Ibu Mertuaku Penuh Drama
“Alahhh … nggak usah sok jual mahal kamu, aku tahu sampai di mana otakmu bekerja, masih jadi istrinya Didik saja sudah melarang memberi uang sama kami? Itu tujuannya untuk apa? ya mau menguasai sendiri uang yang banyak, orang miskin kayak kamu memang gemetar kalau lihat uang banyak, sudahlah terima saja tawaran kedua menantuku yang uangnya banyak, uangnya saja tidak berseri, susah hitungnya tinggal sebut berapa angkanya biar nanti langsung dikirimkan ke kamu, biar matamu terbelalak melihat uang segitu, Ibu yakin uang segitu kamu nggak pernah pegang, berapa tadi tawarannya, Dik.
Mulai lima juta sampai lima belas juta kan? sudahlah terima aja, jarang-jarang bisa terima tawaran menggiurkan begi