Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cintaku Adalah Cinta Pertama Kakakku

Cintaku Adalah Cinta Pertama Kakakku

Aku dan sahabat terbaik kakakku, Revano, sudah berpacaran tiga tahun, tetapi dia tidak pernah mau mengumumkan hubungan kami. Namun, aku tidak pernah meragukan cintanya padaku. Bagaimanapun, dia pernah punya 99 pacar, tetapi dia tidak lagi melirik perempuan lain sejak bersamaku. Bahkan ketika aku hanya sedikit masuk angin, dia akan langsung meninggalkan proyek bernilai puluhan miliaran dan terbang pulang. Sampai hari ulang tahunku, aku hendak memberi tahu Revano bahwa aku hamil. Namun, untuk pertama kalinya dia lupa hari ulang tahunku dan menghilang tanpa jejak. Pembantu memberitahuku bahwa dia pergi menjemput seseorang yang sangat penting dari luar negeri. Aku bergegas ke bandara dan melihat dia memegang sebuket bunga. Wajahnya penuh rasa gugup karena menunggu seorang gadis, gadis yang wajahnya sangat mirip denganku. Belakangan, kakakku memberitahuku bahwa dia adalah cinta pertama Revano, seseorang yang tak bisa dia lupakan seumur hidup. Revano pernah memutus hubungan dengan orang tuanya demi perempuan itu. Setelah dirinya dicampakkan, Revano hancur, hampir gila, dan mencari 99 pengganti yang mirip dengan wanita itu untuk menghabiskan hari-harinya. Saat kakakku berkata begitu, nada suaranya penuh kekaguman pada besarnya cinta Revano. Dia tidak tahu bahwa adik perempuan yang dia sayangi setengah mati, adalah salah satu dari pengganti itu. Aku menatap pasangan itu sangat lama, lalu tanpa ragu kembali ke rumah sakit. "Dokter, anak ini ... aku nggak menginginkannya lagi."
13.6K viewsCompletedAdded to Library 476 Times as hak angin jendela
Read
+Library
Hadiah Ulang Tahun untuk Wanita Lain

Hadiah Ulang Tahun untuk Wanita Lain

Hari itu adalah hari ulang tahunku. Kupikir, Andre akan menemaniku ke pantai untuk menonton kembang api. Tapi, pacarku itu malah membawa wanita lain dan anak wanita itu. "Keisya repot bawa anak, tolong pengertian." "Dia nggak tahu jalan dan bawa barang banyak, jadi aku mau antar mereka ke hotel duluan." Dia mengatakannya dengan enteng, seolah sedang menjelaskan masalah sepele. Kelembutan itulah yang membuat kemarahanku tampak berlebihan dan tanpa alasan. Dia membantu mereka masuk ke dalam mobil dan memasangkan sabuk pengaman untuk anak itu. Lalu dia tersenyum dan berkata kepadaku, "Aku nggak lama pasti balik lagi, jangan mikir macam-macam." Aku berdiri di pinggir jalan, menyaksikan mereka pergi seakan-akan mereka satu keluarga sempurna. Malam tiba. Angin laut terasa sangat dingin hingga menusuk tulang. Aku masih menunggu, sampai aku melihat video di akun Keisya. Andre menggendong anak Keisya sambil menonton pertunjukan kembang api di pantai. Pertunjukan itu adalah kejutan yang aku rencanakan sendiri untuk ulang tahunku. Isi komentar di bawahnya senada. [Mereka pasangan yang serasi, keluarga kecil yang bahagia.] Seseorang bertanya padanya kenapa dia tidak menjemputku. Dia tersenyum dan berkata, "Viona pengertian. Dia nggak mungkin marah." Pada saat itu, kue ulang tahunku sudah meleleh seluruhnya. Ternyata, dia bukannya tidak punya hati. Dia hanya terlalu yakin bahwa aku akan terus menunggu selamanya. Tapi, hati yang terlalu lama diabaikan pasti akan menjadi dingin. Ombak menghantam pantai. Menghancurkan ilusi terakhirku. Kali ini, aku tidak akan menunggunya kembali.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as hak angin jendela
Read
+Library
DI BAWAH PENGARUH MANTRA

