เข้าสู่ระบบIntan Wijaya adalah seorang wanita cantik dan muda, ia menjalani hidupnya yang penuh liku karena cintanya. Dulu ia menikah muda tanpa restu ayahnya karena sang ayah sedang jatuh sakit dan koma. Setelah ayahnya sembuh pernikahan mereka dipisahkan secara paksa karena Abraham ayah Intan menganggap suami Intan tidak punya masa depan. Baskoro adalah seorang lelaki miskin. Ia tak pernah tahu tentang status sosial Intan yang sebenarnya sebagai pewaris perusahaan besar dan kaya raya. Ia hidup menderita karena cintanya kepada Intan. Dalam pengasingan Intan di Australia ternyata Intan sedang hamil, ia berjuang sendirian untuk dirinya dan putranya. Hingga akhirnya bisa kembali ke Indonesia. Lalu ia mencari Baskoro, ayah Bastian. Seorang anak dari pernikahan mereka yang sudah mulai besar, tapi sayangnya Baskoro telah menikahi wanita lain. "Aku adalah istrimu Bas! Aku tak pernah merasa diceraikan olehmu!" "Wanita gila! Apa kau tak melihat bahwa aku sudah menikah?"
ดูเพิ่มเติมKebahagiaan semakin mewarnai mansion Abraham. Baik Intan dan juga Baskoro menjalani kehidupan rutinitas mereka dengan baik dan bahagia.Begitu juga Abraham yang menikmati hari hari masa tuanya bersama Anita. Rumor tentang pelakor pada Anita sudah tidak lagi terdengar gaungnya. Itu semua berkat Intan yang selalu membungkam mulut orang jahat yang berusaha merendahkan ibu tirinya."Untuk apa membahas masa lalu? Dia sekarang dah menjadi ibuku yang berarti menggantikan posisi ibu kandungku. Jadi, dia adalah ibuku yang sebenarnya," ujarnya membantah omongan miring beberapa kerabat yang tidak menyukai keberadaan Anita di sisi Abraham.Dan Indra juga menjalani hidupnya dengan baik. Setelah menyelesaikan sekolah iapun berangkat ke Boston untuk bersekolah sekaligus berlatih dengan pelatih Basket yang berpengalaman. Ia sudah melupakan Melissa yang kini sudah menikah dengan dokter Yusac. Ia merasa bahwa itulah yang terbaik untuk mereka sehingga tak ada penyesalan sedikitpun dengan jalan yang mere
Seluruh penghuni mansion dikejutkan dengan penampilan Bastian yang sedikit aneh, lucu tapi memprihatinkan.Mereka heboh dengan ekspresi yang bermacam-macam.Ada yang tertawa, khawatir dan malah gemas. Tidak kalah hebohnya adalah kakek Abraham dan juga Neneknya yang menatapnya prihatin."Ingat kata nenek, jangan suka bermain di tempat yang banyak lebahnya. Lihatlah, dia kira ini sarang lebah sehingga salah bertengger?" cicitnya sambil menatap prihatin pada cucunya.Bastian tak bisa menyangkal karena tidak bisa menggerakkan bibirnya melainkan akan terasa sangat nyeri. Begitu juga para maid yang prihatin."Aduuh, pasti sakit sekali. Bastian, apa kamu pernah mengejek seseorang sehingga mendapatkan balasan seperti ini?" tanya salah seorang maid yang sering Bastian panggil dengan nama maid Cerewet. Ingin rasanya Bastian menjawab ucapan mereka dengan sangat marah dan kesal, sayang sekali ia hanya bisa diam tak berdaya.Meskipun sudah diobati, efek bengkak tersebut tidak hilang begitu saja.
