Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) POV Aarav "Apa, Yah? Ayah mau melamar Siti untuk Aarav? Tidak mungkin." "Kenapa tidak mungkin, Rav? Ayah hanya ingin kamu mendapat pendamping yang tepat." "Bukannya Ayah yang suka sama Siti, karena wajahnya mirip Mama."
108.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 276 Beses bilang inexplicable
Read
+Library
Unexpected Encounter

Unexpected Encounter

Inalilahi! Bahasa kalbu terjalin lagi, tanpa mengatakan apapun Maudi bisa mengerti kalau Calum sedang terserang musibah kepedasan. Maudi lupa kalau yang ia suapi ini anak bayi dan tidak boleh disamakan toleransi pedas yang sama dengannya. Calum menggaruk kepalanya, ciri khas orang kepedasan, belum lagi dengan kening yang tiba-tiba berkeringat, dan megap-megap.
1024.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 939 Beses bilang inexplicable
Ipakita ang mga Review (21)
Read
+Library
Nur Umaya Erwin
luar biasa. hal hal yg ditulis sederhana tapi ngena dengan kehidupan nyata. gaya bahasa bisa dimengerti dan wow banget. author juga keren ngemas ceritanya. 1 lagi, bab per bab selalu menarik dan ditunggu.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

Tania mencoba untuk berbicara panjang dengan Jimmy semua yang mereka sembunyikan. Memejamkan matanya, bersandar pada kursi dengan tangannya memijat kening pelan, beberapa kali menghembuskan napas panjang untuk menenangkan dirinya. Kenyataan yang sangat mengejutkan, Jimmy sama sekali tidak tahu harus berkata apa. Selama ini dirinya seakan menjadi orang bodoh yang tidak tahu apa-apa tentang keadaan keluarganya, sibuk dengan pendidikan untuk keinginannya agar tidak ada Sabi yang lain dengan nasib sama.
106.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 191 Beses bilang inexplicable
Read
+Library
My Obsessive Ex

My Obsessive Ex

Ansel terus bergelut dengan lamunannya dan sejuta tanya yang justru semakin membuatnya bingung. Kalkulasi matematika dunia bisnis tak satu pun menyediakan formula sebab akibat yang mampu melahirkan premis tentang keanehan perilaku Qeiza kepadanya. “Apa-apaan ini, Ansel?!”
1074.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang inexplicable
Ipakita ang mga Review (38)
Read
+Library
Lathifah Nur
Hai sobat readers, Mulai hari ini, author bakal memecah bab My Obsessive Ex agar koin untuk buka babnya lebih murah. Satu bab akan dipecah menjadi dua. Tidak ada perubahan pada alur cerita. Jadi, bagi sobat readers yang udah baca sampai tamat, tidak perlu lagi membaca bab 89 dst. Terima kasih.
Anneke Silvana Sambouw
sebagai pembaca aku punya kebiasaan jelek, kalo endingnya sesuai harapan bisa baca berulang2 sampe puluhan kali, kalo enggak sesuai cukup sekali aja. huhu...aku bakalan baca novel ini sekali aja, tapi ceritanya menarik ...
Basahin ang Lahat ng Review
My-Ex

My-Ex

Tidak sekelas ini. … Tbc
1017.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 681 Beses bilang inexplicable
Read
+Library
Unexpected Surprise

Unexpected Surprise

tunjuk Ankaa di arah Utara yang terdapat pagar besi yang menghalangi penglihatan mereka untuk melihat dalamnya. Lantas Allura, Adara dan Alhena segera merapatkan tubuh masing-masing merasa takut karena ucapan Ankaa. "Jangan bilang kau tahu dari--" "Iya, melalui gelombang ku." ucap Ankaa santai hendak mendekati tempat yang misterius itu tapi malah di cegah oleh Alhena yang menatapnya serius. "Jangan!" "Watashi wa ki ni narimase!" balas Ankaa menggunakan bahasa Jepang yang berarti 'Aku sangat Penasaran!'. Kalau sudah begini, tidak ada yang bisa menahan Ankaa karena rasa keponya yang lebih besar.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 107 Beses bilang inexplicable
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

selidiknya. “Mataku tidak bisa terpejam saat pikiranku dipenuhi oleh rasa penasaran dan spekulasi,” Hans menjawabnya jujur. Ia terjaga sejak kemarin malam karena saking penasarannya. Bahkan, dengan tidak sabarnya ia menunggu Felix membuka mata untuk dimintai penjelasan. “Katakan, Fel, apa maksud ucapanmu kemarin malam?” tanyanya tanpa basa-basi. Hans sesekali menggelengkan kepala guna mengusir rasa pening yang dirasakannya, karena imbas dari bergadangnya kemarin malam.
9.838.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 761 Beses bilang inexplicable
Read
+Library
ABNORMAL

ABNORMAL

Gadis tujuh belas tahun itu abnormal. ***
9.96.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 155 Beses bilang inexplicable
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status