DI BAWAH PENGARUH MANTRA

Eti Rihana
Selama bertahun-tahun Nana tidak menyadari bahwa dia dalam pengaruh santet. Hingga suatu hari temannya, Yuli yang pertama kali memberitahu bahwa dirinya diikuti oleh mahluk ghaib yang memiliki kekuatan cukup besar. Mahluk itu sudah cukup lama mengikuti Nana. Ayu, adik kandung sendirinya dan juga temannya juga mengatakan hal yang sama. Tapi Nana mengabaikannya. Tujuh tahun berselang, Nana bertemu Intan seorang Indigo. Intan mampu berkomunikasi dengan mahluk ghaib yang mengikuti Nana. Intan bilang jika si mahluk ghaib itu senang karena kali ini Nana memberi perhatian akan keberadaannya. Nana menolak untuk pergi ke orang pintar, dan memilih bergabung dengan kelas meditasi tapa brata 12 hari. Pada hari kedua meditasi, Nana mendapat serangan tak kasat mata. Kepalanya bagai dipukuli dengan godam dari berbagai penjuru. Beruntung, Nana mampu bertahan walau dengan menahan kesakitan yang luar biasa. Selang beberapa hari, Nana kembali mendapatkan serangan kasat mata. Serangan kali ini lebih dasyat dari serangan pertama. Beruntung, sesi konsultasi dengan Gurunya tiba. Sang Guru mengatakan bahwa mahluk itu dikirim oleh sesorang karena faktor sakit hati. Mantranya ditanam di tulang. Itulah yang menjelaskan mengapa kekuatan mahluk itu sangat kuat. Dengan dibantu oleh Sang Guru, Nana mulai proses pelepasan mantra santet dan mahluk ghaib yang sangat menguras tenaga dan mental Nana. Ngeri, jijik, pasrah dan rasa sakit campur aduk menjadi satu. Sementara hujan badai dengan angin menderu serta gelegar halilintar mengiringi proses itu.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as hak angin jendela
Read
+Library
Pernikahan yang Tak Pernah Terpilih

Pernikahan yang Tak Pernah Terpilih

Keluarga Mafia Kane memiliki aturan leluhur yang cukup longgar. Sebelum menikah, setiap ahli waris memiliki satu kesempatan untuk mengundi. Jika mendapat undian keberuntungan, mereka dapat memilih pasangan mereka sendiri, tanpa harus mengikuti perjodohan keluarga. Xavier mendapat undian kurang beruntung selama lima tahun berturut-turut. Aku sudah menjalin hubungan dengannya selama tujuh tahun, tetapi masih belum bisa menikah dengannya. Di tahun keenam ini, aku malah mendengar percakapannya dengan tangan kanannya. "Bos, kamu dapat undian keberuntungan lagi." Suara Xavier terdengar lebih dingin dari biasanya. "Ubah jadi undian kurang beruntung seperti dulu." Tangan kanannya merasa ragu dan memberi nasihat, "Bos, kamu sudah ubah undian keberuntungan menjadi undian kurang beruntung selama lima tahun berturut-turut. Kamu nggak takut Celia akan pergi? Celia itu gadis tercantik di Nepilo. Orang yang kejar dia nggak terhitung jumlahnya!" Xavier menyahut dengan percaya diri, "Nggak. Celia sangat mencintaiku. Dia nggak akan menikah dengan orang lain! Ayah Lyra meninggal saat menyelamatkanku. Lyra mau aku menemaninya selama lima tahun. Setelah tahun ini, aku akan berikan Celia pernikahan yang megah sebagai kompensasi." Secercah harapan terakhirku lenyap setelah mendengar kata-kata itu. Xavier mungkin tidak tahu bahwa Keluarga Kane memiliki satu aturan leluhur terakhir. Jika gagal mendapatkan undian keberuntungan enam kali, ahli waris itu akan kehilangan hak untuk memilih pasangan hidupnya sendiri. Sementara itu, aku akan segera menikah dengan orang lain.
5.1K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as hak angin jendela
Read
+Library
Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Dokter mengatakan, tanpa terapi sel terbaru, aku hanya bisa hidup selama 72 jam. Namun, Tommy Harper memberikan satu-satunya kuota pengobatan itu kepada Anna Wilson. "Gagal ginjalnya lebih parah," ujar Tommy. Aku mengangguk, lalu menelan pil putih yang akan mempercepat kematianku. Dalam sisa waktu itu, aku melakukan banyak hal. Saat penandatanganan, tangan pengacara gemetar. "Saham senilai empat triliun ini, Anda benar-benar akan mengalihkan semuanya?" Aku menjawab, "Ya, berikan pada Anna." Putriku, Clarisa, tertawa bahagia dalam pelukan Anna. "Ibu Anna membelikanku gaun baru!" "Bagus sekali, nanti dengarkan perkataan Ibu Anna, ya," ujarku. Galeri seni yang kudirikan dengan tanganku sendiri, berganti nama menjadi milik Anna. "Kakak, kamu terlalu baik," ujarnya sambil menangis. Aku menjawab, "Kamu akan mengelolanya lebih baik dariku." Bahkan aku telah menyerahkan hak atas dana perwalian orang tuaku. Tommy akhirnya menampilkan senyuman tulus pertamanya selama bertahun-tahun. "Sofie, kamu sudah berubah. Kamu nggak lagi galak. Kamu yang seperti ini, sungguh cantik." Benar, aku yang sekarat ini akhirnya menjadi Sofie Barnes yang sempurna di mata mereka. Sofie yang patuh, dermawan, dan tidak pernah membantah. Hitungan mundur 72 jam telah dimulai. Aku sangat penasaran, ketika detak jantungku berhenti, apa yang akan mereka ingat tentangku? Apakah aku akan diingat sebagai istri baik yang akhirnya belajar melepaskan, atau sebagai seorang wanita yang menyelesaikan balas dendamnya dengan kematian?
21.9K viewsCompletedAdded to Library 787 Times as hak angin jendela
Read
+Library
Terjebak di Dimensi Lain

