Jerat Terlarang Sang Pewaris
Pria yang memiliki iris mata biru itu berdiri dari duduknya, ia menyisipkan kedua tangan di saku celana, melangkah ke arah tempat tidur Hazel yang terbaring.
Deg!
Pupil mata Jonathan sedikit melebar beberapa detik saat melihat dahi Hazel dipenuhi oleh peluh, di kedua sudut mata wanita itu, mengalir cairan bening sambil Hazel terus berteriak memanggil ayahnya. Seketika, hati Jonathan teriris melihat Hazel yang seperti itu.
“Dia sedang merindukan ayahnya?” gumam Jonathan, tangan penuh urat milik Jonathan lambat-laun terulur ke air mata yang mengalir deras di sisi pipi Hazel.
Bab Populer