Hayu
Hayu memutar bola mata malas, “Sekalian saja, biar enggak usah membersihkan tangan saya, Pak. Kalau air liur bapak benar-benar mahal, sebaiknya Bapak tidak usah bekerja, tapi kumpulkan saja air liur Bapak, lanjutkan dengan menjualnya. Niscaya Bapak akan kaya tujuh turunan, tujuh belokan, tujuh undakan, tanpa harus bekerja keras.”
Candra tertawa terbahak mendengarnya, “Kalau aku tidak bekerja, kamu juga tidak akan bekerja, Hayu. Memang kamu kerja sama siapa?”
“Sama Bapak.”
“Nah, itu tahu. Masa kamu jadi sekretaris tanpa atasan, kan nggak mungkin.”
“Atasan saya banyak Pak, dirumah. Saya masukkan ke dalam lemari pakaian saya, bapak mau lihat?” tanyanya absurd.
Hot Chapters