Terjebak di Dimensi Lain

Nabila
Jendela rumahku gemetar oleh kekuatan guntur yang bergemuruh di langit. Petir menyambar di kejauhan, menerangi malam. Dalam momen kecil itu, beberapa detik cahaya yang membutakan mata menampilkan sosok pria yang berdiri di luar jendelaku. Memperhatikanku. Selalu memperhatikanku. Aku menjalani rutinitas, seperti yang selalu kulakukan. Jantungku berdegup kencang dan berdetak tidak teratur, napasku menjadi dangkal, dan tangan-tanganku menjadi lembab. Tidak peduli berapa kali aku melihatnya, dia selalu menimbulkan reaksi yang sama dariku. Ketakutan, Dan kegembiraan. Aku tidak tahu mengapa hal itu membuatku merasa gembira. Ada yang salah dengan diriku. Tidak normal bagi panas cairan untuk mengalir dalam pembuluh darahku, meninggalkan sensasi terbakar di belakangnya. Tidak biasa bagi pikiranku untuk mulai merenung tentang hal-hal yang seharusnya tidak aku pikirkan. Apakah dia bisa melihatku sekarang? Mengenakan hanya atasan tipis, puting susuku menonjol melalui kain? Atau celana pendek yang kupakai yang hampir tidak menutupi pantatku? Apakah dia suka pemandangan ini? Tentu saja dia suka. Itulah mengapa dia memperhatikanku, bukan begitu? Itulah mengapa dia kembali setiap malam, semakin berani dengan tatapannya sementara aku diam-diam menantangnya. Berharap dia mendekat, sehingga aku punya alasan untuk menempelkan pisau ke lehernya. Sejujurnya, aku takut padanya. Sungguh takut. Tapi pria yang berdiri di luar jendelaku membuatku merasa seolah-olah aku duduk di dalam ruangan gelap, satu lampu menyala dari televisi di mana film horor diputar di layar. Itu sangat menakutkan, dan yang aku inginkan hanyalah bersembunyi, tetapi ada bagian dari diriku yang membuatku tetap diam, membuka diri pada ketakutan. Menemukan sensasi kecil dari situ. Sekarang kembali gelap, dan petir menyambar di daerah yang lebih jauh.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as hak angin jendela
Read
+Library
Pernikahan yang Tidak Pernah Dia Sadari

