Anneth
Karena bukunya sangat bejibun, perpustakaan ini sampai mempunyai gudang buku untuk menyimpan buku-buku yang sudah terlampau lama, tersisihkan dengan buku-buku yang baru diterbitkan.
Anneth menduduki salah satu bangku kosong yang letaknya menghadap dinding, sengaja ia pilih berada di bangku itu agar bisa lebih berkonsentrasi. Diatas mejanya sudah ada tiga buah buku perpustakaan, binder dan kotak peralatan tulis. Dengan memusatkan perhatian, ia mulai mengerjakan tugas yang diberikan sang dosen dengan seksama. Kemudian, sorot lembut matanya teralihkan sejenak pada benda mungil yang melingkar di jari tengahnya. Sebuah cincin emas ditaburi batu-batu permata kecil yang membentuk pola hati terlihat
Hot Chapters