Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ann The Innocent

Ann The Innocent

Sedangkan Ann langsung menutup handphonenya lalu turun dari mobil dan melangkah mengikuti Erick memasuki bangunan tersebut. *** -Dua Tahun Kemudian- Gadis manis dengan rambut kecoklatan terurai panjang sedang santai di balkoni rumah bertingkat dua sambil menikmati secangkir susu coklat hangat serta di sampingnya ada pie apple juga tumpukan buku. Akan tetapi wajahnya nampak muram dan terlihat kesal. Di bibirnya terulas senyuman menawan ketika pandangannya melihat ke arah gadis kecil berseragam rok kota-kotak hitam merah serta kaos hitam berkerah. "Sayang, nanti sepulang sekolah langsung pulang ya! Kakak siang ini harus ke Amerika." Ucap lembut dari gadis manis berambut coklat ini. Tiada lain
1019.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 590 Beses bilang annaliese
Read
+Library
Adinda

Adinda

Masih kesal dengan sikap sang putri, si ibu pergi ke teras rumah menemui Pak Anjas. “Yah, itu lihat anak gadis kita. Dia semakin aneh makin lama,” keluh sang ibu dengan duduk di sebelah suaminya. “Apa sih kamu. Ngomel terus kerjaannya,” sahut Pak Anjas seraya menyeruput kopinya. “Itu Adinda makin lama, makin berubah tingkah lakunya.” “Mungkin lagi di fase perubahan hormon dari remaja menuju dewasa.”
1018.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 452 Beses bilang annaliese
Ipakita ang mga Review (41)
Read
+Library
Adiarizki
Soalnya bagiku, kalian yang setia mengikuti ceritaku adalah yang terspesial jadi aku juga enggak mau panggil kalian semua dengan sebutan yang monoton. Maunya juga beda dari yang lain dan spesial, hehehe. Sudah dulu, ah! Kebanyakan bacot jadinya Autoa, kebablasan terus, wkwkkwkwk.
Kejora Bersinar
Terima kasih sudah menghadirkan cerita yang berbeda, Toa.🙏💗💗 Kalau selama ini aku baca kisah CEO/Molioner. Orang kayalah inti nya, talernyata sama Autoa kehidupan sederhana jadi cerita yang menarik dan enak dibaca.❤❤❤🤗
Basahin ang Lahat ng Review
Lusia

Lusia

tanya wanita itu. Lusia tak urung menjawab, ia masih larut dalam keterkejutannya. Sampai akhirnya ia tersadar, Lusia hanya mengangguk pelan. Wanita itu menatap Lusia dengan pandangan teduh namun wajah yang minim ekspresi. “Nama saya Emma, saya yang akan mengurus keperluan anda selama ada di sini.” Tuturnya, perkenalan yang sangat singkat dan jelas.
Sikat na Kabanata
106.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 226 Beses bilang annaliese
Read
+Library
Karrie Karina

Karrie Karina

tanya Rani. Karina menautkan alis, tak mengerti maksud dari kata 'aneh-aneh' pada pertanyaan Rani. Tubuhnya dicondongkan, mengambil snack Fanny lalu mencolek dengan saus tomat. Fanny sempat mendengus kesal. "Aneh maksudnya?" tanya gadis berambut panjang itu. "Itu lho Kar, tikus mati? Atau hal menjijikkan lainnya."
102.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang annaliese
Read
+Library
Dongeng Zanna

Dongeng Zanna

Merasakan remasan-remasan dari jemari Marcelia, membuat Zanna terhuyung menghampirinya, meminta lebih dari sekedar itu, ia memicingkan matanya dengan mulut sedikit terbuka, sangat seksi dan menggoda. Marcelia yang masih punya kesadaran tinggi karena tubuhnya resisten terhadap alkohol, merentangkan kedua tangan untuk merengkuh Zanna. Ia memeluk gadis itu sebentar lalu melepaskannya. Kedua tangan Marcelia meraih gemas kepala Zanna dan memposisikannya sedemikian rupa hingga ia bisa memagut bibir ranum Zanna beberapa kali sebelum akhirnya tenggelam dalam panasnya permainan french kiss mereka.
105.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 108 Beses bilang annaliese
Read
+Library
AJISEKA