Meskipun kepulangan Baskoro ke kampung halamannya menyisakan kesedihan. Setidaknya segala misteri wasiat orang tuanya sungguh terungkap. Baskoro merasa ayah Waluyo sangat memperhatikan hidupnya. Dia tahu bahwa Baskoro tidak pernah menyukai Wulan sehingga ia membiarkan Baskoro menjalani pilihannya."Kau tak menyesal menikah denganku setelah tahu menikahi Wulan adalah wasiat orang tuamu?" tanya Intan saat mereka menghabiskan waktu di taman belakang rumahnya."Kenapa memangnya? Apa kau yang mulai menyesal sekarang?""Tidak, aku hanya ingin tahu isi hatimu.""Kenapa? Pahami dulu isi hatimu baru ingin tahu isi hati orang lain. Atau bilang saja kau ini sedang cemburu."Intan menyebik. Selalu saja itu alasan yang Baskoro lontarkan kalau dia ingin mendengar isi hatinya."Huft, untuk apa aku harus cemburu.""Kenapa? Apa salah dengan kecemburuan?" goda Baskoro dengan lembut mengatakannya.Wajah Intan bersemu merah. Bagaimana juga ia memang sangat cemburu kalau sudah berkaitan dengan kehidupan p
Baskoro, Intan dan juga Waluyo duduk berputar mengelilingi Ayah Waluyo. Meskipun masih sangat lemah, ayah Waluyo terlihat bisa mendengar dan melihat siapa yang ada di ruangan tersebut. Seakan ingin mengatakan sesuatu, ia juga menggerakkan tangannya untuk memanggil Baskoro."Iya ayah, ayah memanggilku bukan?" katanya dan menggenggam erat tangan pria tua itu dan mendekatkan kepalanya dekat pria itu.Ayah Waluyo seperti hendak mengatakan sesuatu kepadanya."Ayah... aku mendengarnya," pelan Baskoro."Baskoro..." Tiba-tiba ayah Waluyo bisa berbicara. "Aku sungguh meminta maaf kepadamu.""Jangan bilang begitu Ayah, akulah yang seharusnya meminta maaf kepadamu, Ayah.""Ambillah surat wasiat itu..." lirihnya lagi. Baskoro mengernyit, ia tak mengerti surat wasiat apa yang sebenarnya Ayah Waluyo katakan."Di atap rumahku.." dan tiba-tiba saja ayah Waluyo seperti sesak napas sehingga membuat Baskoro ketakutan."Ayah...ah,.Waluyo... bagaimana ini?" Baskoro kebingungan bukan main dan ia hanya men
Wulan sedikit kecewa, ia sungguh tak mengerti bahwa Baskoro masih dalam kondisi lajang dan pria ini masih tak tergerak untuk melihatnya barang sedikit. Padahal, ia sudah berusaha keras untuk bisa tampil layaknya orang kota dengan penampilan yang menawan. Sementara Baskoro sedikit bergidik ngeri deng
"Menikah?"Indra menatap Intan ragu, lalu mengangguk pelan."Kenapa? Kenapa harus menikah secepatnya? Apa kau menghamili anak orang, Indra? Apa kau ketangkep hansip? Ah, kau masih sembilan belas tahun bukan? Tak kubayangkan kau akan jadi pengantin kecil, astaga..," ujarnya sembari me
Memikirkan Abraham, hati Anita mencelos. Ada rasa marah yang belum tuntas di hatinya. Pria itu memang pria yang sangat membuatnya tergila-gila. Bahkan bisa dibilang Anita sangat terobsesi dengannya.Akan tetapi, penyesalan itu mulai datang saat Abraham mengecewakannya dengan menceraikannya
Intan dan Baskoro duduk di bangku belakang sementara pak Joko mengemudi dengan tenang."Pak Darmawan adalah salah seorang staf keuangan di perusahaan Tuan Abraham. Karena istrinya kehilangan bayinya ketika melahirkan, Pak Darmawan bersedia menerima penawaran Tuan Abraham ketika itu."






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
คะแนน
ความคิดเห็นเพิ่มเติม