Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kau Selingkuhi Aku, Kuhancurkan Hidupmu

Kau Selingkuhi Aku, Kuhancurkan Hidupmu

Kupikir rumah tanggaku sempurna—suami tampan, humoris, dan penuh perhatian, tapi semua itu hanyalah topeng. Di balik senyum manisnya, tersembunyi pengkhianatan yang paling menyakitkan. Hari itu, dia berlutut di hadapanku, bukan untuk meminta maaf, tapi memohon izin menikahi wanita yang dia hamili. Duniaku runtuh dalam sekejap, seakan jatuh ke jurang tak berdasar. Namun, saat kulihat dia menjalani hidupnya tanpa rasa bersalah, aku pastikan air mataku tak akan sia-sia. Dari reruntuhan luka aku bangkit. Sekarang, satu-satunya tujuan hidupku adalah membuatnya menyesali setiap dusta yang pernah dia ucapkan. Kalau aku hancur kau juga harus lebur, Mas!
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 714 kali sebagai hidup seperti kereta api
Baca
+Pustaka
Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku

Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku

Sejak sudah bisa mengingat sesuatu, aku tahu kalau ibuku membenciku. Saat aku berusia tiga tahun, dia memberiku obat tidur. Di usia lima tahun, dia menyuruhku minum racun serangga. Tetapi aku tidak mudah mati. Dan ketika berusia tujuh tahun, aku belajar melawannya tanpa ada yang mengajariku. Kalau dia tidak memberiku makan, aku akan membalikkan meja makan agar semuanya juga tidak bisa makan. Kalau dia memukuliku dengan tongkat hingga terguling di lantai, aku akan memukuli anak laki-laki yang paling dia sayangi hingga wajahnya lebam. Aku sangat keras kepala dan terus melawan hingga usia dua belas tahun. Sampai ketika adik perempuanku yang paling kecil lahir. Dengan gerakan tangan yang canggung, aku mencoba mengganti celana anak kecil yang basah itu. Ibu langsung membantingku ke dinding dengan keras. Dia menatapku dengan jijik dan ketakutan. “Apa yang mau kamu lakukan pada anak perempuanku?” “Dasar anak tukang pemerkosa! Kenapa kamu tidak mati bersamanya saja?!” Saat itu juga, aku akhirnya mengerti mengapa dia tidak pernah mencintaiku. Aku menutup kepalaku yang berdarah dan untuk pertama kalinya tidak melawan saat dipukuli. Dan untuk pertama kalinya juga, aku merasa apa yang dia katakan itu benar. Keberadaanku adalah sebuah kesalahan. Aku seharusnya mati.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai hidup seperti kereta api
Baca
+Pustaka
Rainkarnasi Jiwa Pengembara: Kehidupan Setelah 10000 Tahun

