Membaca 'Jangan Salahkan Aku Selingkuh' itu seperti mengupas bawang—semakin dalam, semakin pedih. Tokoh utama, Rara, digambarkan sebagai wanita karir yang terperangkap dalam hubungan toxic dengan suaminya, Ardi. Tapi plot twistnya? Justru Ardi yang ternyata berselingkuh pertama dengan sekretarisnya, sebelum Rara akhirnya membalas dengan affair bersama sahabat lamanya. Yang bikin gregetan, perselingkuhan mereka bukan sekadar pelarian, tapi semacam cermin retaknya komunikasi dalam pernikahan mereka.
Novel ini unik karena nggak cuma hitam putih—pembaca diajak memahami motif di balik setiap perselingkuhan tanpa justifikasi moral. Adegan ketika Rara ketahuan pakai parfum sama dengan gebetannya? Itu mah level penyiksaan emosi yang bikin meja depan kasir Gramedia banjir tissue.