Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir
“Sekarang gedung ini menjadi salah satu pusat seni pertunjukan yang paling aktif di kota ini. Balet, konser musik, teater, sampai pameran lukisan kontemporer… semua pernah digelar di sini.”
Ia melirik Elara sambil tersenyum tipis, menduga perempuan itu bagian dari kalangan atas dan menjalin relasi dengannya bisa sangat menguntungkan.
“Hari ini adalah momen langka, pertunjukan privat yang menghadirkan pebalet internasional, Chloe.”
Elara menoleh cepat ke arah Anya, keningnya berkerut samar. “Tante Chloe?” bisiknya.