Rainkarnasi Jiwa Pengembara: Kehidupan Setelah 10000 Tahun

Ming Fei dulunya adalah manusia biasa yang hidup di Bumi. Namun, takdirnya berubah drastis ketika ia tewas akibat peluru nyasar. Alih-alih terlahir kembali seperti kebanyakan kisah reinkarnasi, jiwanya justru menjadi jiwa pengembara, eksistensi tanpa tubuh yang terombang-ambing di dunia kultivasi selama 10,000 tahun. Hingga kesempatan akhirnya datang ketika ia menemukan seorang pemuda yang terluka parah dan berada di ambang kematian. Dengan kata-kata penghasut, Ming Fei membujuk pemuda itu agar menyerahkan tubuhnya secara sukarela. Dan kini takdir barunya perlahan terukir kembali. Dunia kultivasi akan segera mengenal namanya. Lanjut baca biar gak penasaran!!
9.820.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 681 kali sebagai hidup seperti kereta api
Baca
+Pustaka
Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Usiaku 15 tahun saat Ayah dan Ibu akhirnya menemukan aku dari pegunungan terpencil. Melihat tubuhku yang penuh luka dan kekurangan gizi, mereka bersumpah akan menebus semua yang pernah hilang dariku. Ibu berkata aku adalah harta paling berharga milik Keluarga Atmaja. Dia mengganti namaku dari "Ilalang" menjadi "Ratna Atmaja". Ayah berkata, seberapa pun sibuknya dia nanti, setiap hari dia akan pulang untuk makan malam bersamaku, agar aku bisa merasakan kembali arti rumah. Aku pikir, akhirnya aku akan bahagia. Namun sepuluh tahun kemudian, aku malah meninggal di rumah kontrakan yang diberikan oleh adik perempuanku yang palsu itu. Saat itu, anakku berusia tiga tahun. Untuk bersenang-senang, para penculik memberiku tiga kali kesempatan meminta pertolongan. Selama ada seseorang yang mau datang melihatku, mereka akan melepaskan anakku. Kesempatan pertama, aku menelepon Ayah yang tak pernah berhenti mencariku selama 15 tahun. Saat itu dia sedang mengatur para pelayan untuk menyiapkan pesta ulang tahun adik palsuku. Setelah menerima teleponku, dia mengerutkan kening. "Ratna, kamu nggak tahu hari ini ulang tahun adikmu? Jangan bikin sial." Kesempatan kedua, aku menelepon Ibu yang dulu berjanji akan menganggapku sebagai harta paling berharga. Dia memandang penuh sayang ketika adik palsu itu merebut ponsel, lalu menatapku dengan jijik tanpa ditutupi sedikit pun. "Ratna, kalau mau bohong, bisa nggak lebih pintar sedikit? Kalau kamu terus bikin masalah, jangan harap bisa dapat uang hidup untuk bulan depan." Kesempatan ketiga, aku menelepon ayah dari anakku, suami yang dipilih dengan sangat teliti oleh orang tuaku. Dia bilang sedang rapat, setelah itu masih harus memilih hadiah untuk adikku, tidak ada waktu meladeniku bermain drama. Dia juga berkata, kalau aku mau bersikap patuh, minggu depan dia akan mengizinkanku membawa anak pulang untuk makan bersama keluarga. Aku mencium putraku yang gemetar ketakutan di dalam pelukanku, lalu memohon agar mereka memberiku satu kesempatan terakhir, membiarkanku menulis pesan perpisahan. Saat ponsel kembali ke tanganku, aku mengirim dua pesan ke grup keluarga. Satu foto tubuhku yang berlumuran darah. Satu kalimat pendek yang keluar dari lubuk hatiku. [ Aku benar-benar akan mati. Di kehidupan berikutnya, jangan jemput aku pulang lagi. ]
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai hidup seperti kereta api
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua: Kesempatan sang Aktor Terlupakan

Kehidupan Kedua: Kesempatan sang Aktor Terlupakan

Asterlyzii
Semua yang Gion kira adalah bagian dari perjalanan karir cemerlangnya, ternyata menjerumuskannya ke dalam jurang penyesalan. Ia ditinggalkan oleh penggemar setia, dijauhi teman-teman dekatnya, dan dikhianati oleh orang kepercayaannya. Di saat-saat terakhirnya, Gion berharap bisa kembali untuk memperbaiki semuanya... dan secara tidak terduga, harapannya tersebut terkabul setelah ia membuka mata pada keesokan harinya! "Sudah cukup! Hidupku adalah milikku. Tidak ada yang berhak mengatur atau mengubahnya selain diriku sendiri." -Gionel Attovhano Fadariz.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai hidup seperti kereta api
Baca
+Pustaka
Rupture Jantungku, Tapi Ibu Memilih Menyelamatkan Adikku

Rupture Jantungku, Tapi Ibu Memilih Menyelamatkan Adikku

Aku dan adikku mengalami kecelakaan mobil bersama. Aku mengalami rupture jantung dan harus segera dilakukan operasi darurat. Namun, Ibu yang merupakan direktur rumah sakit di sana justru memanggil semua dokter untuk ke kamar adikku demi melakukan pemeriksaan menyeluruh padanya yang sebenarnya hanya mengalami luka ringan. Aku memohon kepada ibu agar menyelamatkanku, tetapi Ibu malah menatapku dengan wajah penuh kekesalan dan membentakku, “Kamu cari perhatian seperti ini tidak bisa lihat waktu, ya? Kamu tahu, adikmu itu hampir patah tulang!” Pada akhirnya, aku mati di sudut rumah sakit tanpa seorang pun menyadarinya. Namun setelah kabar kematianku sampai ke telinganya, Ibu yang paling membenciku itu … justru menjadi gila.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai hidup seperti kereta api
Baca
+Pustaka
Takkan Mengulang Kesalahan yang Sama Di Kehidupan Berikutnya

