Pak Tua Ditolak, Cinta Mafia Bertindak
Namun, Gabriel hanya tersenyum tipis mendengarnya, tahu bahwa rencana yang sedang matang di benaknya akan lebih dari cukup untuk mengguncang dunia Samuel dan ibunya.
Setelah selesai mandi, Gabriel mengenakan pakaian dengan rapi dan teratur, setiap kancing dikancingkan dengan perhitungan yang cermat, seolah setiap detail kecil adalah bagian dari perangkap yang akan dia pasang. Dia berjalan keluar dari kamar, meninggalkan Nathan yang masih ragu di koridor, dan bergerak menuju penthouse dengan penuh determinasi. Dia tahu, dalam beberapa hari ke depan, dunia akan menyaksikan bagaimana sebuah balas dendam yang sempurna dilakukan dengan elegan dan berkelas.
"Kamu kemana Gabriel? Bukankah aku menyu
Bab Populer