Istriku Mengambil Ginjalku Demi Cinta Pertamanya
Demi menyelamatkan cinta pertamanya yang menderita uremia, istriku, yang seorang hakim, dengan seenaknya memberikan salah satu ginjalku kepada cinta sejatinya.
Aku menjelaskan kepada istriku bahwa aku menderita gagal ginjal. Aku pasti akan meninggal jika melakukan transplantasi ginjal lagi.
Namun, istriku membentakku dengan penuh kebencian, "Penyakit Dennis sudah begitu parah, tapi kamu masih cemburu dan berusaha merebut perhatianku! Apa kamu nggak punya hati nurani?!"
Atas desakan istriku, aku dikirim ke rumah sakit untuk menjalani transplantasi ginjal.
Terakhir, karena gagal ginjal yang makin memburuk, aku meninggal secara tragis di sudut rumah sakit yang sepi.