Pernikahan yang Tidak Pernah Dia Sadari

Sebuah video unik viral dalam satu malam. Di dalam video itu, di puncak gunung yang diselimuti kabut, pacarku, Adriel Mahendra, berlutut dengan satu lutut dan dengan ekspresi yang lembut. Di tengah sorak-sorai, cincin di jari perempuan itu berkilau yang menandai dirinya sebagai calon istri Keluarga Mahendra. Dalam hitungan jam, video itu menduduki puncak berbagai daftar tren. Orang-orang menyebutnya sebagai lamaran paling romantis tahun ini. Isabel Santoso kemudian menulis pesan di akun media sosialnya. [Aku sudah menunggu pernikahan ini begitu lama, dan akhirnya sekarang benar-benar terjadi! Terima kasih!] Kolom komentar langsung dipenuhi seruan antusias. [Pewaris keluarga mafia dan wanita biasa? Suka banget!] [Seperti cerita di novel.] [Aku iri banget.] Aku mendatangi pacarku untuk meminta penjelasan. Tapi bahkan sebelum aku sempat membuka mulut, aku mendengar suaranya berbicara dengan sahabat dekatnya di ruang kerja. "Emangnya aku punya pilihan lain?" kata Adriel dengan nada suaranya yang sedikit kesal. "Kalau aku tidak menikahinya, ayahnya akan menjualnya." Temannya ragu sejenak. "Tapi bagaimana dengan Karina? Dia sudah bersamamu bertahun-tahun. Apa kau tidak khawatir dia bisa hilang kendali?" Adriel tertawa, sama sekali tidak peduli. "Terus kenapa kalau dia marah? Karina dan aku sudah bersama selama enam tahun. Dia tidak akan pergi. Dia tidak mungkin pergi." Hampir seluruh tubuhku terasa membeku saat itu. Sebulan kemudian. Aku menikah dengan pria lain di hari yang sama ketika Adriel dan Isabel menikah. Rombongan pernikahan kami bertemu di pusat kota. Sesuai adat, kami bertukar buket bunga di antara dua mobil pengantin yang saling berpapasan, dan jendela kami turun bersamaan. Saat itulah Adriel melihatku. Aku mengenakan gaun pengantin putih dan bukan bersamanya, tapi di dalam pelukan pria lain. Setelah bertahun-tahun mengenal Adriel Mahendra, wajah tenangnya yang selalu sempurna akhirnya retak untuk pertama kalinya.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as hak angin jendela
Read
+Library
Catatan Usang

Catatan Usang

“Dek, tolong catat semua hadiah yang udah aku kasih ke kamu. Bonnya ada di tasku!” “Catat lagi?” “Iyalah kita harus menghemat. Pengeluaran dan pemasukan harus ada notanya. Tidak boleh kita pakai berlebihan sehari hanya boleh 70 ribu. Tidak boleh lebih.” Tak ada sahutan dari istriku malah menatap lurus dengan pandangan kosong. Aku mendekat untuk memastikan dia mendengarnya atau tidak. “Kau dengar tidak, Dek?” Baru saja kau ingin menyentuh pundaknya. Prily sudah lebih dahulu berjalan menghindar. “Hmm,” sahutnya tak acuh. Bahkan barang-barang yang kuberikan sebagai hadiah ulang tahun pernikahan kita saja dia abaikan. Bukankah dia pernah bilang menginginkan long dress dengan berwarna merah muda dengan aksen renda. Sudahlah aku repot-repot memesannya diam-diam lewat market place online. Prily justru membiarkan gamis beserta coklat yang kupesan khusus untuknya tergeletak di meja. Ck, kenapa perempuan susah sekali dimengerti. Sungguh membuatku frustrasi saja. Lebih baik bermain game dari pada terus memikirkan hal-hal yang hanya memancing emosi. ~ Di sore hari Prily biasanya akan berdiri di atas balkon. Aku sudah hafal dengan kebiasaannya. Kamar kami mengarah ke lapangan, yang biasa dipakai anak-anak kompleks untuk bermain di pagi dan sore hari. Prily tak pernah melewatkan melihat canda tawa mereka di balik jendela, barang sekali. “Mau sampai kapan berdiri di situ,” tanyaku sembari memakai kaus lengan pendek, lalu mengeringkan kepalaku dengan handuk. Prily segera mendekat lalu tangannya begitu cekatan menggosokkan handuk itu ke kepalaku. “Padahal aku punya hair dryer loh, Mas bisa pakai kalau mau.” “Kamu saja yang pakai, aku tidak perlu lah. 10 menit juga kering.” Mampukah Prily bertahan dalam pernikahannya dengan Arjuna yang serba perhitungan? atau memilih pergi saat cinta pertamanya? Dia Akbar, pria kaya raya, yang ia kira telah lama mati, justru hadir kembali.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 323 Times as hak angin jendela
Read
+Library
Adik Angkatku Istri Kedua Suamiku

