Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Andai Cinta Datang Lebih Awal

Andai Cinta Datang Lebih Awal

Saat longsor salju di arena ski, aku didorong ke bawah oleh adik sepupuku sendiri, Julia Luandi.Kekasihku, Billy Juman, menggendong adik sepupuku, lalu membalikkan tubuhnya berjalan pergi begitu saja. Dia bahkan lupa bahwa masih ada aku yang terkubur di dasar salju, meninggalkanku sendirian selama tujuh hari di lembah. Saat mereka menemukanku, Billy berkata dengan emosi, “Seharusnya kamu bersyukur kedua lengan Lia baik-baik saja. Kalau nggak, kamu mesti mati di gunung salju ini untuk menebus kesalahanmu!” “Pernikahan pada seminggu kemudian dibatalkan. Kapan kamu menyadari kesalahanmu, kapan kita adakan pernikahan kita.” Tadinya Billy mengira aku akan menangis dan merengek lantaran tidak menyetujuinya. Namun, aku hanya mengangguk dengan perlahan. “Oke.” Billy tidak tahu aku telah melakukan sebuah transaksi dengan Dewa Bulan. Enam hari kemudian, aku akan menukarkan barang paling berharga bagiku, yaitu cinta dan ingatanku terhadap Billy. Mulai saat ini, aku akan melupakan semua tentang Billy, lalu memulai hidup di tempat baru. Menikah sudah tidak penting bagiku. Siena yang mencintainya itu sudah meninggal di dalam gunung salju.
Baca
Tambahkan
Zombieing

Zombieing

nadiinath
~ZOMBIEING~ "Bian tuh zombie" ucap Naira bersungut-sungut. Pikirannya melambung membayangkan pertemuan tak mengenakkan dengan iblis itu. "Hah? Maksud lo?" "Uda mati terus bangkit lagi" "Mati suri gitu?" Naira memutar bola matanya malas, kemudian menghembuskan nafas keras. Berbicara dengan Silla memang membutuhkan tenaga ekstra. Sabar-sabar. "Dia uda mati, ilang di telan bumi. Eh tiba-tiba hidup, muncul, dan ngeracau di dunia gue. Sama kayak zombie ngga sih" "Oooh. Emang dia bawa virus? Kok lo namain zombie" "Iyalah. Virus merah jambu. Kan berabe kalo gue terjerat pesonanya lagi" "Ciee, bilang aja belum move on" Silla tertawa geli sambil menyolek gemas dagu sahabat baiknya. Ia langsung menghempaskan tangan Silla dengan kasar. Bukannya Naira belum move on, tapi ia tidak yakin hatinya akan kuat jika terus-terusan bertemu dengan dia. Kalian ingatkan pepatah yang mengatakan bahwa cinta pertama tidak akan pernah pudar? Nah kegalauan itu yang sekarang menyelimuti otaknya. Pepatah dari mana itu? Sepertinya hanya tertera di kamus hidup Naira. Hiks. IG: nadiinath
Romansa
1.8K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Bukan Simpanan CEO

Bukan Simpanan CEO

Tenang, pendiam, dapat diandalkan, dengan ekspresi datarnya yang sulit ditebak. Dialah Ranetha Claire. Gadis sederhana yang jauh dari kata bersinar itu tidak seperti tipe gadis yang disukai Valdi Leovin. Setidaknya begitulah yang dipikirkan Yuka Damiani Leovin, sepupunya, saat pertama kali bertemu Aneth. Karena suatu insiden, rahasia Yuka harus diketahui oleh gadis itu. Dia terpaksa menawarkan pekerjaan pada Aneth, yang notabene-nya teman kuliah Valdi, demi memastikan gadis itu tidak bocor ke media. Tapi coba tebak, apa yang dikatakan Valdi ketika Yuka bercerita tentangnya? “Well, gue dan Aneth pernah ....” Kata-kata yang diucapkan setelahnya membuat Yuka terkejut. Ditambah Valdi yang kembali tertarik pada Aneth malah semakin mendekati gadis itu saat dia akan menikah. Apa yang menarik dari wanita yang selalu memakai blus lengan panjang dan kardigan itu? Menurutnya, wanita itu terlihat biasa saja. Tapi semakin Yuka mengenal Aneth, ia semakin dibuat penasaran olehnya. Apa lagi yang disembunyikan Aneth selain hubungannya dan Valdi?
Romansa
1028.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku

Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku

Sejak sudah bisa mengingat sesuatu, aku tahu kalau ibuku membenciku. Saat aku berusia tiga tahun, dia memberiku obat tidur. Di usia lima tahun, dia menyuruhku minum racun serangga. Tetapi aku tidak mudah mati. Dan ketika berusia tujuh tahun, aku belajar melawannya tanpa ada yang mengajariku. Kalau dia tidak memberiku makan, aku akan membalikkan meja makan agar semuanya juga tidak bisa makan. Kalau dia memukuliku dengan tongkat hingga terguling di lantai, aku akan memukuli anak laki-laki yang paling dia sayangi hingga wajahnya lebam. Aku sangat keras kepala dan terus melawan hingga usia dua belas tahun. Sampai ketika adik perempuanku yang paling kecil lahir. Dengan gerakan tangan yang canggung, aku mencoba mengganti celana anak kecil yang basah itu. Ibu langsung membantingku ke dinding dengan keras. Dia menatapku dengan jijik dan ketakutan. “Apa yang mau kamu lakukan pada anak perempuanku?” “Dasar anak tukang pemerkosa! Kenapa kamu tidak mati bersamanya saja?!” Saat itu juga, aku akhirnya mengerti mengapa dia tidak pernah mencintaiku. Aku menutup kepalaku yang berdarah dan untuk pertama kalinya tidak melawan saat dipukuli. Dan untuk pertama kalinya juga, aku merasa apa yang dia katakan itu benar. Keberadaanku adalah sebuah kesalahan. Aku seharusnya mati.
Baca
Tambahkan
ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

Tadi hujan
Suasana meledak, semua orang maju. Aku segera bergerak cepat ke arah Salma yang langsung melayangkan kakinya ke selangkangan dua pria yang mengapitnya. Aku meraih tangan Salma. Sesuai arahku Ferdi dan tiga temannya mengikutiku. "Fer, bawa!" Aku melepas lengan Salma. Ferdi bergegas menariknya menjauhiku. "Keluar!" tegasku sambil menunjuk arah belakang yang memang kosong. "Nggak, Arka!" teriak Salma, terus menjulurkan tangan. Aku tersenyum. Salma perlahan hilang. Syukurlah mereka berhasil kabur. Hampir lima belas menit, aku masih bertahan. Banyak dari mereka yang langsung tumbang setelah kuhajar. Tapi beberapa serangan berhasil membuat sekujur badanku babak belur. Kini penglihatanku sudah mulai runyam. Aku segera meraih balok kayu yang tergeletak tak jauh, lalu menodongkannya ke segala arah. Tanpa terduga, ada yang menyerangku dari belakang, kepalaku terasa dihantam keras dengan benda tumpul. Kakiku tak kuat lagi menopang, tak lama tubuhku telah terjengkang. Pandanganku menggelap. Sayup-sayup, aku mendengar bunyi yang tak asing. Namun, seketika hening. (Maaf, ya, jika ada narasi maupun dialog yang memakai Bahasa Sunda. Kalau mau tahu artinya ke Mbah Google aja, ya, biar sambil belajar plus ada kerjaan. Ehehehe. Salam damai dari Author) Ikuti aku di cuiter dan kilogram @tadi_hujan, agar kita bisa saling kenal.
Young Adult
106.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
DALAM DEKAPAN MAFIA

