Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
There Is A Liking For The Same Person

There Is A Liking For The Same Person

Pas sudah pukul 10 malam, aku putuskan tidur tapi sebelum itu ada notif chat masuk dan itu siapa lagi bukan Ardian. Ardian Sayang, besok jangan lupa bawain aku sarapan buatan kamu ya. Ya sudah, jangan lupa cuci muka dan gosok gigi. Good night, sayang. Saranghae. (Read 23.30) Aku Okay, besok aku bawain sarapan buat kamu. Kamu juga jangan lupa dikerjain. Good night, sayang. Saranghae too. (delivered 23.31)
2.4K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as arti remind me later
Read
+Library
ARINDA

ARINDA

Ponsel yang ada di tanganku tiba-tiba bergetar pertanda ada sebuah pesan masuk. Kak Bara: Kamu dimana? Arinda : Didepan gang lah Kak Bara: Pake baju warna apa? Arinda : Biru muda Satu menit setelah pesan dariku yang tidak dibalas seseorang yang aku tunggu-tunggu akhirnya datang. " Lama!" Ucapku tepat dihadapannya dan langsung duduk di jok belakang motor. " Berangkat?"
2.8K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as arti remind me later
Read
+Library
Lara dan Jingga

Lara dan Jingga

Rindu datang ketika mata tak lagi menangkap bayangmu Baru saja Ralin masuk ke dalam rumah setelah olahraga pagi, notifikasi hpnya berdering lagi. Tanpa membukanya, dia sudah tau notifikasi dari seseorang yang dia cintai. Ralin sengaja memberikan nama Arga dengan bunyi notifikasi berbeda karena dia ingin lebih fast respon dengannya, meski tidak halnya dengan Arga. Lelaki itu pasti menjawab chat Ralin lam, bukan hanya satu jam atau dua jam, tapi dua hari.
3.6K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as arti remind me later
Read
+Library
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Tak ingin mengganggu tidur istrinya, pria yang terlihat semakin tampan di usianya yang lebih dari setengah abad itu memilih untuk menjawab panggilan. Dengan mata setengah terpejam karena masih mengantuk, Arsen meraih ponsel dari nakas. Ia baru tidur dua jam yang lalu setelah menyelesaikan pekerjaannya, wajar jika matanya seperti dilem saja, nyaris tak bisa dibuka. Alisnya berkerut melihat nama penelepon, berharap ada hal yang sangat penting sehingga pria itu menghubunginya di pagi buta seperti ini. Jika tidak, ia akan mendepaknya dari Williams's Enterprise. Tak peduli itu perusahaan putranya, ia akan meminta Juna untuk memberhentikan dengan secara tidak hormat sekretarisnya yang lancang. "Ha
106.1K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as arti remind me later
Read
+Library
Kesempatan Kedua untuk Cinta

Kesempatan Kedua untuk Cinta

[Sore nanti, pemotretan jangan terlambat] Re Kosmetik. Arumi menyeringai senyum setelah membaca pesan singkat itu. Ia terlalu sibuk dengan perasaannya, sampai-sampai lupa bahwa ia punya beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan. Setidaknya dengan kesibukan yang ia miliki ia bisa sejenak melupakan masalah dalam kehidupannya. Ia kembali menggulir layar ponselnya, mengetikkan nama Ray namun tidak ada sepatah pesan pun dari laki-laki itu. Padahal ia sangat menantikan pesan itu. Ia begitu cemas dan khawatir, sikap Ray perlahan menunjukkan kesungguhannya untuk meninggalkannya.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as arti remind me later
Read
+Library
Hestia

Hestia

“Kita pulang dulu, maaf buru-buru.” “Ngapain minta maaf! Makasih, lho, udah ngasih stok makanan juga, Re!” Artemis membalas perkataan pria bertubuh atletis di balik sweater jaket abu-abunya. ‘Oh iya, namanya Remi,’ bisik Patra menghapal nama-nama anggota keluarga pacarnya.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as arti remind me later
Read
+Library
Terpaksa Satu Atap

Terpaksa Satu Atap

Tutupnya kemudian. "Kalian pulang saja sekarang. Ini sudah malam. Deadline tetap di hari Senin seperti semula." Ucap Arthur yang membuat semua orang di sana bersorak lega. "Terimakasih Pak Arthur..." Ucap Rama dan para anggota divisi. Arthur hanya mengangguk lalu melangkah keluar. Tidak lama kemudian suara notifikasi W******p milik Yuana berbunyi. "Aku tunggu di parkiran kantor."
10800 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as arti remind me later
Read
+Library
Menantu Termiskin

Menantu Termiskin

Ting! Arnita menengokkan kepalanya ke kanan dan ke kiri mencari asal suara notifikasi ponsel. Arnita mengambil ponsel yang berada tak jauh darinya. Ia menatap ponsel itu yang sepertinya milik Arman. Arnita berniat ingin mengembalikannya pada pemiliknya. Namun sebuah notifikasi yang masuk membuatnya mengurungkan niatnya. "Arman besok datanglah ke rumah. Mama mengadakan makan malam kecil-kecilan. Kamu jemput Jenny juga, siapa tahu dia lupa jalannya ke rumah."
106.3K viewsOngoingAdded to Library 181 Times as arti remind me later
Read
+Library
Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

“Kemarikan HP mu!” “Buat apa sih?” Aku tidak mengerti Arman mau apa, tapi kuberikan juga HP itu. Ia membuka fitur alarm, menyetting waktu pukul 16.45 dan menuliskan note. “Waktunya pulang, call Arman” lalu mengembalikan ponsel padaku. “Biar kamu nggak lupa.” “Aneh banget!” ujarku lirih. Setelah itu ia melajukan mobil dengan kecepatan sedang menuju rumah Mama.
10262.5K viewsCompletedAdded to Library 9.4K Times as arti remind me later
Read
+Library
Obsessed

Obsessed

Entah kenapa, setelah bertahun-tahun hidup dalam ritme kerja yang kaku dan sunyi, pesan singkat itu terasa seperti suara kecil yang mengetuk pelan. Bukan mengganggu. Hanya mengingatkan bahwa dunia di luar deadline masih ada. --- Di sisi kota yang lain, Lingga memandang ponselnya. Pesan dari Aruna masuk. > Besok libur. Mau sarapan pagi? Bukan jam sepuluh ya. Jam tujuh. Lingga tersenyum. > Jam tujuh terlalu pagi buat orang yang biasa meeting jam sembilan.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as arti remind me later
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status