Takkan Mengulang Kesalahan yang Sama Di Kehidupan Berikutnya

Setelah aku dipecat dari perusahaan, aku kembali ke kampung halaman dan setiap hari ikut Nenek main mahjong. Namun, seluruh keluargaku justru seperti orang gila, mencariku ke mana-mana. Hanya karena adik perempuanku, si genius desainer perhiasan di keluarga, tidak bisa menggambar desain lagi setelah aku pergi. Di kehidupan sebelumnya, pada kompetisi desain perhiasan tingkat nasional, adik perempuanku selalu merancang desain yang sama persis denganku. Semua orang mengira akulah yang menjiplak, bahkan keluargaku sendiri pun membelanya dan memberi kesaksian untuknya. Perusahaan juga menetapkan bahwa aku berkelakuan tak bermoral dan menjiplak karya, hingga merusak reputasi perusahaan. Di tempat itu juga aku menerima surat pemecatan dan diwajibkan membayar ganti rugi dalam jumlah besar. Keluargaku pun menganggapku sebagai beban dan mengusirku dari rumah. Di bawah tekanan keluarga dan opini publik, aku menderita depresi. Saat berjalan di jalan raya, aku ditabrak sampai mati oleh penggemar fanatik adik perempuanku. Sebelum kesadaranku lenyap, aku tetap tidak mengerti mengapa adik perempuanku selalu bisa menggambar desain yang sama denganku. Saat membuka mata lagi, aku kembali ke sehari sebelum kompetisi desain perhiasan tingkat nasional.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai hidup seperti kereta api
Baca
+Pustaka
Seorang Pengangguran Tapi Menjadi Pahlawan di Dunia Lain

Seorang Pengangguran Tapi Menjadi Pahlawan di Dunia Lain

Ri
Tohawi, seorang pengangguran yang hidupnya penuh kesialan, tiba-tiba terpanggil ke dunia Aetheris sebagai pahlawan. Akankan seseorang yang pengangguran dapat menjadi pahlawan?
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai hidup seperti kereta api
Baca
+Pustaka
Ketika Pernikahan Diuji (Suamiku Dokter, tapi Impoten)

Ketika Pernikahan Diuji (Suamiku Dokter, tapi Impoten)

Kata orang, aku beruntung bisa menikah dengan seorang Dokter sukses dan tampan. Tanpa mereka ketahui, ada yang kurang dari rumah tangga kami. Sudah dua tahun menikah, namun aku masih perawan. Semua itu karena....
9.711.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai hidup seperti kereta api
Baca
+Pustaka
Kekasihku Tak Pernah Mencintaiku, Tetapi Kakakku

Kekasihku Tak Pernah Mencintaiku, Tetapi Kakakku

Selama lima tahun menikah, Aster tidak pernah mendaftarkan pernikahan dengan Selene secara resmi. Dia selalu bilang perusahaan terlalu sibuk, tidak ada waktu, daftar atau tidak juga sama saja. Selene percaya begitu saja. Sampai hari ini .... Dia melihat dengan mata kepala sendiri Aster keluar dari kantor catatan sipil bersama kakaknya yang menghilang lima tahun! Mata Stella memerah saat dia menerjang ke pelukan Aster, tangannya menggenggam erat akta nikah menyilaukan itu. "Aster, waktu itu aku memang salah karena kabur dari pernikahan ...." Suara Stella tercekat. "Aku tahu kali ini kamu setuju menikah denganku juga karena aku kena kanker, tapi aku tetap ingin tanya .... Selama bertahun-tahun ini, apa kamu benar-benar sudah melupakanku dan jatuh cinta pada Selene?"
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai hidup seperti kereta api
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2223242526
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status