Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

“Insya Allah ayat ini juga dapat menambah keteguhan iman kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Apabila ajal kita akan tiba, kita tidak akan dapat membaca dua ayat ini. Walaupun sebelum ini kita sudah biasa membaca dan mengamalkannya. Itu merupakan salah satu petunjuk bahwa ajal kita sudah semakin dekat. Inilah salah satu pertanda yang Allah beri pada hambanya yang mengamalkan surat at Taubah ayat 128-129.” Aku manggut-manggut. Ini benar-benar pengetahuan baru bagiku. “Jadi tolong diingat-ingat. Jika nanti Panjenengan sudah mengamalkan ayat ini secara rutin dan hafal, kemudian kok tiba-tiba tidak bisa membacanya dan lupa, itu pertanda malaikat maut akan mencabut nyawa kita.” Astaghfirullah …
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 807 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Istri Bayangan

Istri Bayangan

ucap ustadz Rahmat mau mulai acara do'a bersama atau tahlilan untuk Hendro. "Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh," jawab semua orang yang hadir di ruangan itu. “Kematian adalah salah satu hal yang pasti akan dihadapi oleh manusia. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW berpesan, “Perbanyaklah kalian dalam mengingat penghancur segala kelezatan dunia, yaitu kematian,” (HR at-Tirmidzi). Jika kita ingat mati, maka hilanglah rasa ingin memilii terhadap harta atau keduniawian.” Ucap Ustad Faisal.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Menghadapi Kematian di Depan Mata

Menghadapi Kematian di Depan Mata

"Walaupun kamu pasti mati, pelakunya adalah pemabuk itu. Aku? Aku cuma seorang bibi yang sayang sama keponakannya. Apa hubungannya sama aku?" "Kematianmu cuma kecelakaan. Salahmu sendiri terlalu manja. Kalau ingin menyalahkan seseorang, salahkan dirimu yang nggak tahan sakit sampai minta obat pereda nyeri! Setelah kamu mati, rumah ini sepenuhnya milik Hilda! Nggak ada lagi yang menghalanginya!" Bibiku benar-benar ingin membunuhku demi Hilda! Dia bahkan berani mengatakannya dengan terang-terangan! Aku menatapnya dengan terkejut.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam: Melahirkan Pewaris Untuk Suami Kontrak

Cinta Satu Malam: Melahirkan Pewaris Untuk Suami Kontrak

"Kedengarannya seperti kamu pernah kehilangan seseorang." Irish menarik napas dalam-dalam. "Pernah. Itu terjadi sangat cepat. Semuanya baik-baik saja, tapi hari berikutnya ... semuanya berakhir. Orang itu sudah nggak ada lagi. Dan saat itulah kamu menyadari seburuk apa pun masalah lain, semuanya masih bisa dihadapi." "Hanya kematian yang nggak bisa. Kematian datang tanpa peringatan, ketika kamu paling nggak mengharapkannya."
816 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Kematian yang Diharapankan Suamiku

Kematian yang Diharapankan Suamiku

kataku dengan pelan, lalu mulai menceritakan masa laluku pada Haris. "Aku benar-benar nggak mengerti .... Mereka begitu membenciku dan bahkan mau bunuh anakku, tapi mereka malah mencariku dengan gila setelah aku mati. Sungguh ironis," tambahku. Haris berkata dengan dingin, "Mereka harusnya sudah tahu adikmu sudah menipu mereka. Mereka menemukan pelampiasan emosi, sekarang mereka cari alasan untuk kesalahan mereka sendiri. Kalau anakmu mati dan adikmu hidup, mereka justru nggak akan bereaksi seperti ini. Karena untuk menyelamatkan nyawa, wajar saja satu nyawa ditukar dengan satu nyawa."
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
TERNYATA SUAMIKU PETANI KAYA RAYA

TERNYATA SUAMIKU PETANI KAYA RAYA

"Lihat Bunda untuk yang terakhir kalinya. Kamu harus kuat!" Hafsah menatap Biru cukup lama sebelum akhirnya ia mengangguk patuh. "Sesakit ini ya, Mas," ucap Hafsah lirih. "Kematian adalah takdir yang tidak bisa kita ubah, Sayang." Hafsah berjalan bersisian dengan Biru dan Bu Rania. Tepat di depan makam Ranti, seorang pria mendekat dan berkata, "Hapus air matamu jika tidak ingin Bunda sedih di dalam sana."
9.7399.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.6K kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Hasrat yang Mematikan

Hasrat yang Mematikan

Aku sudah lama mengalami frustrasi seksual hingga hormonku tidak seimbang. Jadi aku pergi ke salon pijat yang direkomendasikan temanku, berharap bisa sepenuhnya menyembuhkan kekosongan fisikku. Ketika tangan besar dan panas tukang pijat pria muda dan berotot itu menyentuh tubuhku, aku merasakan hasrat yang lebih membara di dalam diriku, mengancam untuk menghancurkan akal sehatku.
20.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 547 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Kerayon patah

Kerayon patah

Allah Subhanahu W* Ta'ala berfirman: كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَاِ نَّمَا تُوَفَّوْنَ اُجُوْرَكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّا رِ وَاُ دْخِلَ الْجَـنَّةَ فَقَدْ فَا زَ  ۗ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَاۤ اِلَّا مَتَا عُ الْغُرُوْرِ "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah d iberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 185)
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
BIARKAN AKU PERGI KETIKA DIRIMU MENDUA

BIARKAN AKU PERGI KETIKA DIRIMU MENDUA

“Cukuplah kematian itu sebagai nasehat.” Artinya bahwa kematian sebenarnya sudahlah cukup menjadi nasehat agar manusia selalu ingat dan beribadah kepada Allah SWT, agar manusia menjauhi segala macam bentuk kemaksiatan.
9.7377.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.8K kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Falling in love Letnan

Falling in love Letnan

Hingga kegelapan menyelimuti penglihatan Dita selamanya. Dita meninggal dunia. Tangis Hasan semakin menjadi, dia harus kembali berduka. “Ibu,” lirihnya. Tangisan pilu terdengar dari kamar Dita. Hanifah dan kedua anaknya berlari menuju kamar mertuanya. Mereka berhenti di depan pitu yang terbuka, menyaksikan suaminya yang menangis
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai hadits mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status