DALAM DEKAPAN MAFIA

21++ Cerita dewasa!!! Bijaklah memilih bacaan! "Aku... mencarimu untuk berterima kasih," ucap Luna pelan, hampir ragu. Luke baru mengangkat pandangan dan tatapannya turun, pelan, tidak sopan, seolah sedang menilai Luna. Merah gaunnya memotong hitamnya ruangan seperti luka yang belum menutup. "Berterima kasih?" tanya Luke, suaranya berat. Luna menggenggam jemarinya sendiri, caranya berdiri terlalu lurus dan kaku. Tidak ada senyum dan tidak mendekati Luke. Ia seperti seseorang yang datang ke ruang pengadilan. "Ya. Berterima kasih karena akhirnya aku mendapatkannya dan semua itu tidak akan terjadi jika bukan karena kamu," ucapnya hampir parau. Luke menyandarkan punggungnya ke sofa. Satu kakinya bergeser, memberi ruang kosong di sampingnya—gerakan kecil, hampir tak terlihat, tapi penuh makna. Sementara bibirnya mengulas senyum licik yang sangat samar. "Terima kasih tidak membutuhkan gaun seperti itu," ucapnya datar. Merah gaun itu bukan sebagai godaan yang ia minta, tapi sebagai tanda Luna tidak sedang bermain melainkan sedang belajar berjalan di wilayah yang salah. Dan Luke tahu—perempuan di hadapannya belum menjadi monster, tapi sudah berhenti menjadi korban. "Namun, kau datang sendiri, dengan warna yang sangat berani. Di duniaku, ini disebut undangan," lanjut Luke dengan tenang.
Romansa
109.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Bagi Jihan Selaras, dunia adalah deretan nada yang harus harmoni. Namun, harmoninya selalu rusak oleh satu nama: Jagad Rayyan. Cowok ambisius, Ketua OSIS, kapten basket, dan si peringkat pertama yang hanya menyisakan angka 0,2 di atas nilai Jihan. Bagi Jihan, Jagad adalah rival yang harus dikalahkan. Bagi Jagad Rayyan, menjadi nomor satu bukanlah pilihan, melainkan tuntutan. Di balik ban lengan OSIS dan sorak-sorai di lapangan basket, Jagad hidup dalam ruang hampa yang didikte oleh ekspektasi ayahnya. Baginya, Jihan bukan sekadar rival, tapi satu-satunya orang yang berani menatap matanya tanpa rasa takut. Saat Jagad memangkas anggaran ruang musik demi lapangan futsal, genderang perang ditabuh. Jihan tidak tinggal diam. Namun, di antara debat panas di ruang OSIS dan latihan hingga larut malam di sekolah, mereka menemukan retakan di balik topeng masing-masing. Jagad yang kesepian di puncak, dan Jihan yang berjuang demi harga diri. Di antara denting piano dan pantulan bola basket, apakah dua dunia yang saling bertabrakan ini bisa menciptakan satu harmoni yang sama? Atau mereka selamanya akan menjadi garis paralel yang bersaing tanpa pernah bisa bersatu?
Romansa
252 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
No Cerai No Pisah!

No Cerai No Pisah!

Devon menyodorkan surat cerai tepat ke depan muka Rosa. Pria itu tak terlihat main-main. Pada akhirnya pernikahan yang mereka lalui tidak berhasil meskipun Rosa sudah mencoba sebisanya. Rosa menginginkan Devon. Sangat membutuhkan kekuasaan keluarga Wijaya yang berada di genggaman Devon. Dia tak bisa pergi, tak akan mau. Ketika Rosa tengah memutar otak untuk menunda perceraian ini, tiba-tiba saja petir menyambar Devon secepat kilat! "Ja-jangan mati!!!! Ambulans! Tolong, siapa saja panggil ambulans!" jerit Rosa dengan derai air mata bercucuran. Sementara itu, Devon bergeming di tempatnya. Asap-asap hitam mengepul keluar dari sekujur tubuh dan perickan listrik seperti melompat-lompat di atasnya. Namun bukan itu yang penting. Sebuah suara melengking yang pria itu kenal jelas, merasuki kepalanya dengan kurang ajar. Devon bisa mendengar suara isi pikiran Rosa tanpa sepengetahuan wanita itu. Dan darahnya dibuat mendidih. 'Siapa bilang laki-laki ganteng di dunia ini cuma Devon? Cuih! Manusia macam dia mending bertapa di gunung jadi biksu. Percuma dikasih istri secantik aku kalo matanya nggak dipake,' ujar Rosa dalam hati. Gigi Devon bergemeletuk menahan amarah. "ROSA!!"
Urban
103.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Gairah Suami Pengganti

