Two Side
ujarmu tersenyum lirih.
Kamu seolah tahu apa yang mereka rasa dan bicarakan, entah sebuah kata suka atau risih. “Yah, kenapa cepat sekali?” Senyumnya menghilang, wajah ayu berubah menjadi masam seakan-akan enggan berpisah denganmu. Katamu tidak perlu bersedih, karena akan ada waktu di mana kalian akan berjalan dan bermain seperti sebelumnya dan hanya akan ada kamu dan dia saja.