Diam-Diam Menikmati
"Sayang sekali, aku tidak bisa tinggal lebih lama di sini. Tapi, jika aku punya waktu lebih, aku yakin aku bisa membuat Luna memandangmu dengan cara yang berbeda. Kau tahu, sedikit perspektif baru tidak pernah salah."
Hazel mengedipkan mata dengan seringai khasnya, sementara Jacob hanya bisa menutup mata sejenak, mencoba menenangkan pikirannya.
"Hazel," ia mendesis pelan, "kau benar-benar seperti badai yang menghancurkan segalanya dalam hitungan detik."