Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
(Bukan) Pernikahan Impian

(Bukan) Pernikahan Impian

"Jangan mulai besok dong. Kasih waktu tiga hari lagi. Please...." "Enggak. Nggak ada pengunduran waktu." "Yaaah... ya udah, tapi nanti sore kita ketemu lagi, ya? Kita main tenis meja bareng. Terus nanti malem kita main game di mall. Gimana?" "Boleh. Gue setuju, tapi bener ya selama dipingit jangan chat atau telpon gue. Satu kali pun jangan." "Lo kaya cowok yang mau selingkuh tau nggak. Iya iya bawel."
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai ibu ingin bermain tenis meja
Baca
+Pustaka
Mantan Istri

Mantan Istri

Terlebih lagi jika turnamen Basket di Thailand ia harus menjadi perawat pribadi bibi Anita yang merupakan ibu Indra? "Tidak, aku tidak bisa melakukannya bukan?" lirihnya kemudian dan ia menggeleng gelengkan kepalanya menepis keinginan di hatinya. "Astaga, apa yang kau pikirkan Mellisa?" rutuknya dalam hati.
1025.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 663 kali sebagai ibu ingin bermain tenis meja
Baca
+Pustaka
Pria Perkasa Penakluk Wanita

Pria Perkasa Penakluk Wanita

"Senang bertemu lagi." "Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Ms. Miller. "Main basket," kata Tony, "Ada pertandingan basket dadakan yang sangat seru yang aku ikuti setiap minggu." "Dan itu di sini? Di tempat pertandingan sepak bola saya? Apa kebetulan sekali," kata Ms. Miller dengan ragu. "Yah, apa yang bisa saya katakan? Saya harus bermain basket di tempat pertandingan berlangsung," Tony berharap jawabannya tidak terdengar terlalu dipaksakan.
9.478.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai ibu ingin bermain tenis meja
Baca
+Pustaka
Pesona Sang CEO

Pesona Sang CEO

Re hanya mengangguk pelan. “Oh tidak masalah...sebenarnya tadi aku berniat mengajakmu ke lapangan dekat sini. Main bulu tangkis. Tapi tidak masalah jika kali ini tidak bisa, bisa lain waktu.” Dua bola mata Jessy berbinar. “Kamu suka bulutangkis?” tanya Jessy terkejut. “Ya...” “Aku juga suka. Kapan-kapan kita harus tanding.” “Harus,” jawab Re. “Oh ya ini komiknya.”
1074.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai ibu ingin bermain tenis meja
Baca
+Pustaka
Claudia's Gift Shop

Claudia's Gift Shop

jawab Sarah. “Jika sebesar itu, bisakah kita memasukinya? Aku ingin duduk santai di dalam istana itu bersama Ibu, Ayah, Kak Riana, dan Kak Frans. Lalu kita bisa memainkan beberapa permainan papan untuk mengisi waktu,” kata Rin. Sarah berusaha tersenyum, saat itu ia merasa impian kecil putrinya itu mungkin tidak akan terwujud. Ia tidak ingin menunjukkan perasaan pesimisnya pada Rin. “Tentu saja, ya, tentu.”
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai ibu ingin bermain tenis meja
Baca
+Pustaka
BABY SITTER MAS GANTENG

BABY SITTER MAS GANTENG

Aku nggak bisa bayangin, bisa jadi berapa kamar ini kalau dibikin kontrakan? Kata Nina, hari ini lapangan tidak terlalu ramai. Tapi karena masih pagi, ada satu flight yang ada di depan kami. Saat tengah menunggu giliran, aku mencoba mencairkan suasana. "Mas Kenzi, kenapa cuma main sendiri?" Karena aku melihat pemain lain yang bermain dengan teman-temannya. Sementara dia hanya sendiri. "Iya, saya hanya ingin latihan untuk menghadapi turnamen besok."
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai ibu ingin bermain tenis meja
Baca
+Pustaka
Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku

"Tenang saja, Ra! Kamu nonton dulu, nanti kalau mau main boleh juga." "Main gimana kalau bajunya begini," balas Rania kesal. Agha terkekeh mendengarnya. "Maaf, aku lupa bilang. Ya udah masuk, yuk!" Banyak orang di dalam gedung itu. Mereka sibuk dengan aktifitas masing-masing. Ada yang bermain tunggal, ada juga yang berpasangan. Rania memang menyukai pertandingan badminton, meski tidak bisa main seperti atlet. Dia senang melihat di TV, sekarang ditambah dia bisa nonton langsung. Tak bisa dipungkiri ada rasa senang walau hanya diajak menonton oleh Agha.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai ibu ingin bermain tenis meja
Baca
+Pustaka
Be My Husband (INDONESIA)

Be My Husband (INDONESIA)

Ada beberapa permainan olahraga, termasuk basket dan voli. "Om Tanaka." Suara seruan Evan membuat badanku segera berbalik dan menemukan lelaki itu dengan pakaian serba hitam sambil memegang raket. "Kak Evan," panggilku begitu lelaki itu berdiri di hadapanku dengan dahi mengernyit. "Kiran, kau juga bermain tenis?" tanyanya terlihat penasaran. Aku tersenyum, lalu menggeleng pelan. "Belum, sebenarnya mau, cuma belum bisa."
9.623.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 779 kali sebagai ibu ingin bermain tenis meja
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Suamiku yang Perkasa

Bangkitnya Suamiku yang Perkasa

Sesaat melihat Bibi Wina yang duduk di sampingnya, Anisa pun membuka mulut dan hendak mengatakan sesuatu. "Anisa, cepat bangun! Mike dan Tuan Theo sedang bertanding tenis, kamu harus mencegat mereka! Kamu tahu sendiri bagaimana kondisinya kaki Tuan," Bibi Wina berbicara sambil memapah Anisa bangun. Anisa mengucek kedua matanya sambil bertanya, "Apa? Theo dan Mike lagi bertanding tenis?" "Iya!" Bibi Wina menceritakan semuanya kepada Anisa.
9.587.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai ibu ingin bermain tenis meja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status