Wajah bulat punya ciri khas yang manis dan youthful, tapi kadang bikin pemiliknya bingung mau gunakan potongan rambut apa biar makin maksimal. Untungnya, banyak banget opsi yang bisa bikin struktur wajah terlihat lebih ramping dan balanced. Kuncinya adalah menciptakan ilusi panjang dengan layer atau volume di bagian tertentu, sekaligus menghindari gaya yang terlalu pendek atau bulat karena bakal mempertegas bentuk wajah.
Pertama, long bob atau 'lob' dengan layer adalah pilihan klasik yang selalu berhasil. Potongan ini biasanya jatuh tepat di bawah dagu atau sedikit lebih panjang, dengan tekstur yang dibuat berlapis untuk menambah dimensi. Gaya ini bisa dipadukan dengan side bangs yang diagonal untuk memecah kebulatan wajah. Contohnya seperti potongan rambut Taylor Swift di era '1989'—soft layers-nya bikin wajahnya terlihat lebih oval. Kalau mau lebih modern, bisa tambahkan sedikit undercut atau asymetrical touch untuk kesan edgy.
Kalau suka rambut lebih panjang, face-framing layers adalah solusi magis. Potongan ini menambahkan highlight alami di area pipi dan rahang, mengalihkan perhatian dari bentuk bulat wajah. Teknik balayage atau ombre juga bisa membantu menciptakan depth. Hindari potongan one-length yang tumpul karena bisa membuat wajah terlihat seperti 'piring'. Sebaliknya, curtain bangs yang membuka di bagian tengah wajah bisa jadi pemanis alami, kayak gaya yang sering dipakai Selena Gomez.
Untuk yang berani eksperimen, pixie cut dengan volume di atas dan sisi yang ditipiskan bisa jadi opsi mengejutkan. Tapi pastikan ada cukup height di crown area untuk elongasi, dan hindari bangs yang tumpul. Gaya ala Audrey Hepburn di 'Roman Holiday' atau versi modern seperti Lily Collins di 'Emily in Paris' menunjukkan bagaimana potongan pendek bisa tetap flattering. Yang penting adalah komunikasi jelas ke hairstylist—minta mereka untuk menyesuaikan proporsi berdasarkan tinggi rendahnya dahi dan lebar pipi.