Ipar Rasa Istri
Ujarku sambil berdiri berniat membersihkan piring dan gelas bekas sarapan.
“Kenapa jadi meembet kemana-mana sih, Ve. Tabungan kamu juga pasti masih banyakkan, cuman kasih sedikit aja ke saudara pelit banget.”
“Apa Mas?! Kamu bilang aku pelit? Asal kamu tau, uang istri itu mutlak sepenuhnya milik istri. Karena istri itu dinafkahi bukan menafkahi. Kamu, selama ini makan, bensin dari siapa? Kemana gaji kamu selama ini? Buat siapa kamu kerja?! Dan satu lagi ya, Mas. Mba Andin itu ipar kamu bukan istri Mas. Aku Mas yang jadi istri kamu, harusnya kamu prioritasin aku dari pada orang lain.”
Hot Chapters