
Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Ia hanya ingin jadi dirinya sendiri. Di atas panggung, ia bicara dengan lantang: > “Saya pernah mencintai seseorang begitu dalam, hingga lupa mencintai diri sendiri. Saya pernah dibohongi, dihancurkan, dan ditinggalkan. Tapi justru dari kehancuran itulah saya membangun rumah baru untuk diri saya tinggal. > > Rumah itu bernama keberanian. Atapnya adalah kebenaran. Dan pintunya hanya dibuka oleh orang-orang yang menghormati saya, bukan yang hanya menginginkan saya.”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai membuat cerita tentang rumahku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status