Adik Angkatku Istri Kedua Suamiku

“Tega kamu sama aku? Kamu tahu kan Mas Tio itu suamiku? Ayah dari Arlan dan Echa? Aku gak nyangkaa.” “Sayang, dengerin aku dulu yaa ….” “Surat cerai biar aku yang urus. Aku pastikan hak asuh Arlan dan Echa jatuh ke tanganku!” — “Kenapa sih kamu selalu merebut kebahagiaan akuu? Udah bagus kamu ngajuin gugatan cerai, kenapa milih rujuk sama Mas Tio?” “Kamu gak tahu malu yaa? Memangnya kamu saja yang muak? Aku juga muak. Gak tau diri. Kamu ngaca! Kalau bukan karena aku yang maksa Bunda dan Papa untuk merawat kamu, kamu bukan apa-apa sampai hari ini.” “Kamu ….” “Apa? Aku kurang baik apa sama kamu, hah? Semua aku kasih. Perhatian, kasih sayang, harta, aku kasih semua buat kamu. Tapi apa balasannya? Kamu main sama suami aku dibelakang aku, Harena!” — “Melanjutkan perjalanan dengan motor yang cacat, atau berhenti untuk mencari kendraaan lain supaya bisa lebih nyaman dan aman untuk kembali melakukan perjalanan.” --Zandi Hariztaza. – Cindya Aurelia Yasya, perempuan cantik yang lebih menyukai berpakaian sederhana, ia terlahir di keluarga cemara dan sangat berkucupan dalam segi materi. Perempuan itu memilih untuk menikah dengan Dharmatio Satya, seorang laki-laki yang telah menyelamatkan nyawanya. Laki-laki yang menurutnya baik dan sayang kepadanya, ternyata semua itu manipulasi. Zadin Haristaza, yang merupakan sahabat Cindya pun turun tangan dan menggunakan celah tersebut untuk merebut Cindya, membawa kembali cinta pertamanya
106.8K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as hak angin jendela
Read
+Library
Pisah Terindah

Pisah Terindah

Berpisah, itulah kata yang terlintas di kepala Dara ketika tanpa angin tanpa hujan, Danar --suaminya-- membuat pengakuan mengejutkan. Bahwa dia telah menikah secara siri dengan seorang wanita bernama Lalisa dan sekarang tengah menunggu kelahiran buah cinta mereka. Danar meminta kepada Dara untuk memberikan persetujuannya karena Danar akan meresmikan pernikahan keduanya itu sebelum anak mereka lahir. Hancur, itulah yang dirasakan Dara. Rumah tangga yang hampir tujuh tahun berjalan dengan baik-baik saja ternyata berselimutkan dusta. Dunianya seketika runtuh. Perceraian musti terjadi. Dara tidak bisa memaafkan sebuah pengkhianatan. Tak peduli apa pun yang melatar belakanginya. Tekadnya sudah bulat, tidak bisa ditawar-tawar lagi meskipun Danar bersekukuh tidak akan pernah ada perceraian di antara mereka. Danar menjadikan Shahna, putri semata wayang mereka sebagai tameng. Setelah bercerita dengan salah seorang teman dekatnya, akhirnya Dara terpengaruh. Dia tidak akan mengakhiri rumah tangganya. Dia tidak akan memberikan apa yang diinginkan oleh wanita yang datang dari negri antah berantah itu secara cuma-cuma. Takkan dibiarkannya kemenangan dengan mudah akan didapatkan oleh wanita yang telah mengusik kebahagiaannya itu. Wanita itu juga harus tahu seperti apa rasanya menunggu dalam rindu. Seperti apa rasanya kesepian dan tak dihiraukan. Wanita itu harus merasakan dulu panas dinginnya menjadi wanita perusak rumah tangga orang. Dara memutuskan akan bermain-main sejenak meski harus memendam rasa sakit. Paling tidak sampai datang masanya di mana dia akan memberikan hadiah terbaik untuk Danar, suaminya. Sebuah perpisahan terindah!
9.662.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as hak angin jendela
Read
+Library
PREV
1
...
262728293031
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status