AJISEKA

wanita itu tidak perduli Ajiseka meringis kesakitan saat tangannya menarik paksa lengan Ajiseka. Brugh! “Aduh!” Ajiseka meringis dan mengaduh manakala wanita itu menghempaskan tubuhnya begitu saja di atas rerumputan. “Jelaskan siapa Kau, Lelembut kecil aneh! Kenapa kau semudah itu.” “Cukup!” sela Ajiseka manakala dirinya di sebut Lelembut aneh oleh Tirtawani. “Namaku Ajiseka! Dan aku bukan Lelembut aneh seperti yang kau ucapkan!” ucap kesal Ajiseka.
9.53.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 88 Beses bilang annaliese
Read
+Library
APRILISYA

APRILISYA

tanya April. “Calon tunangan kamu sekolah disana juga, bahkan pemiliknya sayang,” jawab Oma. Aprilisya Queen Admiral. Biasa dipanggil April, terkadang Queen. Anak dari Alex dan Nirina. Wanita cantik ini sangat pandai menyembunyikan perasaannya. Tidak satu pun orang tahu bagaimana perasaannya saat ini. Yang orang tahu dan lihat bahwa kehidupan April sempurna. Darah dari keluarga berada mengalir dalam tubuhnya. Hidupnya tak akan pernah mengalami kesulitan ekonomi.
102.7K viewsOn holdIdinagdag sa Library 91 Beses bilang annaliese
Read
+Library
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Dengan hati waspada, Azizah menutup bukunya, beralih kesumber suara yang terdengar semakin aneh dan kentara. Azizah pergi kedapur, dan mengintip keluar rumah guna memastikan siapa yang tengah menganggu konsentrasinya membaca buku. Namun, betapa terkejutnya gadis malang itu. Dia melihat sosok mahluk aneh tengah membalas tatapannya dibalik sela pintu dapur. Tatapan itu sungguh tajam, membuat Azizah ketakutan. Betapa tidak, bukan hanya tatapannya saja yang menjadikan bulu kuduk remaja itu merinding, tetapi warna mata yang merah, serta rambutnya yang menjulang panjang hingga ketanah. Jangan lupa ukuran tubuh kaki mahluk aneh itu. Terlihat tinggi, tapi kakinya tak sampai berpijak ketanah.
104.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 123 Beses bilang annaliese
Read
+Library
Mengejar Cinta Alisa

Mengejar Cinta Alisa

Tatapan wanita tomboy itu seolah meremehkan perilaku Renata yang dicap paling cantik di sekolah itu. Renata sangat kesal, terhadap wanita yang sangat berani menghinanya. Namun, Renata tak memiliki keberanian melawan seorang Alisa, yang terkenal jago akan bela diri. Renata tak ingin lebih jauh berurusan dengan Alisa. Bisa repot nanti bila berurusan dengan wanita tomboy itu. Renata akhirnya memilih pergi tanpa mengucapkan apapun.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 100 Beses bilang annaliese
Read
+Library
Pengantin Hening Dari Pangeran Licano

Pengantin Hening Dari Pangeran Licano

Dahlia selalu berisik, selalu tampil, putus asa untuk mendapatkan perhatian yang bukan miliknya. Tapi Annalize? Dia adalah orang yang pendiam. Orang yang tinggal di balik tirai, tidak diperhatikan, kecuali oleh saya. Aku melihatnya. Aku selalu melihatnya. Dan aku.. bodoh bahwa aku.. menunggu. Saya pikir waktu akan menunggu saya juga.
294 viewsOngoingIdinagdag sa Library 6 Beses bilang annaliese
Read
+Library
PREV
123456
...
10

Mga Madalas Itanong

Awalnya aku nggak expect banyak dari 'All About Anna', tapi ternyata ceritanya cukup menarik buat diikuti. Film ini ngangkat kisah Anna, cewek muda yang baru pindah ke Kopenhagen buat ngejar impian jadi penari. Awalnya dia keliatan kuat dan independen, tapi perlahan-lahan kita liat sisi rentannya, terutama pas dia ketemu lagi sama mantan kekasihnya, Johan. Chemistry mereka masih kerasa banget, dan itu bikin konfliknya jadi lebih dalem.

Yang bikin beda dari film ini adalah cara mereka ngemas tema dewasa dengan porsi yang pas. Nggak cuma tentang hubungan fisik, tapi juga tentang emosi dan konsekuensi dari pilihan Anna. Adegan-adegan intimnya disajikan dengan artistik, nggak asal vulgar, jadi tetep nyaman buat ditonton. Plot twist di akhir juga bikin ngejut, karena Anna ternyata harus ngambil keputusan yang nggak gampang antara passion-nya sebagai penari sama perasaannya ke Johan. Endingnya nggak cliché, lebih realistis, dan itu justru bikin film ini lebih memorable di kepala.

I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status