Istri Yang Kubenci
Sampai dia teguk habis, Bagas tidak juga mengangkat panggilannya.
***
"Kenapa nggak kamu angkat, Gas?" tanya Delisa, ketika mereka masih mengobrol.
Delisa melihat sinar dari layar ponsel Bagas. Sekali meredup, sinar itu kembali lagi menyala-nyala. Dia yakin, itu panggilan dari seseorang.
"Nggak penting," sahut Bagas.
"Istrimu?" tanya Delisa.
"Iya, udah aku bilang sama kamu tadi. Dia cuma menjebakku sampai hamil dan membuatku menikah dengannya. Aku tidak mencintainya, Delisa."