BEHIND
Rupanya, menyelinap ke rumah orang di siang bolong lebih mendebarkan.
Kuikuti aroma yang makin menguat pekat, seolah-olah telah lama tersaji dalam keadaan hangat. Ya, andai saja benar, mungkin Jonathan langsung kuhabisi demi mampu mereguk darahnya yang nikmat.
Mengikuti bau nikmat, aku sudah berada di depan pintu kamar. Kubuka pelan, lalu masuk dengan hati-hati. Jika ini benar bau darah Jonathan, harusnya ia sedang bersimbah darah, 'kan?
Hot Chapters