SANTET
"Aku pergi dulu, makasih ya, Ta."
"Tunggu Gal, ada sesuatu di atas rambutmu," kata Ita membuat Galih menautkan alis.
"Apa?"
"Itu."
Seketika Galih mengibaskan rambutnya. "Masih ada?"
"Iya." Galih pun mengibaskan rambutnya sekali lagi.
"Masih ada?"
"Iya, permisi ya," ucap Ita. Ia berjinjit mendekatkan wajahnya ke wajah Galih.
Hot Chapters