Terjebak Cinta Waitress
Ia memangkas jarak dan perlahan, sebuah kecupan lembut mendarat di bibir wanita itu.
"Jangan marah, bukan aku tak ingin menjawab pertanyaanmu, tapi sungguh tak ada yang bisa aku ungkapkan untuk dapat mewakili perasaanku sekarang. Aku sungguh mencintaimu, dan rasa itu semakin bertambah di setiap detiknya. Aku bahagia. Sangat bahagia,"ungkapnya. Mila tersenyum, sebuah senyum yang membuat pipinya bertambah chubby.
"Taukah kamu? Aku merasa seperti orang yang sedang bermimpi," ucap wanita itu. Rafin masih diam, jujur ... , ia tak mengerti maksud istrinya.
Sikat na Kabanata