Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

Sesaat sebelum Ibu pergi, Ia mengendongku sebentar dan membisikan kata yang membuat terenyuh, "Sayang, maaf Ibu harus pergi meninggalkan Awan seperti ini." "Ibu sayang padamu, Nak! Dan Ibu juga sayang sama Ayahmu. Ibu bahkan tidak bisa memilih salah satu dari kalian, bagi ibu kalian berdua adalah harta paling berharga yang ibu miliki. Ibu harus menemani ayahmu, agar ia tidak terjebak dalam kegelapan." Bisa kulihat Ibu yang semakin berurai air mata setiap mengucapkan kata-kata tersebut.
8.9356.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.7K kali sebagai puisi untuk ayah dan ibu
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Baca Semua Ulasan
Aira's

Aira's

Bait Untukmu Setetes air mata telah memadamkan semangatku, Seucap kata dari kau telah membelah hatiku, Kau bilang aku bodoh, Kau bilang aku tak gigih, Pembacaan puisi yang ditayangkan perdana di tv nyaris membuat ayah menangis seorang diri ketika mendengar dan melihat bagaimana pilunya Aira membaca puisi. "Maafkan Ayah Nak!" batin ayah sendu dan meremas kuat selimut yang ia pakai.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 549 kali sebagai puisi untuk ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

Dia tahu, bukan hanya Albern yang tumbuh, tapi Livy juga telah melewati perjalanan luar biasa hingga menjadi ibu sejati. Belum sempat Livy mengeringkan air matanya, syair demi syair puisi, kembali membuatnya tersentuh. “Untuk Ayah dan Ibu, yang menuntun tanganku dari langkah pertama, yang memeluk saat aku jatuh dan takut, yang tertawa saat aku bisa, dan menangis diam-diam saat aku sakit…” Suara tangis pelan terdengar dari bangku-bangku lain. Puisi itu sederhana, namun menggugah hati orang tua.
1056.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai puisi untuk ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Ayah menyandarkan tubuhnya ke pagar saung sambil memperhatikan ibu yang begitu sibuk memotong kue hangat dengan asap masih mengepul tersebut. “Bu, kamu gak cape begini terus?” “Ini dan begini, yah?” kata ibu menunjuk semua yang dia buat dan baju dasternya. Ayah hanya diam memperhatikan, tapi ibu tahu itulah maksud ayah dan ibu cukup tersenyum menanggapi. Kata-kata yang keluar mungkin akan menohok, tapi tak tahan juga ibu katakan, “Tidak ada kata lelah menjadi seorang ibu, dan tidak ada kata malas menjadi seorang ayah, bukan begitu, yah?”
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai puisi untuk ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Pria Tampan Alat Balas Dendamku

Pria Tampan Alat Balas Dendamku

Dia memandang makam sang ayah dan ibunya secara bergantian. "Ayah, Ibu ... kali ini aku datang bukan untuk mengeluh mengenai masalahku. Tapi, aku hanya ingin bercerita betapa aku sangat beruntung memiliki kalian sebagai orang tua ku. Aku hanya ingin Ayah dan Ibu tahu bahwa aku sudah bahagia di sini bersama dengan suamiku. Aku tidak akan menyerah untuk memperjuangkan kebahagiaan kami dan pernikahan kami. Tidak peduli sebanyak apapun orang di dunia ini yang tidak menyukai hubungan kami, aku akan berjuang dengan keras demi suamiku yang sudah berjuang untukku sejauh ini."
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai puisi untuk ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Ayah Untuk Anakku

Ayah Untuk Anakku

“Kau tahu ‘kan, ini semua demi dirimu.” “Demi perusahaanmu lebih tepatnya.” Atma membalas cepat, kakinya terus melangkah menuju kursi kebesarannya. “Anggap saja begitu, tetapi apa kau tak bosan sendiri? Usiaku dan ibumu tak muda lagi, kami ingin melihatmu menikah sebelum kami meninggal. Apakah itu permintaan yang sulit?” Atma menatap lurus ke arah pria yang ia panggil ayah. “Ayah tahu sendiri aku belum berminat ke sana. Lagipula, aku bisa mencari sendiri calon untukku.”
9.434.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 972 kali sebagai puisi untuk ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

"Pipi udah di menor-menorin, alis udah di lempeng-lempengin, ayo kita ke emol bang ... ke pajak juga aye girang .... " Ayah yang mendengar nyanyian kami malah pindah posisi dengan berdiri dan mulai melakukan tarian anehnya. Lagu enak malah dikasih tarian silat. Ibu? Ia ikut bergoyang hanya dengan memaju mundurkan kepalanya saja, sembari menambahkan gerakan dua jempol yang naik turun di depan dada. Kalian bisa ngebayanginya? Ayoo, pasti miker! 🤣 Ayah dan ibuku memang tiada duanya. Andaikan bisa dunia ini disempitkan, maka dengan senang hati Jakarta dan Siantar akan ku sejajarkan. Ha ha ha. Hayalan anak perawan kw.
9.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai puisi untuk ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Withstand the Wound

Withstand the Wound

Ayah langsung memeluk Kaila. "Maaffin ayah kai, kamu pasti selalu merasa kesepian. Ayah dan ibu selalu sibuk dengan pekerjaan. Ayah memang ayah yang paling buruk. Maafin ayah Kai, ayah tak ada di sebelahmu saat kamu terpuruk, saat kamu merasa sendirian, saat kamu kesusahan. Jika bundamu tau pasti ayah kena marah dengan bunda, karena sudah menelantarkan anak kesangannya. Percayalah nak ayah bekerja keras, karena ayah tak ingin kembali ke masa suram. Masa yang sangat menyusahkan ayah, untuk membelikan mu susu, bahkan untuk membahagiakan bunda saja ayah tak bisa, membayar uang rumah sakit untuk kesembuhan bundamu juga ayah tak bisa. Ayah takut kalau ayah kembali kemasa itu ayah akan kehilangan
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai puisi untuk ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Aku dan Keluargaku yang Selalu Dipandang Hina

Aku dan Keluargaku yang Selalu Dipandang Hina

Curahan Hati Sena Aku bersyukur lahir dari rahim seorang Ibu yang hebat dan aku bersyukur punya seorang Ayah yang hebat, bagiku kehebatan bukan soal materi saja, tapi sebuah perjuangan yang tidak pernah mengenal kata lelah. Ketulusan mereka dalam mendidik dan merawatku tidak bisa dinilai dengan apapun di dunia ini, harta seisi dunia ini pun tidak akan dapat menggantikan kasih sayang Ibu dan Ayah.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai puisi untuk ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Primadonaku

Primadonaku

Selain ingin haus, sekalian berpikir akan kemana. Tiba tiba teringat pada ayah dan ibunya. "Ayah, Ibu kalian dimana?" Tapi rasa tenang menyelinap mengingat Jodi mengatakan kalau ibunya dalam keadaan an. Sebenarnya ada yang janggal ucapan lelaki yang ternyata telah berkorban banyak atas dirinya. Jodi hanya menyebut ibunya tapi tak menyebut ayahnya. Bersambung
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai puisi untuk ayah dan ibu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status