KURELAKAN SUAMIKU UNTUK MANTANNYA
"Pulanglah ke rumah suamimu. Selesaikan masalahnya. Jangan kau gantung dirimu sendiri. Jika kamu kuat, jika kamu mampu, bertahanlah. Tapi jika kamu tidak kuat, lepaskanlah. Hidup itu hanya satu kali. Kamu harus bahagia. Jika suamimu tidak bisa membuatmu bahagia, carilah kebahagiaanmu sendiri."
Kudengar nasehat dari mantan kekasihku itu. Berbicara memang mudah, batinku. Dia tidak merasakan jika ada di posisiku.
"Aku tidak siap menjadi janda. Aku malu. Aku tidak siap dengan stigma negatif yang nantinya akan melekat atas diriku. Bagaimana pula nanti berita di masyarakat. Anaknya pejabat A, menjadi seorang janda ...."