ISTRIKU BOCAH
tebak Mas Daniel saat langkahnya dia tarik semakin dekat denganku.
Aku diam. Rasanya itu pertanyaan yang memang tak memerlukan jawaban, karena aku yakin betul dia tahu.
"Kamu tidak perlu marah, aku pulang telat ada alasannya."
"Iya, Lita,kan alasannya?" Potongk tanpa basa-basi.
"Susah memang punya istri bocah. Sedikit-dikit merajuk, sedikit-dikit emosi, sedikit-dikit cemburu." Seperti tak ingin disalahkan, Mas Daniel malah gencar memberikan penilaian minus padaku.
Hot Chapters