Dosenku Suamiku
"Tenang saja, Ra! Kamu nonton dulu, nanti kalau mau main boleh juga."
"Main gimana kalau bajunya begini," balas Rania kesal. Agha terkekeh mendengarnya.
"Maaf, aku lupa bilang. Ya udah masuk, yuk!"
Banyak orang di dalam gedung itu. Mereka sibuk dengan aktifitas masing-masing. Ada yang bermain tunggal, ada juga yang berpasangan. Rania memang menyukai pertandingan badminton, meski tidak bisa main seperti atlet. Dia senang melihat di TV, sekarang ditambah dia bisa nonton langsung. Tak bisa dipungkiri ada rasa senang walau hanya diajak menonton oleh Agha.