Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Under The Skies of Yokohama

Under The Skies of Yokohama

Atau ia marah karena tidak mengembalikan jacketnya secara langsung? Setelah kelas selesai, Izumi bergegas keluar menuju vending machine. Ia memasukkan uang koin, menekan layar mesin itu lalu mengambil minuman kaleng buah plum dari bagian bawah mesin itu. Ia menempel notes kecil yang sudah ia siapkan – ke bagian bawah kaleng minuman itu. Setelah selesai, ia menyusul teman-temannya yang sudah lebih dulu ke kafetaria. Di sana ia melihat Ishida duduk jauh dari tempat Kana dan Mayu duduk. Izumi berdiri lebih tegap, merapikan rambutnya dan berusaha agar tidak gugup. Gadis itu kemudian mengambil jalan sedikit memutar agar bisa melewati tempat Ishida duduk. Tepat saat ia melewatinya, Izumi meletakka
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai jalan menuju isekai
Baca
+Pustaka
Jelajah Jelita

Jelajah Jelita

Clara lalu menggiring Jelita menuju lift untuk turun. “Kita cari makanan khas Jepang, yuk, ada restoran enak di lantai dasar gedung ini. Aku sudah lama sekali ingin makan sushi…” ucap Clara sesaat sebelum pintu lift membuka, lalu menutup, dan membawa mereka turun ke lantai dasar.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai jalan menuju isekai
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Jalur Karma

Jatuh Cinta Jalur Karma

Tak mau kalah dia juga melangkah lebih cepat sehingga berjalan bersisian meski terkesan seperti sedang lomba jalan cepat. Sampai di halte, bus yang menuju ke arah sekolah baru saja pergi. Juleha mengumpat kasar, rentetan kata makian khas kebun binatang dia ucapakan meski pelan tapi Khai masih bisa mendengarnya. "Udah, jangan kesel. Gimana kalo kita adu lari aja," ujar Khai sambil merangkul bahu Juleha. Juleha yang merasa risi segera melepaskan diri.
2.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai jalan menuju isekai
Baca
+Pustaka
Jalan Pendekar

Jalan Pendekar

"Giri kenapa kau tidak jadi mati saja!" "Apa kau bilang!" jerit Sekar. Zali hanya geleng-geleng kepala sambil berjalan duluan meninggalkan ibukota. Misi Mengawal Pangeran Jati selesai. ***
9.119.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 682 kali sebagai jalan menuju isekai
Baca
+Pustaka
Misi Legenda Pedang

Misi Legenda Pedang

Dan, Saka juga menikmati semua petualangan di dalam game ini. Saka berada di tanah lapang, ada jalan yang terbuka di antara padang ilalang yang cukup tinggi. Jalan itu lebarnya sekitar 7 meter, cukup luas. Jalanan masih tanah dan bukan di jalan raya seperti perkotaan. Satu-satunya yang kini dilihat oleh Saka adalah, apa yang ada di ujung jalan. Satu sisi jalan hanya jalan tanpa ujung, dan sisi lainnya yang membuat Saka melihat bahwa itu tujuannya.
9.929.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai jalan menuju isekai
Baca
+Pustaka
SUAMIKU LUPA JALAN PULANG

SUAMIKU LUPA JALAN PULANG

Seolah ada sesuatu yang akan terjadi, dada ini berdebar kencang. Mobil Mbak Lilik melaju pelan menuju lokasi, kendaraan lalu-lalang menuju tempat yang mereka tuju. Jalanan yang macet membuat panas suasana dan seketika aku membuka jendela. Pemandangan yang memacu jantung ini berdebar kencang itu bak sebuah mimpi.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai jalan menuju isekai
Baca
+Pustaka
Perjalanan Kultivasi Sang Immortal

Perjalanan Kultivasi Sang Immortal

ujar Wu Tian. "Bagus juga idemu, Wu Tian!" seru Naga Trexis. "Kita ke arah mana dahulu, Trexis?" tanya Wu Tian. "Arah Timur menuju hutan tempat makhluk khusus berada, sedangkan arah barat menuju ke hutan yang penuh tanaman spirit. Kamu hendak kemana dahulu, Wu Tian?" tanya Naga Trexis. "Kalau arah utara kemana?" tanya Wu Tian.
10120.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai jalan menuju isekai
Baca
+Pustaka
Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Ada sesuatu yang menggelitik hatinya, sebuah panggilan untuk perjalanan yang lebih dalam dan pribadi. Di malam hari, saat api unggun mulai padam dan suara gembira penduduk desa bergema di kejauhan, Takeshi memanggil sahabat-sahabatnya. "Kenji, Masashi," katanya dengan suara yang lembut, "aku merasa ada jalan lain yang harus aku tempuh. Jalan yang harus aku lalui sendiri." Kenji menatap Takeshi dengan pengertian. "Kami selalu tahu bahwa hatimu dipenuhi dengan semangat petualang. Jika ini yang kau rasakan, maka kami mendukungmu."
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai jalan menuju isekai
Baca
+Pustaka
Seuntai Janji

Seuntai Janji

Bryan : Tahunya, gunung pun meletus. Tristan : Keven melayang di udara. Ivan : Nyangkut di baling-baling bambu. Dante : Ngikut Doraemon sampai ke Zimbabwe. Hansel : Aruna jadi janda. Aku siap menikahinya. Linggha : @Hansel, kacau! Tio : Hansel pagar makan daun! Arman : Aku memang sudah curiga kalau Mas Hansel naksir Kak Aruna.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai jalan menuju isekai
Baca
+Pustaka
Roommate with Benefits

Roommate with Benefits

“Lo udah ketemu sama Pak Julius, Rus?” Suara Ares mengiringi perjalanan Ikarus yang saat ini tengah menuju kantor MJ Entertainment. “Mm…” Ikarus hanya bergumam. Tatapnya lurus ke depan, mengingat bahwa sudah bertahun-tahun tidak menginjakkan kakinya di ibu kota, Ikarus mau tidak mau harus fokus dengan maps yang menunjukkan jalan yang ditujunya. “Gue nggak pernah suka dengan jalanan Jakarta. Kalau nggak ugal-ugalan, macet di mana-mana.”
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai jalan menuju isekai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status