Gairah Suami Pengganti

Sebastian mengusap peluh yang membasahi keningnya, ia seperti belum mempercayai kejadian yang baru saja terjadi. Laki-laki yang seharusnya menikah dengan Angela, wanita yang kini menjadi istrinya, meninggal dunia secara mendadak tepat sepuluh menit sebelum pernikahan dilangsungkan. Saat telinganya menangkap suara tangisan beberapa orang disekitarnya, pandangan matanya dipaksa menjejalkan kenyataan pahit yang harus ia terima. Ya, dia hanyalah solusi terdesak dari kekacauan yang telah Semesta lakukan. Janji memutar hidup Sebastian 180 derajat. Tiba-tiba dia harus menikahi Angela, kekasih dari adik sepupunya sendiri. Sialnya! Wanita mana pula yang akan berbahagia ketika calon suaminya meninggal secara tiba-tiba dan ia harus menikahi Kakak sepupunya? Terlebih lagi, Sebastian sadar, Angela sangat membencinya akibat kejadian masa lalu yang pernah Sebastian lakukan. Ketenangan dan jejak masa lalu yang dimunculkan Sebastian, membuat Angela mencurigai bahwa Sebastian adalah dalang di balik kematian Garvin yang begitu tiba-tiba. Sutuasi makin rumit saat Angela juga terseret dalam rencana pembunuhan oleh beberapa musuh yang tidak diketahui oleh dirinya. Dalam situasi tersebut, akankah Sebastian bisa membuat Angela mencintainya? Atau malah Angela yang akhirnya malah jatuh ke dalam pada pesona dingin seorang Sebastian?
Romansa
9.822.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Skandal Dengan Boss

Skandal Dengan Boss

AREA DEWASA (21+) Akan ada adegan mes*m. Harap yang di bawah umur di skip. "Kamu tidur dengannya?" "Tentu, dia kekasihku. Aku mencintainya." "Kamu hanya mencintaiku, Al." "Itu dulu, sebelum kamu yang berkhianat dan tidur dengan pria lain." "Apakah seleramu jadi serendah itu pada seorang jalang, Alvaro?" Pria itu malah tersenyum mendengar ucapan dari wanita yang berdiri di depan meja kerjanya. Sembari memutar kursi kerjanya, Alvaro kemudian berdiri. Melangkahkan kaki mendekat ke arah wanita yang baru saja mengatakan hal yang dibencinya. Apalagi sialan ini menghina kekasihnya Alvaro. Ia mendekatkan wajahnya ke samping wanita itu dan berkata. "Setidaknya dia masih perawan saat kusentuh. Aku memastikan dia akan jadi istriku dan aku mencintainya. Dia mencintaiku juga, tidak pernah melakukan itu dengan pria lain. Dia tidur denganku, tapi aku melakukannya atas dasar cinta dan menjadikan dia ratu di hidupku. Tidak sepertimu, yang merasa suci. Tapi tidur dengan pria lain saat memiliki pasangan." Alvaro meninggalkan wanita yang bertubuh langsing di ruangannya, tidak peduli dengan hinaan-hinaan yang dilontarkan. Yang jelas Alvaro tidak akan pernah meninggalkan wanita yang telah dicintainya.
Romansa
6.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
67891011
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status