Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Kami semua tidak boleh menyepelekan penyakit itu karena memang benar adanya. Abang menceritakan masa kritisnya, di mana ada satu pelajaran di sana, kalau dia sangat takut meninggal dalam keadaan tidak mengucapkan syahadat. “Nyawa kita ada dalam genggaman Allah. Tak tua, tak muda, semua orang bisa mati. And then, kesuksesan di dunia ini adalah meninggal dengan husnul khatimah, dengan mengucap laa ilaha illallah saat sakaratul maut. Abang takut sangat, bila meninggal malah ingat harta, pekerjaan, istri, anak. Macam tu, maka, kita harus ingat Allah di setiap waktu. Hidup tak lama, mungkin tinggal beberapa tahun lagi. Tapi akhirat selamanya.” Dia melirik Azka. Mengusap punggung anak itu. “Ya?”
9.781.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

"Kamu pasang ekspresi seperti itu untuk siapa? Harlem, aku memperlihatkan ini bukan supaya kamu melakukan sesuatu demi Olive. Aku hanya ingin memberitahumu, Olive benar-benar sudah tiada. Orang yang telah meninggal biarlah beristirahat dengan tenang. Aku nggak ingin setelah mati pun dia masih dihina dan difitnah oleh kalian." "Urusan pemakamannya akan kutangani. Mulai sekarang, kalian menempuh jalan sendiri dan nggak akan pernah bertemu lagi."
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Catatan Detektif Kematian

Catatan Detektif Kematian

lanjut pria tua itu. Ervin mengernyitkan dahinya, mencoba untuk mencerna seluruh informasi yang baru saja ia dapatkan. "Aku pernah mendengar desas desus mengenai pembantaian lima puluh gadis itu, namun tidak ada siapapun yang mau membahasnya, aku tidak mengerti mengapa."
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
ANAK TUKANG CUCI PIRING

ANAK TUKANG CUCI PIRING

Perdebatan itu tetiba terhenti saat suara speaker masjid menyala, aku sendiri langsung memasang telinga. “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Berita duka cita, telah berpulang ke rahmatullah, Bu Ayu binti Haji Ma’ruf, di Rumah Sakit Cijati, pukul enam belas tiga puluh tujuh menit ….” Suasana semakin senyap, aku sendiri tak menyangka jika ajian yang kutujukan pada Imas ternyata mengenai mertuanya sendiri.
1060.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Kakak Ipar, Mari Kita Bercerai!

Kakak Ipar, Mari Kita Bercerai!

Akan lebih baik untuk menghindari dosa dibandingkan dengan menghindari kematian, karena sama saja dengan menghindari panggilan-Nya. Dengan mendengar khutbah ini, semoga kalian semua mengerti makna kematian, hendaknya kita bisa mengambil pelajaran bahwa kematian bukanlah akhir dari kehidupan, melainkan hanya sebagai perubahan dimensi, yaitu dimensi dunia yang fana dan dimensi akhir yang abadi. Demikian yang bisa saya sampaikan. Terima kasih." "Selanjutnya, proses pemakaman."
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat

Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat

Dari satu mulut ke mulut lainnya hingga kabar itu begitu cepat menyebar. "Astaghfirullah ngeri ya, Bang." Lia bergidik ngeri membayangkan semua itu. "Iya, makanya kita sebagai umat muslim harus berusaha untuk selalu melakukan hal-hal yang baik sebisa mungkin hindari hal yang di larang agama. Kematian bisa terjadi kapan saja buat siapapun termasuk pada kita. Waktu, hari, jam, menit, detik, semua itu sudah tercatat sebelum kita lahir. Mungkin emang umur Rendi yang pendek, kalau pun dia enggak ikut jalan sehat atau naik ke atas soun di jam itu dia akan meninggal. Entah dia sedang sholat, entah sedang makan, entah sedang mandi atau pun sedang berzin4. Dia akan tetap meninggal, kalau hari ini ya
9.437.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Dia juga melemparkan tangan Satria yang diletakkan di punggungnya, dengan mata merah dan basah penuh kebencian. Tetapi, anakku, bukankah kamu paling benci jika aku ikut campur dalam hidupmu? Bukankah kamu selalu merasa aku seperti orang gila, dan berharap aku berada sejauh mungkin darimu? Kenapa kamu, yang begitu menginginkan kematianku, malah jadi begini setelah keinginan itu menjadi kenyataan? Mertuaku duduk di samping dengan rasa bersalah. "Aku juga nggak tahu, penyakit ini bisa membuatnya meninggal begitu saja ...."
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher (Divina Futuri)

sontak Herrscher tiba – tiba. “Itu akan terjadi karena jurnalis itu akan mati tahun ini,” balas Death. “Bagaimana kau bisa tahu? Oh iya aku lupa. Kau dewa kematian, tentu kau tahu kapan orang – orang mati.” “Tidak juga, untuk soal itu, aku hanya tinggal menunggu daun dari pohon Sidrat jatuh. Karena di daun itulah nama makhluk hidup tertulis.”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Madu Untuk Suamiku

Madu Untuk Suamiku

Farhan datang bersama salah seorang warga yang mengurus pemakaman. Kiyada terdiam beberapa detik. Di saat seperti ini ia harus bisa berpikir cepat, sebab ia lah satu-satunya harapan sang ibu. Pada suatu kesempatan Ustaz Subhan pernah memberi keterangan, bahwa tidak baik membiarkan mayit terlalu lama. Lebih cepat dimakamkan akan lebih baik.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Tilasmat

Tilasmat

“Hus, siapa bilang seperti itu, memang sudah qadarullah-nya Mamah meninggal diusia segitu. Jangan bicara seperti itu, takut nanti jatuhnya murtad ucapan. Semua yang meninggal atas kehendak Allah. Masalah umur, di mana kita akan meninggal, bagaimana keadaan kita ketika meninggal, lalu dengan jalan apa kita meninggal, sudah diatur oleh Allah. Jadi, jangan pernah berkata seperti itu lagi, Nyimas.” Aku pun langsung mengucap istigfar beberapa saat setelah mendengar penuturan Abah. Karena pemahaman agama yang begitu minim, sampai lupa fakta bahwa hidup dan mati seseorang sudah diatur Allah. Tidak ada yang namanya mati karena terpaksa atau apa pun yang sering orang katakan. Memang sudah jatah umur
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status